alexametrics

Pembelajaran Jarak Jauh “PBO” Model PjBL

Oleh: Ahmad Zaenuri, S.Kom

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran tahun ini belum bisa dilaksanakan sama dengan model tatap muka secara langsung. Pembelajaran tahun ini masih berada di masa pandemi Covid-19 yang belum usai. Berbagai alternatif untuk menyikapi pembelajaran telah dilakukan dan diupayakan. Pembelajaran yang bisa menjadi pilihan di masa ini adalah pembelajaran jarak jauh.

Pembelajaran jarak jauh adalah pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung antara guru dan peserta didik, tetapi dilakukan melalui daring yang menggunakan jaringan internet. Pembelajaran metode ini yang paling bisa dilakukan saat pandemi ini. Pelaksanaan pembelajaran jarak jauh ini juga dilaksanakan di SMK Negeri 4 Kendal menggunakan konten LMS (Learning Manajemen System) seperti Google Classroom dan Office 365 Teams. Salah satu mata pelajaran di kelas XII RPL (Rekayasa Perangkat Lunak) adalah Pemrograman Berorientasi Objek (PBO).

Dalam mata pelajaran PBO ini, banyak materi tentang memahami sebuah konsep berpikir objek, programming, dan memecahkan masalah dalam bentuk program aplikasi. Untuk itu, perlu mencari terobosan dalam memberikan materi kepada peserta didik agar mereka tetap aktif dan efektif dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh ini.

Baca juga:  Batang Pionir Pembelajaran Tatap Muka

Salah satu model pembelajaran yang menjadi pilihan dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh ini adalah Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning=PjBL). Menurut Daryanto (2009:407), Project Based Learning merupakan cara belajar yang memberikan kebebasan berpikir pada peserta didik yang berkaiatan dengan isi atau bahan pengajaran dan tujuan yang direncanakan. Pengalaman belajar peserta didik maupun konsep dibangun berdasarkan produk yang dihasilkan dalam proses pembelajaran berbasis proyek.

Mengawali pembelajaran sebagai dasar pengetahuan peserta didik, guru memberikan materi dan contoh masalah yang dapat diselesaikan. Selanjutnya untuk mengarahkan keaktifan dan efektifitas pembelajaran peserta didik diajak untuk menyelesaikan proyek pemrograman menggunakan model PjBL.

Langkah penerapan PjBL dilakukan melalui tahapan. Pertama, membuka pelajaran dengan suatu pertanyaan menantang (start with the big question/essential question); yaitu masalah yang aktual dan dihadapi saat ini. Kedua, merencanakan proyek (design a plan for the project), dilaksanakan dengan cara guru memberikan suatu proyek kepada peserta didik untuk dapat diselesaikan. Ketiga, menyusun jadwal aktivitas (create a schedule); Guru menyusun jadwal pelaksanaan dengan berkomunikasi dengan peserta didik melalui media WhatsApp. Proyek yang dilakukan oleh peserta didik dalam pengerjaannya dilaksanakan secara berkelompok.

Baca juga:  Meningkatkan Pendidikan Karakter di Masa Pandemi melalui PJJ

Keempat, mengawasi jalannya proyek (monitor the students and the progress of the project); Guru melakukan monitor terhadap aktivitas peserta didik selama menyelesaikan proyek. Langkah yang ditempuh adalah melalui pengiriman proses pelaksanaan proyek dalam bentuk screenshoot program atau laporan yang dikirim melalui daring. Kelima, penilaian terhadap produk yang dihasilkan (assess the outcome); Penilaian dilakukan untuk membantu guru dalam mengukur ketercapaian standar mengevaluasi kemajuan masing-masing peserta didik, memberi umpan balik tentang tingkat pemahaman yang sudah dicapai oleh peserta didik, pedoman guru dalam menyusun strategi pembelajaran berikutnya. Keenam, Evaluasi (evaluate the experience), pada akhir proses pembelajaran, guru dan peserta didik melakukan refleksi terhadap aktivitas dan hasil proyek yang sudah dijalankan.

Baca juga:  Ingat Pesan dari Bu Tejo : Dadi Guru Kui Mbok sing Solutif

Dengan menerapkan model Project Based Learning, pembelajaran jarak jauh PBO untuk kelas XII RPL menjadi lebih aktif terbukti dengan banyaknya konsultasi peserta berkenaan proses pembuatan proyek yang sedang dilakukan. Selanjutnya pembelajaran model ini juga efektif, dikarenakan tujuan pembelajaran tercapai meskipun melalui daring. Selain itu, hasil dari proyek bisa digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. (kj1/aro)

Guru Produktif Rekayasa Perangkat Lunak SMK Negeri 4 Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya