alexametrics

Pembelajaran Perilaku Terpuji dan Etos Kerja dengan Role Playing

Oleh: Mahmudah, S.Ag.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Peserta didik kerap kesulitan memahami materi perilaku terpuji dan etos kerja dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Salah satunya materi kajian Alquran beserta ilmu tajwid. Materi yang sangat penting untuk dipelajari adalah membaca dalil naqli, mengartikan, menyebutkan hukum bacaan dengan benar, memahami isinya, mempelajari pengertian perilaku terpuji serta mengetahui pengertian perilaku etos kerja dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk meningkatkan hasil belajar, penulis menggunakan metode menarik dan mampu memberikan gambaran nyata tentang cara perilaku terpuji dan etos kerja. Dengan melalui role playing atau bermain peran. Menurut pendapat (Hamdayana, 2014), model bermain peran memiliki beberapa keunggulan. Yaitu peserta didik bebas mengambil keputusan dan ekspresif secara utuh, permainan merupakan penemuan yang mudah dan dapat digunakan dalam situasi serta waktu berbeda. Pendidik dapat mengevaluasi pemahaman setiap peserta didik melalui pengamatan saat melakukan permainan yang menyenangkan bagi anak-anak.

Baca juga:  Asyik Pembelajaran PAIBP Melalui Role Playing

Menurut Mukminan Hidayat (2004:95), manfaat metode role playing adalah: a) Agar peserta didik menghayati suatu kejadian yang sebenarnya dalam realita, b) Peserta didik memahami apa yang menjadi sebab dari sesuatu serta bagaimana akibatnya, c) Mempertajam indra dan rasa peserta didik. d) Sebagai penyalur atau pelepasan ketegangan dan perasaan. e) Sebagai alat mendiagnosa keadaan dan kemampuan peserta didik. f) Pembentukan konsep suatu peran tertentu. g) Menggali peranan figur seseorang dalam suatu kejadian serta kegiatan.

Dalam kegiatan pembelajaran ini semua peserta didik terlibat. Semuanya ikut berperan dalam memainkan perilaku terpuji serta etos kerja tinggi. Guru menyiapkan skenario pembelajaran serta memberikan tugas kepada beberapa peserta didik. Kemudian peserta didik dibagi lima kelompok. Ketua kelompok membahas, memahami isi serta tajwid dalam dalil naqli ayat Alquran maupun hadis, kelompok berperan perilaku baik dalam hidup, kelompok memperlakukan perilaku etos kerja tinggi dalam hidup.

Baca juga:  Pembelajaran Recount Text Menarik dengan Penugasan dan Demonstrasi

Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai. Dimana siswa dapat memahami konsep yang sesuai materi yang telah dibahas masing-masing kelompok. Setelah itu ketua kelompok akan membagi bagian anggotanya berdasarkan peran. Peran tersebut antara lain terdiri dari 7 – 8 peserta didik. Setiap kelompok mendiskusikan materi yang telah diberikan guru serta bermain peran. Guru mendampingi, memberikan motivasi dan memberikan kesimpulan. Setelah bermain peran, guru menyimpulkan tentang masalah peran perilaku terpuji dan etos kerja sesuai dengan dalil naqli dalam Islam.

Dengan bermain peran, peserta didik antusias mengikuti kegiatan pembelajaran. Aktif dan saling bekerja sama saat memerankan peran masing-masing. Peserta didik lebih bisa memahami bagaimana tiap-tiap tahapan dalam mengkaji materi tersebut. Sehingga, tujuan pembelajaran dapat tercapai. Dari kajian tersebut, penulis menjelaskan materi perilaku terpuji serta etos kerja yang tinggi ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. (pb2/fth)

Baca juga:  Implementasi Esinau pada Penilaian Akhir Semester Gasal

Guru SMA N 1 Padamara-Purbalingga

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya