alexametrics

Serunya Belajar Bahasa Inggris Menggunakan Game Based Learning

Oleh: Dyah Tresnowati,S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Covid 19 mengubah kehidupan manusia secara total. Proses pembelajaran harus tetap dilaksanakan dengan mengubah pola tatap muka langsung di kelas menjadi proses pembelajaran dengan sistem belajar dari rumah (BDR) dengan sistem luring (luar jaringan) maupun daring (dalam jaringan).

Peran guru di masa pandemi bukannya semakin ringan justru semakin berat, mengingat timbulnya tantangan-tantangan baru yang muncul karena kondisi ini terjadi secara spontan dan mendorong guru untuk cepat beradaptasi dan mampu mempergunakan teknologi untuk pengembangan pembelajaran. Pembelajaran daring memungkinkan kita tetap dapat berinteraksi dengan siswa, baik secara dua arah maupun secara satu arah. Dalam penyampaian materi kita dapat menggunakan pembelajaran berbasis Game Based Learning.

Pembelajaran berbasis Game Based Learning (GBL) adalah teknik pembelajaran yang menggunakan aplikasi permainan yang dirancang khusus membantu proses pembelajaran (google.com). Dalam pembelajaran ini siswa dituntut belajar tapi dengan pendekatan bermain. Karakteristik GBL mampu membuat siswa memahami materi dengan lebih menarik dan menyenangkan, peserta didik dapat memahami dengan sendirinya melalui proses trial and error sehingga ketika mengalami kegagalan siswa akan mencoba lagi dengan strategi dan cara yang berbeda dalam mencapai misi/tujuan.

Baca juga:  Lingkungan Makin Bersih dengan Gerpus

Karakteristik GBL juga memiliki tingkat/level dari yang mudah sampai yang paling sulit. GBL memungkinkan terjadinya proses interaksi antara sesama siswa dan antara siswa dengan game secara interaktif dan yang terakhir GBL diharapkan mampu melatih logika, pengenalan teknologi, stimulasi otak, membangun komunikasi, dan kerjasama di antara para siswa. Dengan adanya kolaborasi secara intens, siswa mampu bersosialisasi dengan siswa lainnya.

Kita hanya perlu memilih game yang disesuaikan dengan materi yang akan kita pergunakan. Selama proses pembelajaran berlangsung kita tinggal memilih game yang materinya sudah kita sesuaikan dengan materi hari itu. Game kita manfaatkan setelah materi sudah disampaikan jadi game berfungsi sebagai selingan agar siswa tidak terlalu jenuh. Pembelajaran Bahasa Inggris biasanya lebih banyak memilih game yang berhubungan dengan penguasaan kosakata.

Baca juga:  Meningkatkan Keterampilan Bercerita dengan Media Wayang Boneka

Mengingat sebagian besar siswa lebih banyak mengalami kesulitan dalam menghafal kosakata. Game yang mudah dan sederhana diantaranya Quizizz dan Kahoot!. Yang lebih menggembirakan lagi adalah dari kedua permainan ini dapat mendaftar secara gratis dan dapat diakses dengan menggunakan kuota belajar.

Quizizz merupakan aplikasi permainan pendidikan yang sifatnya naratif dan fleksibel. Kita dapat menyampaikan materi pembelajaran dan juga dapat memberikan evaluasi untuk siswa dalam bentuk gambar, video maupun pesan suara. Dalam Quizizz terdapat fitur yang memberikan lima jenis soal, yaitu pilihan ganda, kotak centang, isi bagian yang kosong, pemilihan/survei ,dan terbuka berakhir/esai sendiri. Hanya kekurangannya adalah Quizizz tidak dapat melakukan penilaian secara langsung karena sistem tidak dapat menilai. Kita dapat mengakses game ini lewat quizizz.com (https://quizizz.com).

Baca juga:  Meningkatkan Ketrampilan Berbicara dalam Teks Prosedure melalui Demonstrasi

Kahoot! adalah sebuah platform pembelajaran berbasis permainan dan digunakan sebagai teknologi pendidikan. Kahoot! memiliki fitur di antaranya yaitu kuis online, diskusi, jumble dan survei. Kelebihan dari Kahoot! adalah dapat membuat siswa lebih mengeksplor konsep-konsep tentang diri sendiri dan alam sekitar terutama yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari (Wikipedia).

Selama proses pembelajaran dengan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan diharapkan mampu menghalau stres dan depresi, bahkan mampu memperkuat ingatan dan skill motorik. Bermain game minimal tiga puluh menit sehari terbukti bisa memperbaiki kualitas hidup. Terlepas dari pro kontra dalam bermain game, intinya lakukan sesuai dengan porsinya dan yang terpenting selalu dampingi anak dan siswa kita selama bermain game. (bat1/ton)

Bahasa Inggris Guru SMP Negeri 1 Kandeman, Kab. Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya