alexametrics

Bagaimana Bisa Mewujudkan Sekolah Sehat ?

Oleh : Rustam,S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Bagaimana peran sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran bisa dibentuk melalui edukasi dan implementasi lingkungan sekolah yang bersih dan hijau. Disebut sebagai sekolah bersih tidak hanya diartikan tidak ada sampah berserakan di halaman sekolah. Namun seluruh bangunan dan ruangan yang berada di sekolah bersih dari sampah, debu, noda dan tersedianya air yang bersih serta wastafel di setiap ruangan kelas.

Walaupun untuk mewujudkan membutuhkan kerja keras sebagaimana dialami penulis di SMP Satu Atap Wangkelang kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan masih ditemukan beberapa ruangan yang kotor, tanaman–tanaman tidak terawat dan layu serta warga sekolah yang membuang sampah sembarangan, tidak mempedulikan pentingnya hidup bersih dan menjaga kelestarian sekolah.
Hal ini menjadi kajian penulis untuk menciptakan sekolah sehat dengan program Jumat Bersih dan Sabtu Hijau. Dua program tersebut semacam gerakan kesadaran masif untuk mewujudkan sekolah yang sehat, yaitu bersih dan hijau.

Baca juga:  Dukung Predikat Sekolah Sehat dengan Kebiasaan Perilaku Bersih

Menurut Edy SM & Slamet (2010:56), pendidikan kesehatan adalah upaya untuk mewujudkan susana sekolah yang sehat, diperlukan pendidikan kepada anak-anak berupa penjelasan, penerangan dan contoh-contoh hidup sehat di lingkungan sehat. Lingkungan sekolah sehat merupakan salah satu lembaga formal pendidikan yang berfungsi untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan anak.

Pemahaman dan pengenalan mendetail mengenai lingkungan dapat diperoleh anak melalui pendidikan di sekolah. Cara-cara yang perlu dilakukan untuk memelihara lingkungan sekolah antara lain sebagai berikut menyusun dan memasyarakatkan program sekolah sehat dan melaksanakan program sekolah sehat.

SMP Satu Atap Wangkelang Kecamatan Kandangserang dalam membangun budaya bersih dengan program Jumat Bersih di pagi hari. Kegiatan ini dilaksanakan oleh seluruh warga sekolah. Kegiatannya di antaranya membersihkan kelas, merapikan sarana prasana dalam kelas, membuang sampah dikelas, halaman sekolah dan sekitar sekolah.

Baca juga:  Mewujudkan Sekolah Berkarakter melalui Strategi ATAP

Membuat poster –poster ajakan hidup bersih. Setelah kegiatan bersih – bersih selesai kemudian seluruh warga sekolah melaksanakan senam pagi atau jalan sehat menyusuri lingkungan sekitar sekolah. Setelah kegiatan jumat bersih dan senam selesai lalu seluruh warga sekolah menyantap makanan sehat seperti bubur kacang hijau, susu dan telur ayam. Kegiatan ini sebagai wujud mendukung program sekolah sehat.

Selain program Jumat Bersih, sekolah juga membuat program Sabtu Hijau. Suatu program yang menggalakkan sekolah hijau. Sekolah menanamkan cinta dan peduli lingkungan. Kepeduliannya dengan menanam pohon dan tanaman hias di area sekolah. Pohon –pohon yang ditanam selain rindang juga ada unsur manfaat pembelajaran. Tanaman yang mati dicabut dan diganti. menyirami semua tanaman dan membuang sampah –sampah daun disekitar pohon. Untuk mengembangkan kecintaan dan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekolah melalui berbagai lomba peduli lingkungan.

Secara keseluruhan, kebersihan dan keasrian sekolah adalah tanggung jawab bersama dari setiap warga sekolah. Selain guru dan siswa, pemeliharaan dan perwujudan lingkungan sekolah yang bersih dan asri tidak lepas dari peran orang tua siswa, seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar. Kondisi demikian akan melahirkan siswa yang cerdas, bermutu, berwawasan lingkungan serta mampu menerapkan sikap cinta dan peduli lingkungan di sekolah maupun masyarakat.

Baca juga:  Wujudkan Sekolah Sehat Lewat Jumat Bersih Sabtu Hijau

Pelaksanaan program sekolah sehat melalui Jumat Bersih dan Sabtu Hijau yang diterapkan di SMP Satu Atap Wangkelang kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan tidak akan terwujud secara sempurna jika tidak ada dukungan semua pihak. Maka program ini mengemban tugas kesadaran masif sebagai tanggung jawab sekolah dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki karakter peduli hidup bersih serta memiliki wawasan lingkungan serta membangun kesadaran akan pentingnya kebersihan dan keasrian sekolah. (bat1/ton)

Kepala Sekolah SMP Satu Atap Wangkelang, Kandangserang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya