alexametrics

Efektivitas Pembelajaran Matematika di Masa Pandemi melalui Quantum E-Learning

Oleh: Susiloningsih, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, DI masa Pandemi Covid-19, Pemerintah menerapkan proses pembelajaran secara daring atau online untuk mencegah penyebaran Covid-19 pada peserta didik, artinya guru sudah tidak lagi bertatap muka dengan peserta didik. Orang tua murid yang sebelumnya hanya bergantung pada gurunya, kiri orang tua harus dapat memberikan bimbingan dan pembelajaran kepada anaknya sebagai peserta didik di sekolah dengan melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap proses kegiatan pembelajaran. Orang tua menjadi lebih dominan dalam memberikan pembelajaran kepada peserta didik dan mulai banyak orang tua yang merasa keberatan dengan keadaan ini. Akibat proses belajar mengajar atau pembelajaran yang biasanya dilaksakan di dalam kelas, harus dilaksanakan dirumah masing-masing melalui dunia virtual.

Guru mau tidak mau harus siap dengan tantangan ini, guru harus tetap memeberikan materi pembelajaran kepada peserta didik, guru tetap membimbing peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Guru diharuskan memiliki kiat tersendiri dalam memberikan materi pembelajaran kepada peserta didik. Ini semua menjadikan tantangan lebih untuk peserta didik dan pendidik untuk memperoleh tujuan dari pembelajaran itu sendiri, terutama dalam pembelajaran matematika yang pada umumnya, peserta didik merasa kesulitan untuk menerima materi dan menemukan pemecahan dari masalah yang diberikan (Santoso, 2020).

Baca juga:  Belajar Kubus dan Balok dengan Model PjBL dalam Moda Daring

Pembelajaran Matematika di masa pandemi ini menjadi tantangan bagi guru untuk lebih kreatif, aktif dan inovatif dalam mengembangkan kemampuan mengajarnya. Sebagai contoh guru haus terampil dalam menggunakan teknologi seperti membuat vidio tutorial pembelajaran, terampil menggunakan aplikasi pembelajaran google class room, dapat membuat google form dan juga dapat menggukan aplikasi pertemuan virtual seperti zoom metting dan google meet. Sebagian besar guru dalam melaksanakan pembelajaran hanya menggunakan media on line WhatsApp Grup (WAG) yang dianggap paling mudah dan paling praktis baik bagi guru maupun peserta didik.

Efektivitas pembelajaran merupakan salah satu standart mutu pendidikan dan sering kali diukur dengan tercapainya tujuan, atau dapat juga diartikan sebagai ketepatan dalam mengelola suatu situasi (Rohmawati, 2015). SMP Negeri 17 kota Pekalongan dalam menerapkan pembelajaran jarak jauk (PJJ) yang dilakukan secara daring dan menggunakan media online yaitu Quantum e-Learning yang sejenis dengan Google Classroom. Quantum e-Learning adalah salah satu media pembelajaran berbasis digital atau online yang terdiri dari fitur absensi, materi pelajaran, penugasan dan ujian.

Baca juga:  Meningkatan Pemahaman Materi Bangun Datar Segi Tiga dan Segi Empat dengan Kertas Origami

Dengan Model ini, Peserta didik merasa lebih mudah memahami materi pelajaran dan lebih efisien dan lebih praktis. Semua kegiatan pembelajaran dari awal kegiatan samapai tugas dan penilaian sudah ada. Jadi guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran sudah tertata pada satu wadah yaitu Quantum e-Learning, demikian juga peserta didik dalam mengikuti kegiatan pembelajaran sudah terpusat pada satu tempat sehingga tidak lagi mengalami kesulitan dan mengikuti pembelajaran. Dengan demikian maka media Quantum e-Learning dianggap efektif dalam pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran Matematika khususnya di SMP Negeri 17 Kota Pekalongan. (bat1/zal)

Guru SMPN 17 Kota Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya