alexametrics

Serunya Menari dengan Gerak Hewan, Tingkatkan Keterampilan Siswa

Oleh: Musaadah, S.Pd SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MENJADI seorang guru berarti harus siap dengan segala macam konsekuensinya, mulai dari mentransfer ilmu pengetahuan, menjadi motivator belajar, menjadi media untuk mengasah keterampilan sampai pada hal pengembangan diri pun menjadi tanggung jawab guru.

Mengemban tugas sebagai penggerak, pembelajar, sekaligus agen perubahan dengan serentetan tugas dan tanggung jawab melalui penerapan berbagai teori dan strategi mengajar. Melihat sekian banyaknya tugas dan tanggung jawab seorang guru, hal pokok yang seringkali muncul dalam topik pembicaraan adalah tugas guru untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan siswa.

Pada dasarnya pilihan seseorang untuk menjadi guru adalah “panggilan jiwa” atau keinginan besar untuk memberikan pengabdian dengan mendidik, mengajar, membimbing, dan melatih mereka yang diwujudkan melalui proses pembelajaran dan pemberian bimbingan serta arahan siswa untuk mencapai kedewasaannya masing-masing.

Baca juga:  Belajar Melalui Televisi Tanpa Gangguan yang Berarti

Pada kenyataannya, menjadi guru tidak cukup hanya memenuhi panggilan jiwa, tetapi juga membutuhkan seperangkat keterampilan dan kemampuan tertentu dalam bentuk menguasai kompetensi guru, sesuai dengan kualifikasi jenis dan jenjang pendidikan sekolah tempat dia bekerja. Jadi tidak usah ditanya lagi, peningkatan pengetahuan sudah menjadi kegiatan pokok kami dalam pembelajaran sehari-hari.

Tidak lupa pengembangan keterampilan telah menjadi tugas keseharian pada profesi ini. Keterampilan gerak dasar merupakan kemampuan untuk melakukan gerakan secara efektif dan efisien. Keterampilan gerak adalah manifestasi dari kualitas koordinasi dan kontrol tubuh dalam melakukan gerakan.

Keterampilan gerak diperoleh melalui proses pembelajaran, yaitu dengan memahami gerakan dan melakukan gerakan tersebut secara berulang-ulang dengan kesadaran telah dilakukan atau tidaknya gerakan tersebut. Bagi siswa kelas rendah, keterampilan gerak dasar mengkoordinasikan gerakan otot dan otak dengan ritme atau ketukan iringan lagu.

Baca juga:  Memotong Tuntas Cara Belajar Konvensional dengan Jigsaw

Bermacam media pembelajaran diperlukan bagi seorang guru untuk dapat membuat para siswa semakin bersemangat dalam mengikuti proses KBM, media pembelajaran merupakan salah satu alat bantu yang digunakan dalam proses belajar mengajar. Hal ini dilakukan untuk dapat merangsang pola gerak agar dapat menunjang keberhasilan dari proses peningkatan keterampilan sehingga gerak dasar siswa dapat dilatih dengan maksimal.

Media pembelajaran berfungsi sebagai alat untuk menarik minat siswa terhadap materi pembelajaran yang akan disajikan oleh seorang guru. Macam – macam media pembelajaran sederhana yang dapat dipraktekkan adalah, media audio, visual, media audio visual, media serbaneka, gambar fotografi, peta dan globe.

Media pembelajaran merupakan alat bantu yang digunakan dalam proses belajar mengajar, hal ini dilakukan untuk ketercapain tujuan pembelajaran agar dapat menunjang keberhasilan dari proses belajar mengajar sehingga kegiatan belajar mengajar dapat efektif untuk mencapai tujuan yang diinginkan, sebagai contoh dalam kegiatan ini yaitu penambahan lagu atau musik menjadi pelecut semangat dan hiburan siswa dari kejenuhan belajar.

Baca juga:  Bermain Melempar dan Menangkap Bola Tingkatkan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini

Selain itu digunakan pula alat atau media tambahan berupa permainan roda berputar (wheel of fortune) yang berwarna-warni disertai gambar hewan yang akan ditirukan gerakannya. Didapati bahwa ternyata sebagian besar siswa SDN Mojosimo, Demak, menyukai kegiatan meniru gerak hewan secara acak yang disertai dengan iringan musik ritmis, mereka lebih bersemangat dan tidak merasa letih karena menirukan gerak hewan terlihat lebih alamiah dan sering mereka laksanakan di kehidupan sehari-hari. (nov2/zal)

Guru SDN Mojosimo, Demak

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya