alexametrics

Pembelajaran Windows Shopping Tingkatkan Aktivitas Belajar Siswa pada Mapel Biologi

Oleh : Zakiyah Endang Cadikawati, S.Si

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran merupakan suatu sistem atau proses yang di dalamnya terdapat kegiatan interaksi antara guru-peserta didik dan komunikasi timbal balik yang berlangsung dalam situasi edukatif untuk mencapai tujuan belajar (Rustaman, 2001:461).

Dalam proses pembelajaran, guru dan peserta didik merupakan dua komponen yang tidak bisa dipisahkan. Antara dua komponen tersebut harus terjalin interaksi yang saling menunjang agar hasil belajar peserta didik dapat tercapai secara optimal.

Thorndike (Arifin, 2009) menyatakan belajar akan lebih berhasil apabila respons murid terhadap suatu stimulus segera diikuti dengan perasaan senang atau kepuasan. Belajar biologi bagi sebagian peserta didik cukup membosankan, karena materi pelajaran yang banyak. Maka, proses pembelajaran yang dilakukan harus bersifat menarik dan menyenangkan. Pembelajaran menyenangkan merupakan suasana belajar mengajar yang dapat memusatkan perhatiannya secara penuh saat belajar sehingga curah waktu perhatiannya (time on task) tinggi.

Salah satu model pembelajaran yang menarik dan bisa meningkatkan keaktifan peserta didik adalah windows shopping. Windows shopping adalah model pembelajaran berbasis kerja kelompok dengan berbelanja keliling melihat-lihat hasil karya kelompok lain untuk menambah wawasan. Model pembelajaran kooperatif tipe window shopping (belanja hasil karya) akan mengantarkan peserta didik pada penanaman karakter kerja sama, keberanian, demokratis, rasa ingin tahu, interaksi antarteman, dan bertanggung jawab.

Baca juga:  Empat Permasalahan Siswa dalam Materi Archaebacteria dan Eubacteria

Peserta didik dapat berbelanja secara aktif dan dinamis dengan memajang hasil karya secara kreatif. Satu atau dua orang dari masing masing kelompok menjaga hasil karya mereka (menjaga stan/toko). Anggota kelompok lainnya mengunjungi stan untuk melihat hasil karya kelompok lainnya (berbelanja) dengan mempelajari, bertanya, memberi komentar dan penilaian sehingga setiap peserta dalam kelompok dapat aktif untuk belajar.

Model pembelajaan ini sangat menarik, disamping adanya kerja kelompok juga terdapat kegiatan tutor sebaya (peer tutoring). Langkah-langkah pembelajaran dengan metode windows shopping adalah pertama, seluruh peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok kemudian guru membagi kasus atau bahasan yang berbeda kepada tiap-tiap kelompok. Kemudian setiap kelompok mengerjakan tugas atau berdiskusi sesuai topik yang diperoleh. Hasil diskusi dituangkan dalam bentuk diagram atau mind mapping pada selembar kertas manila atau flip chart yang dibuat semenarik mungkin, dalam kegiatan ini guru memberikan bimbingan seperlunya.

Baca juga:  Permainan Kata Berkait Memacu Aktivitas Belajar Siswa

Langkah kedua hasil pekerjaan tiap kelompok dipajang di sepanjang dinding kelas. Masing-masing kelompok dilakukan pembagian tugas. Satu atau dua orang anggota kelompok mempunyai tugas sebagai penjaga toko/stan dan lainnya berkeliling mengunjungi stan kelompok lain.
Anggota kelompok yang bertugas sebagai penjaga stan diharapkan mampu memberi penjelasan kepada anggota kelompok lain yang berkunjung terkait dengan tugas atau topik yang dipajang, serta menjawab pertanyaan dari pengunjung stan. Maka, diharapkan setiap kelompok memilih penjaga stan yang mampu berkomunikasi dan memahami dengan baik hasil pekerjaan kelompok. Pada kegiatan inilah munculnya aktivitas tutor sebaya (peer tutoring).

Anggota kelompok yang mempunyai tugas berkunjung pada kelompok lain berhak mendapat penjelasan, memberi masukan, bertanya dan melakukan koreksi terhadap pekerjaan kelompok yang dikunjunginya. Kelompok yang berkunjung mencatat pekerjaan kelompok yang dikunjungi.

Baca juga:  Pembelajaran IPS selama Pandemi dengan Media Video

Apabila waktu yang telah ditentukan selesai, masing-masing anggota kelompok yang berkeliling mengunjungi stan diminta kembali ke kelompok asal. Setiap anggota kelompok memberikan informasi berdasarkan hasil kunjungan yang telah dilakukan. Pada kegiatan ini terjadi transfer pengetahuan dari hasil belanja ilmu yang sudah dilakukan.

Selanjutnya guru dan peserta didik melakukan review terhadap apa yang sudah dipelajari serta umpan balik dan koreksi terhadap pekerjaan tiap-tiap kelompok secara klasikal. Langkah terakhir, guru memberikan kuis atau pertanyaan kepada peserta didik secara individu. Pertanyaan yang diberikan sesuai tugas atau topik yang dibahas masing-masing kelompok tadi.

Pembelajaran dengan windows shopping menyenangkan dan meningkatkan aktivitas belajar peserta didik. Model belajar ini mampu meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi juga memanfaatkan tutor sebaya. Harapannya peserta didik belajar lebih semangat dan memperoleh hasil belajar sesuai yang diharapkan. (mn2/lis)

Guru Biologi SMAN 1 Muntilan, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya