alexametrics

Asah Otak Tingkatkan Semangat Belajar PAI

Oleh : Widyaningrum Sutadyananta, S.Ag., M.Pd.I.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Dampak pandemi Covid–19 di dunia pendidikan Indonesia mengalami peningkatan kembali dengan adanya Virus Omicron. Sehingga kualitas pendidikan mengalami kemunduran beberapa langkah. Salah satu indikatornya, proses pembelajaran yang sudah dilakukan di SMP Negeri 15 Surakarta melalui Pembelajaran Tatap Muka (PTM) harus mengulang kembali dengan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yaitu daring atau online. Kebijakan ini terpaksa dilakukan guna mencegah penyebaran virus tersebut.

Menurut Setijadi, Pendidikan Jarak Jauh adalah jenis pendidikan dimana peserta didik berjarak jauh dari pendidik. Sehingga pendidikan tidak dapat dilakukan secara tatap muka. Dan penyampaian pesan dari pendidik kepada peserta didik harus dilakukan melalui media (Setijadi, 2005 : 1). Metode pembelajaran mempunyai pengaruh besar dalam mencapai tujuan pembelajaran. Penggunaan metode pembelajaran yang tepat akan berpengaruh pula terhadap minat belajar peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran, sehingga akan mudah menerima materi pelajaran yang disampaikan oleh guru untuk dipahami peserta didik.

Baca juga:  Pembelajaran Online Tergantung pada Koneksi Internet

Penulis sebagai guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mengampu kelas VIII A di SMP Negeri 15 Surakarta semester genap tahun pelajaran 2021 / 2022 mencoba menggunakan metode Crossword Puzzle (TTS) sebagai sarana untuk menyampaikan materi Iman kepada Rasul Allah SWT. Zaini dkk (2008 : 71) menyatakan bahwa teka – teki dapat digunakan sebagai pembelajaran yang baik dan menyenangkan tanpa kehilangan esensi belajar yang sedang berlangsung, bahkan pembelajaran dengan ini dapat melibatkan partisipasi peserta didik secara aktif sejak awal.

Karena bertujuan untuk dijadikan media belajar peserta didik, maka kita harus menentukan tema pertanyaan teka – teki silang dengan satu konsep mata pelajaran tertentu. Dengan menggunakan teka – teki silang ini diharapkan peserta didik bisa lebih bersemangat untuk mempelajari materi pelajaran serta termotivasi untuk turut serta aktif dalam aktivitas belajar di sekolah.

Keunggulan media teka – teki silang yaitu lebih simpel untuk diajarkan, selain itu dapat melatih ketelitian atau kejelian siswa dalam menjawab pertanyaan dan mengasah otak. Sedangkan kekurangan dari metode pembelajaran ini adalah setiap jawaban teka – teki silang hurufnya ada yang berkesinambungan.

Baca juga:  Memahami Makna Kandungan Surah Al-Ma’un dengan Metode Resitasi

Jadi siswa merasa bingung apabila tidak bisa menjawab salah satu soal dan itu akan berpengaruh pada jawaban siswa yang hurufnya berkaitan dengan soal yang siswa tidak bisa menjawab. Metode ini bukan hanya bisa diberikan pada akhir pembelajaran untuk dijadikan evaluasi oleh guru untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa setelah melakukan pembelajaran, namun metode ini juga bisa dilaksanakan di saat proses belajar mengajar.

Selama ini sering dijumpai banyak siswa mulai mengalami kejenuhan dalam pembelajaran maka metode Crossword Puzzle (TTS) dipilih agar pembelajaran menjadi menarik, aktif, kreatif, dan menyenangkan. Sehingga memudahkan siswa dalam menerima, memahami, serta meningkatkan pengetahuan maupun hasil belajarnya.

Untuk mewujudkan proses pembelajaran yang aktif dan menyenangkan tidaklah mudah, saat menyampaikan materi PAI tentang nama – nama Rasul Allah SWT peserta didik cenderung terlihat bosan, maka penggunaan TTS (Teka – Teki Silang) membuat mereka menikmati pembelajaran karena guru menyampaikan materi diselingi tanya jawab dan peserta didik diberi latihan soal berupa TTS yang kemudian dikerjakan oleh masing – masing siswa sebagai latihan.

Baca juga:  Modifikasi Metode Pembelajaran Daring PAI BP Materi Amanah dan Jujur

Dari hasil metode pembelajaran dengan TTS banyak peserta didik mengaku senang dapat mengisi TTS sambil belajar karena lebih cepat memahami dan menguasai materi PAI tersebut bahkan peserta didik juga meminta bila mata pelajaran yang lain membuat TTS juga sebagai bahan ajar. Penerapan model pembelajaran Crossword Puzzle (TTS) lebih efektif dibandingkan model konvensional untuk meningkatkan hasil belajar PAI, terutama bagi siswa kelas VIII A SMP Negeri 15 Surakarta pada semester genap tahun pelajaran 2021 / 2022. (wa1/ton)

Guru PAI SMP Negeri 15 Surakarta

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya