alexametrics

Pemanfaatan Audio Visual dalam Meningkatkan Keterampilan Berwudu

Oleh : Mustamiroh, S.Pd.I

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan agama Islam adalah upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati, mengimani, bertakwa, berakhlak mulia, mengamalkan ajaran agama Islam dari sumber utamanya kitab suci Alquran dan Hadits. Melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, latihan, serta penggunaan pengalaman.

Pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah bertujuan membentuk tingkah laku dalam kepribadian individu sesuai prinsisip-prinsip dan nilai-nilai moral agama sebagai landasan tujuan pendidikan nasional.

Berwudu merupakan bersuci dari hadats kecil dengan membasuh bagian tertentu pada tubuh sebelum menghadap Allah Swt. Menurut (Rifa’i, 2011), berwudhu memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan. Dengan demikian pemahaman dan kemampuan mempraktikkan tata cara berwudu sangat penting. Namun pada kenyataannya, di SDN Margomulyo, Kec. Pegandon, Kabupaten Kendal di kelas 4 masih banyak yang belum mampu mempraktikkan tata cara berwudu dengan baik dan benar. Oleh karena itu, dibutuhkan media pembelajaran tata cara wudu yang menarik sehingga peserta didik tidak bosan dalam mengikuti pembelajaran.

Baca juga:  Teori Kondisioning dan Implementasinya dalam Pendidikan Agama Islam

Media pembelajaran merupakan salah satu faktor pendukung guna tercapainya proses pembelajaran yang efektif. Sejalan dengan yang dikemukakan oleh Hamalik (Iwan Falahuddin, 2014) media merupakan alat yang dapat memotivasi atau menstimulasi minat peserta dalam belajar.

Penggunaan media atau alat bantu disadari oleh banyak praktisi pendidikan karena sangat membantu aktivitas proses pembelajran baik di dalam maupun di luar kelas. Terutama membantu peningkatan prestasi belajar siswa. Salah satu jenis media pembelajaran adalah media audio visual.

Media audio visual adalah jenis media yang lain mengandung unsur suara juga mengandung unsur gambar yang bisa dilihat, misalnya rekaman video, berbagai ukuran film, slide suara dan lain sebagainya. Kemampuan media ini dinggap lebih baik dan lebih menarik. Menurut Arlianti (2018), penggunaan media audio visual sangat bermanfaat bagi peserta didik.

Baca juga:  PJJ Lebih Mudah dan Menyenangkan dengan Aplikasi TEAMS

Pemakaian video untuk tujuan psikomotor dapat digunakan untuk memperlihatkan contoh keterampilan gerak, seperti gerakan dalam berwudu dengan benar. Karena media video merupakan media audio visual yang dapat mengkomunikasikan informasi kepada pemirsa. Media ini memiliki kesamaan dengan media film yang mampu menayangkan informasi dan pengetahuan lewat perpaduan unsur gambar (visual) dan unsur suara (audio), kemampuan ini memungkinkan media video dapat menayangkan objek dan peristiwa menyerupai keadaan yang sesungguhnya.

Pembelajaran dengan menggunakan media audio visual diawali dengan mendengarkan penjelasan guru. Guru kemudian mempersiapkan media dalam bentuk video animasi lalu peserta didik diberi waktu untuk menyimak video tersebut. Selanjutnya peserta didik mempraktekkan sesuai dengan video animasi yang sudah diperlihatkan.

Dengan media audio visual dapat meningkatkan keterampilannya sehingga mudah menerima pelajaran dan menambah wawasan bagi siswa kelas 4 serta pembelajaran lebih efektif. Data hasil penelitian menunjukkan media audio visual dapat meningkatkan keterampilan berwudu siswa.

Baca juga:  Guru Harus Berikan Pembelajaran Daring yang Penuh Makna dan Kreativitas

Hal ini dibuktikan dengan tercapainya indikator kinerja yaitu keterampilan dalam praktik berwudlu siswa di kelas 4 SDN Margomulyo, Pegandon, Kendal menjadi meningkat. Hal ini dapat dilihat dari hasil praktik wudu setelah siswa melihat tayangan audio visul tentang tata cara wudu yang baik dan benar. Dari 33 siswa, terdapat 88 persen dapat mempraktikan dengan sempurna dan 12 persen masih belum sempurna.

Dengan demikian melalui pemanfaatan media audio visual menjadi solusi yang baik untuk menyampaikan materi sehingga lebih mudah untuk dipahami, diingat dan dilakukan oleh setiap peserta didik. Sehingga siswa dapat mempraktikan tata cara berwudu yang baik dan benar. (ump1/lis)

Guru PAI SDN Margomulyo, Kec. Pegandon, Kabupaten Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya