alexametrics

Pembelajaran Pembuatan Pupuk Kandang Cair dengan Eksperimen

Oleh : Naroso, S.Pt., M.Si.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Salah satu komponen penting dalam pendidikan adalah proses kegiatan belajar mengajar. Pendidik berperan sebagai pembimbing dan pengajar. Sedangkan peserta didik sebagai siswa. Metode, pendekatan dan teknik mengajar yang digunakan pendidik dalam pembelajaran sesuai berbeda-beda sesuai dengan kompetensi dan kondisi lingkungan. Seorang pendidik diharapkan bisa menggugah motivasi peserta didik dalam proses pembelajaran.

Prosentase kegiatan praktikum di lapangan lebih besar dari pada pemberian teori di dalam kelas. Hal itu merupakan salah satu karakteristik pembelajaran materi pembuatan pupuk kandang cair. Faktanya, proses pembelajaran lebih banyak menggunakan teori atau dengan hafalan. Aspek kognitif dalam pembelajaran ini lebih diutamakan dari pada aspek Psikomotor. Kondisi ini menyebabkan banyak peserta didik mengalami kesulitan dalam menghayati dan memahami materi pelajaran pembuatan pupuk kandang cair.

Baca juga:  Pembelajaran Agribisnis Ternak Ruminansia Pedaging dengan Eksperimen

Metode pembelajaran yang sesuai, sangat dibutuhkan. Untuk memperoleh hasil belajar maksimal. Pendidik dituntut sesalu menciptakan suasana belajar mengajar yang kondusif dan menyenangkan. Agar mampu mencapai hasil belajar maksimal. Kemampuan untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran di kelas, harus dimiliki pendidik. Pendidik dalam menyajikan pembelajaran harus menerapkan strategi dan metode pembelajaran yang tepat.

Prinsip dari meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik diharapkan memberikan kesempatan untuk menyampaikan ide atau pendapat saat pembelajaran. Tujuannya membiasakan berpikir kritis, berani menyampaikan pendapat, dan memupuk kerja sama dalam menjawab pertanyaan kelompok ataupun pertanyaan pendidik.

Di kelas XII ATR 2 SMK Negeri 1 Pakis Aji Jepara, pada pembelajaran materi pembuatan pupuk kandang cair hasil belajar peserta didik rendah. Aktivitas selama pembelajaran masih berpusat pada guru (teacher center), dan pembelajaran kurang bervariasi. Kurangnya kreativitas pendidik membuat peserta didik jenuh atau bosan.

Baca juga:  Tingkatkan Kosa Kata Bahasa Inggris dengan Snakes and Ladders

Untuk itu penulis mencari alternatif model pembelajaran agar peserta didik bisa bersemangat dan meningkatkan hasil belajar. Salah satunya dengan menerapkan pembelajaran aktif metode eksperimen pada pembelajaran materi pembuatan pupuk kandang cair. Salah satu metode di mana peserta didik diminta melakukan kegiatan praktikum. Kegiatan eksperimen mengajak peserta didik mengalami dan membuktikan sendiri tentang sesuatu hal yang telah dipelajari. Peserta didik akan memperoleh pengalaman belajar untuk mengatasi masalah dengan menggunakan pendekatan penyelesaian masalah melalui kegiatan eksperimen.

Ada beberapa alasan penulis menggunakan metode eksperimen; a) Membuat peserta didik percaya atas kebenaran atau kesimpulan berdasarkan percobaan. b) Dalam membina peserta didik untuk membuat terobosan baru dengan penemuan dari hasil percobaannya dan bermanfaat bagi kehidupan manusia. c) Peserta didik secara langsung, mengalami sendiri suatu kejadian maupun proses. d) Memperkaya pengalaman peserta didik berkaitan dengan hal yang bersifat objektif dan realistis. e) Peserta didik dapat terhindar dari sifat verbalisme. f) Mampu mengembangkan kemampuan peserta didik dalam berpikir secara ilmiah. g) Hasil belajar yang diperoleh akan terjadi dalam bentuk referensi dan internalisasi.
Dengan begitu, diharapkan metode eksperimen lebih dikenal dan digunakan di dalam berbagai kesempatan proses belajar mengajar yang memungkinkan. Sehingga hasil pembelajaran lebih efektif dan meningkatkan motivasi peserta didik belajar. (nov2/fth)

Baca juga:  Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbantuan Crossword Puzzle

Guru Agribisnis Ternak Ruminansia SMKN 1 Pakis Aji, Jepara

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya