alexametrics

Pembelajaran Integratif PJOK dengan Video Aerobik Gymnastics Unnes

Oleh: Mujiyati, S Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan yang kurikulum sekarang disebut PJOK sangat dibutuhkan, karena bukan hanya meningkatkan kebugaran jasmani, tetapi juga bisa membuat peserta didik mengekplorasi banyaknya peluang belajar. Misalnya kontroversi etika atau moral dalam olahraga dapat memberi peserta didik berbagai macam rangsangan untuk mengasah pola pikir dan penalaran yang kritis atau untuk meningkatkan karakteristiknya.

Pendidikan jasmani merupakan proses interaksi antara peserta didik dan lingkungan yang dikelola melalui aktivitas jasmani secara sistematik menuju pembentukan manusia Indonesia seutuhnya (Sukintaka, 1992: 9-10) terhadap pembelajaran PJOK.

Kecenderungan peserta didik, terutama di SMA Negeri 1 Bringin, kurang antusias, terutama peserta didik perempuan. Maka perlu adanya perbaikan terhadap materi pendidikan jasmani itu sendiri di sini. Pendidik perlu untuk menghubungkan lintas kurikuler dan pembelajaran integratif, yaitu memadukan materi pelajaran dengan kehidupan nyata. Model pembelajaran integratif (M Reizal Al mujahid 2012) adalah model pembelajaran untuk membantu peserta didik mengembangkan pemahaman yang mendalam tentang bangunan sistematis secara bersamaan untuk melatih keterampilan berpikir kritis.

Baca juga:  Mudah Belajar Ekosistem dengan Metode Pembelajaran Discovery Learning

Tujuan dari model integratif adalah membangun pemahaman yang mendalam tentang bangunan pengethuan istematis dengan satu topik yang mengkombinasikan fakta dan konsep. Pemanfaatan tehnologi dalam pengajaran adalah alat tambahan yang bisa digunakan oleh pendidik untuk pembelajarannya.

Dalam hal ini pendidik menggunakan metode pembelajaran integratif melalui pemanfaatan Youtube video aerobik gymnastics Unnes sebelum ke materi KD 3.7 yaitu menganalisa sistematika latihan gerak pemanasan, inti latihan dan pendinginan dalam aktivitas gerak berirama. Dalam pembelajaran olahraga juga tidak lepas dari teknologi dan jaringan internet.

Pembelajaran melaluli dunia maya bukan merupakan sumber belajar yang baru lagi. Oleh karena itu, dalam pembelajaran memerlukan teknologi sebagai media komunikasi yang dipergunakan sebagai alat penyampaian pembelajaran. Dalam pendidikan, media berfungsi sebagai sarana fisik dan pembawa pesan.

Baca juga:  Menariknya Metode Gallery Of Learning dalam Tema Binatang

Media terutama Youtube dipergunakan untuk membantu melengkapi proses belajar mengajar, sehingga memudahkan mencapai tujuan pembelajaran yang sudah dirumuskan. Pendidik harus mampu memanfaatkan teknologi terutama Youtube hingga dapat menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, kreatif dan inovatif. Peserta didik terlebih dulu mengmati video aerobik gymnastics Unnes terlebih dahulu untuk memahami gerakan low impact, high impact dan mix impact.

Gerakan low impact biasa dipergunakan pada gerakan pemanasan maupun pendinginan. Sedangkan gerakan high impact dan mix impact digunakan pada gerakan inti pada senam irama. Di sini peserta didik bisa mengaplikasikan gerakan yang ada dalam video tersebut untuk bisa membedakan mana gerakan pemanasan, gerakan inti, dan gerakan pendinginan, yaitu single step, double step, heel touch, knee up dan sebagainya. Setelah mengamati video gymnastics Unnes tersebut peserta didik diharapkan bisa memahami gerakan senam aerobik untuk diintegrasikan dalam kehidupan sehari hari. (rn2/aro)

Baca juga:  Jurus Jitu Tetap Gerak dengan Peluru Kertas

Guru SMA Negeri 1 Bringin, Kab. Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya