alexametrics

Siswa Mudah Mengerjakan LKS Penataan Produk dengan E-LKPD

Oleh : Anika Purwantiningsih, SE

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran di abad 21 mendorong peserta didik memiliki keterampilan inti dan keterampilan khusus. Yaitu pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Sehingga pendidik diharapkan dapat menggunakan media maupun bahan ajar yang mampu melibatkan peserta didik secara aktif, menyenangkan, menarik, dan interaktif (Trilling dan Fadel, 2009).

Seiring dengan pandemic, seluruh aktivitas manusia dibatasi. Termasuk kegiatan pembelajaran di sekolah. Sekolah menerapkan kegiatan belajar berbasis digital. Namun selama pembelajaran jarak jauh memberikan dampak pada tingkat pemahaman siswa. Selain itu, tidak semua siswa memiliki motivasi belajar tinggi. Sehingga pembelajaran online terasa membosankan bagi sebagian siswa.

Dengan waktu dan keadaan terbatas, guru tidak bisa mengontrol peserta didik secara optimal. Guru kesulitan melihat perkembangan siswa dalam pembelajaran. Meskipun pembelajaran mata pelajaran tertentu di beberapa sekolah sudah menggunakan bahan ajar buku mapel berbentuk softfile dan video pembelajaran dari sumber youtube atau sumber lainnya. Namun bahan ajar tersebut dirasa masih dapat dikembangkan lagi dalam bentuk yang lebih sederhana dan juga menarik.

Baca juga:  Strategi Everyone Is A Teacher Here Tumbuhkan Sikap Mandiri Siswa

Salah satu bahan ajar yang dapat digunakan guru agar siswa lebih aktif dalam pembelajaran secara daring diantaranya menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Menurut Prastowo (2012:204) LKPD merupakan bahan ajar cetak berupa lembaran berisi materi, ringkasan dan petunjuk yang harus dilaksanakan peserta didik. Tugas tersebut sudah disesuaikan dengan kompetensi dasar yang harus dicapai. LKPD dapat berbentuk manual atau kertas dan bisa juga dalam bentuk elektronik (E-LKPD).

Salah satu fitur menonjol adalah pembuatan quiz yang sangat beragam dalam membuat jenis soal. Yaitu kita dapat membuat soal benar/salah, pilihan ganda, mencocokkan, memilih beberapa jawaban atau mengkombinasi beberapa jenis soal. Aplikasi yang mudah digunakan pembuatan E-LKPD salah satunya adalah Google form. Google form berguna untuk membuat kuis untuk siswa. Aplikasi ini menjadi alternatif tes berbasis online yang bisa diakses melalui komputer maupun smartphone.

Baca juga:  Manfaat Penataan Produk terhadap Keputusan Pembeli

Penulis telah mencoba memberikan contoh soal online E-LKPD pada mapel penataan produk menggunakan google form. Penataan produk merupakan salah satu mata pelajaran di SMK jurusan Bisnis daring dan pemasaran (BDP) kelas XI. Penataan produk dalam sebuah supermarket atau swalayan sangat penting. Karena akan mempengaruhi tingkat kepuasan konsumen dalam berbelanja, untuk lebih memperdalam pemahaman siswa selama daring guru menggunakan E-LKPD dalam kegiatan pembelajaran. LKPD yang dikembangkan penulis memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan E-LKPD diantaranya bisa menggunakan smartphone, mengurangi penggunaan kertas, pemeriksaan jawaban dilakukan otomatis dan tidak mudah rusak. Sementara kekurangan E-LKPD dengan google form tidak semua siswa mampu mengakses. Karena sinyal internet di daerah belum merata.

Pengembangan E-LKPD dengan mengkolaborasikan materi dan situasi sehari-hari lebih menarik minat belajar siswa. Harapannya mereka mampu memahami makna materi yang dipelajari dan dapat menghubungkannya dengan konteks kehidupan sehari-hari. Atau yang biasa disebut pembelajaran kontekstual. Peserta didik dibimbing menyelesaikan permasalahan secara sistematis. Sehingga dapat membuat mereka berfikir kritis dan menemukan konsep serta menyelesaikan permasalahan.

Baca juga:  Reward and Punishment, Tingkatkan Disiplin Kinerja Guru

Pengembangan E-LKPD ini juga memberikan manfaat bagi peserta didik. Diantaranya mengasah soft skill mereka seperti bekerja sama, berfikir kritis, kreatif, inovatif serta komunikatif, dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa dalam proses pembelajaran. Sedangkan manfaat pendidik berfungsi sebagai bahan ajar alternatif yang dapat digunakan sebagai fasilitator dalam kegiatan pembelajaran.

Sementara manfaat bagi sekolah penggunaan E-LKPD akan menjadi kontribusi positif sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman. Menambah literasi digital serta menambah pengetahuan. Wawasan dan keterampilan dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis teknologi. Sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. (rn2/fth)

Guru Produktif Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP) SMKN 1 Rembang, Kab. Purbalingga

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya