alexametrics

Membuat Kalimat Sederhana lebih Menyenangkan dengan Pohon Kata

Oleh: Sri Martini, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, BAHASA Indonesia merupakan pembelajaran yang diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun tulis, serta menumbuhkan apresiasi terhadap hasil karya kesastraan Indonesia. Karena itu, standar kompetensi yang terdapat dalam mata pelajaran bahasa Indonesia harus dikuasai oleh peserta didik dengan baik. Standar kompetensi merupakan persyaratan tentang kriteria yang dipersyaratkan, ditetapkan dan disepakati bersama dalam bentuk penguasaan pengetahuan, keterampilan dan sikap bagi peserta didik.

Menurut Ahmad Susanto (2013: 242), pembelajaran bahasa Indonesia terutama di Sekolah Dasar tidak akan terlepas dari empat keterampilan berbahasa yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Sebagai makhluk sosial kemampuan berbahasa bagi manusia sangat diperlukan. Manusia berinteraksi, berkomunikasi dengan manusia lain dengan menggunakan bahasa sebagai media, baik berkomunikasi menggunakan bahasa lisan maupun tulisan.

Kenyataan yang sering dialami bagi kebanyakan peserta didik adalah kesulitan dalam mengembangkan aspek menulis. Terutama dalam merangkai kata-kata untuk dapat disusun menjadi suatu kalimat sederhana. Kesulitan menulis disebabkan beberapa faktor baik dari guru maupun peserta didik, diantaranya adalah belum memanfaatkan media pembelajaran yang tepat sehingga peserta didik hanya mampu menyalin tulisan yang ada di buku saja.

Baca juga:  Pembelajaran Asyik dan Menarik dengan Media Video Daur Hidup Hewan

Rendahnya kemampuan peserta didik dalam membuat kalimat sederhana dengan benar menjadi tantangan bagi guru. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil ketuntasan belajar yang belum maksimal. Berbagai upaya sudah dilakuakan guru untuk meningkatkan kemampuan peserta didik untuk menulis, yaitu dengan mencari media pembelajaran yang inovatif dan menarik sehingga pembelajaran untuk membuat kalimat sederhana dapat diberikan secara optimal.

Oleh karena itu, guru berinisiatif memanfaatkan pohon kata untuk memberikan pembelajaran tentang membuat kalimat sederhana pada peserta didik kelas 3 SD Negeri 1 Weleri, kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal. Selain menarik, peserta didik juga dapat mengembangkan kreativitasnya membuat media pohon kata sesuai dengan kemampuannya.

Pada awal pembelajaran guru memberikan pemahaman tentang kalimat. Peserta didik sangat antusias untuk bertanya dan menjawab pertanyaan dari guru maupun peserta didik yang lain. Meskipun belum semua peserta didik mampu membuat kalimat dengan benar, tapi semua peserta didik sudah dapat menuliskan kata dengan benar.

Baca juga:  Video Animasi Bangkitkan Minat Belajar Siswa

Kolaborasi antar peserta didik selama pembelajaran sangat membantu untuk menciptakan suasana pembelajaran yang lebih kondusif. Keragaman itulah, guru mengajak peserta didik untuk melakukan langkah-langkah pembelajaran yang menyenangkan dengan melibatkan semua peserta didik. Sebagai langkah awal, peserta didik membentuk daun sebanyak-banyaknya denagn menggunakan kertas.

Peserta didik menulis kata pada daun yang sudah dibentuk sesuai dengan tema yang sudah ditentukan oleh guru. Daun-daun tersebut ditempelkan pada ranting pohon yang sudah digambar di papan tulis. Guru membagikan lembar kerja peserta didik yang diberikan secara individu maupuan kelompok. Peserta didik membuat kalimat yang sesuai dengan memetik daun kata yang sesuai dan disusun menjadi kalimat dengan benar.

Baca juga:  Blended Learning Tingkatkan Hasil Belajar Matematika

Pada akhir pembelajaran guru meminta peserta didik membacakan penugasan yang sudah diberikan untuk mendapatkan tanggapan dan umpan balik dari peserta didik yang lain. Hasil pembelajaran menunjukkan bahwa dengan menggunakan pohon kata, dapat menggali kemampuan dan potensi yang dimiliki peserta didik. Hal tersebut terlihat dari hasil belajar dan keaktifan peserta didik yang semakin meningkat.

Dengan demikian, melalui media pohon kata peserta didik dapat membuat kalimat sederhana dengan benar dan cepat. Meskipun pembelajaran dilakukan secara tatap muka terbatas, semua peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang menarik dan menyenangkan sesuai dengan tujuan pembelajaran. (kj1/zal)

Guru SD Negeri 1 Weleri, Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya