alexametrics

Tingkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPA dengan Discovery Learning Berbantuan LKPD Interaktif

Oleh : Ruslan Abdul Goni, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pandemi Covid-19 berimbas pada bidang pendidikan. Pembelajaran tatap muka di sekolah diganti dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar dari rumah (BDR). Selama PJJ/BDR kegiatan pembelajaran siswa didampingi oleh wali murid. Dalam membimbing putra-putrinya, orang tua mendapat pengarahan dari guru.

Dilihat dari segi hasil belajar tes kognitif, terutama pada mata pelajaran IPA rendah. Dari 22 siswa hanya 9 siswa yang dapat mencapai kriteria ketuntasan minimum (KKM) yaitu 75.

Selain itu, motivasi siswa dalam belajar juga mulai menurun. Hal ini ditunjukkan dengan menurunnya jumlah siswa yang mengirim tugas tepat waktu, keaktivan bertanya kepada guru mulai berkurang, dan banyak wali yang mengeluh bahwa anaknya sulit diajak belajar.
Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungan (Asep Jihad dan Abdul Haris, 2009:2).

Jika pengertian ini dihubungkan dengan perbuatan belajar, maka belajar terjadi karena interaksi seseorang dengan lingkungannya yang akan menghasilkan perubahan tingkah laku pada berbagai aspek. Di antaranya pengetahuan, sikap, dan keterampilan (Asep Jihad dan Abdul Haris, 2009:4).

Baca juga:  Belajar Turunan Fungsi dengan Discovery Learning

Istilah belajar dan mengajar merupakan dua istilah yang berbeda. Namun, keduanya memiliki kaitan yang sangat erat karena merupakan suatu proses dalam pembelajaran. Keduanya saling memiliki hubungan timbal balik dan menunjang. Menurut Smith dalam Sanjaya (2006:96) bahwa mengajar adalah menanamkan pengetahuan atau keterampilan (teaching is imparting knowledge or skill).

Metode discovery juga merupakan suatu tipe pengajaran yang meliputi metode yang mendesain untuk memajukan rentang yang luas dari belajar aktif, berorentasi pada proses, membimbing diri sendiri, inkuiri, dan metode belajar reflektif. Subroto (2002:192) mengemukakan discovery adalah metode pembelajaran dimana siswa berperan untuk melakukan penemuan. Ada dua macam model pembelajaran discovery (penemuan) yaitu penemuan murni dan penemuan terarah.

Pada penelitian ini, peneliti menggunakan model discovery terarah dengan berbantuan LKPD interaktif. Perencanaan pertama, menyusun RPP dan perangkat pembelajaran termasuk LKPD interaktif. Kedua, menyiapkan perangkat penelitian: lembar observasi motivasi belajar, soal IPA untuk mengukur hasil belajar IPA. Pelaksanaan tindakan berupa pembelajaran dengan memanfaatkan platform Zoom Cloud Meeting, dan Google Classroom.

Baca juga:  Matematika Menarik dan Interaktif dengan Discovery Learning

Observasi melakukan pengamatan terhadap peningkatan motivasi dan hasil belajar IPA dibandingkan dengan ketika menggunakan aplikasi WA tanpa model pembelajaran discovery learning berbantuan LKPD interaktif. Refleksi pertama, mengkaji persiapan, proses dan hasil pembelajaran siklus I. Kedua, mengevaluasi persiapan, proses dan hasil pembelajaran siklus I. Ketiga, membuat daftar permasalahan yang terjadi pada persiapan, proses dan hasil pembelajaran siklus I. Keempat, membuat analisis data dari sikulus II.

Hasil belajar IPA pada siklus I pembelajaran 1 terlihat nilai rata-rata yang dicapai 74,32 dan jumlah siswa yang mencapai KKM adalah 15 anak. Nilai rata-rata dalam pembelajaran 2 adalah 76,24 dan jumlah siswa yang mencapai KKM adalah 18 anak. Tingkat persentase motivasi belajar siswa pada siklus I ini sebesar 20 persen.

Baca juga:  PJJ di Masa Pandemi COVID-19 Butuh Motivasi dan Variasi

Hasil belajar IPA pada siklus II pembelajaran 1 terlihat nilai rata-rata yang dicapai 76,48 dan jumlah siswa yang mencapai KKM adalah 19 anak. Nilai rata-rata pada pembelajaran 2 adalah 78,36 dan jumlah siswa yang mencapai KKM adalah 22 anak. Dapat dihitung untuk kenaikan nilai siswa yang mencapai KKM pada siklus kedua sebesar 82 persen. Tingkat persentase motivasi belajar siswa pada siklus II ini sebesar 46 persen.

Berdasarkan hasil perbaikan pembelajaran tentang peningkatan motivasi dan hasil belajar IPA siswa kelas VI SDN 02 Lodaya, dapat disimpulkan bahwa penggunaan discovery learning berbantuan LKPD interaktif dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.

Berdasarkan simpulan, sebaiknya guru dapat meningkatkan kemampuan dalam merancang pembelajaran yang menyenangkan dan dapat meningkatkan hasil belajar pada masa pandemi. Discovery learning berbantuan LKPD interaktif dapat dijadikan sebagai salah satu media untuk melakukan pembelajaran mata pelajaran yang lain di masa pandemi. (ump1/lis)

Guru SDN 02 Lodaya, Kec. Randudongkal, Kab. Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya