alexametrics

Pemanfaatan LMS dalam Pembelajaran Uyon-Uyon di Masa Pandemi

Oleh: Suprahwana Wahyu Diharja, S.S.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pandemi Covid-19 yang masuk pada Maret 2020 di Indonesia telah mengubah banyak aspek kehidupan. Salah satu aspek kehidupan yang berubah adalah dunia pendidikan. Dalam dunia pendidikan untuk menyesuaikan kondisi pandemi Covid-19 pemerintah mengeluarkan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Guru dituntut melakukan perubahan dalam pengajaran. Perubahan tentu menuju renovasi, sebagian atau total kearah inovasi kreatif sekaligus produktif (Suwardi Endraswara, 2009: 2).

Salah satu pembelajaran yang mengalami masalah, dialami oleh penulis adalah materi uyon-uyon yang diajarkan pada kelas XI semester genap. Permasalahannya adalah materi uyon-uyon yang terdiri dari gamelan, wiraswara, swarawati, wiyaga, gendhing, kata-kata sukar serta pesan moral yang ada dalam uyon-uyon tidak dapat diajarkan secara langsung.

Tentu dengan adanya permasalahan pembelajaran tersebut maka proses pengajaran tidak tercapai. Proses pengajaran bertujuan menyampaikan materi (ajar) kepada siswa, sehingga difokuskan materi bisa tersampaikan kepada siswa (Eko Gunawan, 2018: 4). Guna mengatasi permasalahan pembelajaran dan proses pengajaran SMAN 1 Sewon menggunakan Leraning Management System yang disingkat LMS.

Baca juga:  Pembelajaran Busana Jawa dengan Metode Scaffolding-Learning

Hal pertama yang dilakukan untuk menggunakan LMS ini adalah dengan mendaftar di menu LMS sesuai dengan penggunanya. Setelah mendaftar di LMS pengguna guru, siswa dan orang tua bisa menggunakan LMS ini. Menu-menu yang ada di LMS ini antara lain: beranda, profil, kelas (terdiri dari menu: nama-nama kelas yang diampu guru atau kelas sesuai siswanya, daftar siswa, materi (berupa unggah berkas, bagikan video, dan sisipkan tautan), tugas (berupa soal pilihan ganda, soal esai, soal pilihan ganda kompleks, soal benar salah, dan menjodohkan), soal ujian, daftar nilai (terdiri dari nilai tugas dan evaluasi), group whatsapp (berisi link group whatsapp), kehadiran siswa, google meet (berisi link google meet), dan zoom (yang berisi link zoom).

Pengajaran materi uyon-uyon menggunakan platform LMS yang dilakukan oleh guru adalah dengan membuat kelas sesuai yang diampu. Siswa yang sudah mendaftar di LMS akan masuk ke kelas dan menunggu persetujuan dari guru atau guru secara langsung memasukakn siswa sesuai kelasnya. Kemudian dilanjutkan dengan mempersiapkan materi uyon-uyon berupa softcopy yang akan diunggah di menu materi.

Baca juga:  Berlari Tingkatkan Belajar Menghitung Kecepatan Rata-Rata

Langkah berikutnya supaya penjelasan materi uyon-uyon bisa tersampaikan dan diterima oleh siswa guru membuat media pelajaran berupa video atau lainya. Hasil pembuatan media pembelajaran uyon-uyon kemudian diunggah di akun youtube, dan linknya diunggah di LMS menu materi.

Walaupun pembelajaran dilaksanakan secara PJJ, pendidikan karakter tetap yang utama. Hal yang bisa dilakukan oleh guru untuk menjaga karakter siswa adalah mengecek kehadiran siswa di LMS. Apabila ada siswa yang belum hadir guru segera menghubungi nomor whatsapp siswa yang ada di LMS. Setelah selesai mengecek kehadiran siswa guru melanjutkan pembelajaran menggunakan google meet atau zoom yang linknya sudah diunggah di LMS sebelumnya. Di samping itu guru juga menggunakan menu group whatsapp untuk memudah komunikasi dengan siswa.

Baca juga:  Meningkatkan Kompetensi Sistem AC dengan Strategi Konsep Siklus Air Hujan

Setelah melakukan penyampaikan materi, penjelasan dan diskusi untuk mengukur pemahaman siswa guru membuat tugas di menu tugas. Di menu tugas ini guru bisa membuat soal pilihan ganda, esai, kirim file, pilihan ganda kompleks, benar salah serta menjodohkan. Di akhir pembelajaran guru bisa melakukan ulangan harian di menu evaluasi. Dalam menu evaluasi ini guru bisa menguji pengetahuan siswa dengan soal pilihan ganda. Setelah siswa mengirim jawaban ulangan, siswa akan mengetahui nilai yang didapat.

Apabila hasil ulangan siswa sudah di atas KKM maka akan dilakukan pengayaan dan yang belum tuntas KKM akan dilakukan remidial dengan cara mereset hasil ulangan dan mengatur waktu untuk remidial atau bentuk remidial yang lain yang ditentukan guru. (ump1/ton)

Guru SMAN 1 Sewon, Kabupaten Bantul, DIY

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya