alexametrics

Pembelajaran IPA Menyenangkan dengan Penerapan Classpoint

Oleh: Sarmuji, S.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas memberikan tantangan tersendiri baik untuk guru maupun peserta didik. Ternyata siswa banyak yang kurang memahami materi IPA. Terlebih di semester kemarin melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Bagi sebagian besar siswa, IPA adalah pelajaran yang sulit, kurang menarik, dan menakutkan.

Berangkat dari hal itu, maka penulis sebgai guru IPA di SMP Negeri 2 Banyudono membuat media pembelajaran yang bisa menarik siswa serta dapat mengajak siswa untuk aktif dalam proses belajar mengajar di kelas. Penulis menerapkan media pembelajaran dengan classpoint pada pelajaran IPA sebagai solusinya.

Classpoint adalah sebuah perangkat yang dikembangkan oleh perusahaan inknoe. Aplikasi ini akan terintegrasi dengan PowerPoint. Classpoint memberikan sejumlah fitur untuk membuat materi pembelajaran yang menarik. Dapat meningkatkan engagement antara siswa dengan materi pelajaran. Dengan Classpoint ini, guru juga bisa membuat kuis yang menarik, dan juga membuat coretan-coretan layaknya menulis di papan tulis.

Sudjana dan Rivai dalam Nizwardi dan Ambiyar mengemukakan beberapa manfaat media dalam proses belajar siswa, yaitu: (1) dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa karena pengajaran akan lebih menarik perhatian mereka. (2) Makna bahan pengajaran akan menjadi lebih jelas, sehingga dapat dipahami siswa dan memungkinkan terjadinya penguasaan serta pencapaian tujuan pengajaran. (3) Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata-mata didasarkan atas komunikasi verbal melalui kata-kata. (4) Siswa lebih banyak melakukan aktivitas selama kegiatan belajar, tidak hanya mendengarkan tetapi juga mengamati, mendemonstrasikan, melakukan langsung, dan memerankan

Baca juga:  Mudah Belajar Kosakata Bahasa Inggris melalui Classroom Q

Penggunaaan media presentasi classpoint merupakan salah satu media yang penulis coba aplikasikan untuk bisa meningkatkan motivasi siswa dalam belajar. Sehingga nilai siswa dalam pelajaran IPA bisa lebih baik dan mengalami kenaikan. Pada penggunaan media presentasi classpoint dalam proses pembelajaran, penulis merancang pembelajaran dengan menggunakan media classpoint sebagai berikut: Pertama, persiapan di mana guru membuat power point yang di dalamnya merupakan bahan ajar. Yang tentunya, power point tersebut sudah tersambung dengan aplikasi classpoint, sehingga guru bisa menggunakan fitur interaktif dari classpoint tersebut.

Untuk kegiatan awal, sebelum pembelajaran dimulai, siswa diminta untuk bergabung atau join ke aplikasi classpoint.app/join dengan menggunakan browser laptop atau HP siswa. Kemudian siswa akan memasukkan kode yang diberikan guru dan mencantumkan nama mereka. Setelah itu, mereka mengklik ‘join’.

Baca juga:  Belajar IPA dengan Dear Tuan Santak Lebih Asyik

Classpoint juga dapat melihat nama-nama siswa yang sudah bergabung atau belum. Ketika semua siswa sudah masuk ke dalam aplikasi classpoint, guru sudah bisa memulai menggunakan media classpoint ini. Dari kegiatan apersepsi dan motivasi mengenai pembelajaran terkait sampai dengan kegiatan penutup.

Guru memberikan pertanyaan pertanyaan yang bisa langsung dijawab oleh siswa melalui classpoint tersebut. Setiap siswa mempunyai kesempatan yang sama untuk bisa menjawab setiap pertanyaan. Dan setiap pertanyaan diberikan waktu satu menit untuk mengetik jawabannya. Classpoint ini mempunyai beberapa fitur pertanyaan yang bisa kita gunakan. Sehingga dapat menarik perhatian siswa.

Dan satu lagi hal yang menarik dari classpoint ini adalah setiap jawaban yang terkumpul, akan selalu disertai nama pengirimnya dan kemudian bisa disimpan. Sehingga hal ini akan sangat membantu guru dalam memberikan penilaian proses. Dengan begitu, siswa akan lebih memberikan perhatiannya dalam proses belajar. Sehingga dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran IPA di SMPN 2 Banyudono.

Penerapan media ini bertujuan untuk mengetahui media presentasi classpoint terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPA. Bagi guru, penilaian hasil belajar merupakan alat untuk menegakkan akuntabilitas profesionalnya, dasar, dan arah bagi pengembangan program pembelajaran remedial ataupun pengayaan bagi peserta didik yang membutuhkan, serta memperbaiki RPP dan proses pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

Baca juga:  Blended Daring Luring Solusi Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19

Penilaian (assesment) mencakup kegiatan-kegiatan pengumpulan informasi tentang pencapaian hasil belajar siswa dan pembuatan keputusan tentang hasil belajar siswa berdasarkan informasi tersebut. Kurikulum 2013 menerapkan penilaian autentik untuk menilai kemajuan belajar peserta didik yang meliputi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Berdasarkan data yang diperoleh dari analisis data tes siswa, observasi, dan data jurnal yang penulis lakukan , maka ada perubahan nilai hasil belajar siswa setelah menggunakan media presentasi classpoint dalam pembelajaran IPA.

Dengan demikian, media presentasi classpoint ini bisa menarik perhatian siswa, sehingga siswa dapat memfokuskan dirinya dan memotivasi dirinya sendiri untuk belajar dengan suasana yang menyenangkan. Sehingga membuat siswa melakukan usaha belajar yang berakibat meningkatnya hasil belajar mereka. (tt1/aro)

Guru IPA SMP Negeri 2 Banyudono, Boyolali

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya