alexametrics

Tingkatkan Skill Berbahasa Jawa dengan Media Kartu dan Make A Mach

Oleh : Gigih Setiadji S.Pd.SD M.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, ERA globalisasi memberikan banyak keuntungan dan manfaat. Namun tidak bisa menafikkan efek sampingnya. Banyak generasi muda menganggap bahasa Jawa adalah bahasa orang-orang desa, orang udik, orang pinggiran, atau orang-orang zaman dulu.

Mereka malu dan gengsi menggunakan bahasa Jawa dan memilih menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa gaul. Sebagaimana yang terjadi pada siswa kelas 6 SD Negeri 02 Ponolawen Kesesi Kabupaten Pekalongan.

Secara umum ada tiga tingkat bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi oleh masyarakat Jawa. Pertama, krama ngoko, pada umumnya bahasa ngoko ini digunakan dengan teman seumuran. Kedua, krama madya digunakan saat kita menemuai orang yang belum kita kenal terutama seumuran. Dan ketiga, krama inggil, bahasa ini digunakan ketika berbicara dengan orang tua. Kondisi sekarang ini banyak anak muda yang tidak tahu bagaimana menggunakan tata krama yang baik ketika bercengkrama dengan orang lain. Mereka tidak tahu harus berbicara seperti apa, sehingga memilih berbicara menggunakan bahasa Indonesia.

Baca juga:  Asyiknya Belajar Peristiwa Alam dengan Contextual Teaching Learning

Sehubungan dengan itu, penulis sebagai guru bahasa Jawa merasa tergugah untuk melakukan upaya dan terobosan untuk membangkitkan kembali minat belajar bahasa Jawa peserta didik kelas 6 SD Negeri 02 Ponolawen. Hingga peserta didik mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan unggah-ungguh atau undha usuk basa Jawa.

Untuk melestarikan bahasa Jawa melalui kegiatan pembelajaran, harus dapat menerapkan model pembelajaran yang tepat. Dalam hal ini penulis menggunakan media kartu dan menerapkan model pembelajaran make a mach.

Menurut Arief S Sadiman dkk (2009:7) media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi.

Baca juga:  Peran Orang Tua dalam Pembelajaran Daring di Masa Pandemi

Basuki Wibawa dan Farida Mukti (1991: 30) menjelaskan, kartu kata bergambar biasanya berisi kata-kata, gambar atau kombinasinya dan dapat digunakan untuk mengembangkan perbendaharaan kata-kata dalam mata pelajaran bahasa pada umumnya dan bahasa asing pada khususnya.

Sedangkan make a match merupakan salah satu pembelajaran kooperatif dengan pembelajaran ylebih dipimpin atau diarahkan dengan menetapkan tugas dan pertanyaan serta menyediakan informasi yang dirancang untuk membantu peserta didik menyelesaikan masalah yang dimaksud.

Dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match diharapkan muncul kerjasama sinergis di antara peserta didik dan saling membantu dalam menyelesaikan masalah.

Model pembelajaran make a match merupakan model pembelajaran yang mengajak peserta didik mencari jawaban atas suatu pertanyaan atau pasangan dari suatu konsep melalui suatu permainan kartu pasangan. Model make a match atau mencari pasangan merupakan salah satu alternatif yang dapat diterapkan kepada peserta didik.

Baca juga:  Model IMPROVE untuk Pembelajaran Bangun Segitiga

Penerapan metode ini dimulai dari teknik yaitu peserta didik disuruh mencari pasangan kartu yang merupakan jawaban/soal sebelum batas waktunya, peserta didik yang dapat mencocokkan kartunya diberi poin.

Teknik metode pembelajaran make a match atau mencari pasangan dikembangkan oleh Lorna Curran (1994). Salah satu keunggulan teknik ini adalah peserta didik mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan.

Dengan penggunaan media dan model pembelajaran tersebut ternyata siswa kelas 6 SD Negeri 02 Ponolawen Kesesi Kabupaten Pekalongan mengalami perkembangan yang signifikan. Minatnya dalam belajar bahasa Jawa meningkat, bahkan sesuai dengan undha usuk basa Jawa dan pemahaman dalam penerapannya. (rn2/ida)

Guru SDN 02 Ponolawen, Kesesi, Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya