alexametrics

Memanfaatkan Platform Google Classroom sebagai Media Pembelajaran di Masa Pandemi

Oleh : Nur Fahrudin, S.Tr.Kom

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Dunia sedang menghadapi wabah Covid-19. Imbasnya, diterapkan berbagai kebijakan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid- 19 tersebut. Social distancing menjadi pilihan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Karena kebijakan ini berdampak terhadap segala aspek kehidupan. Salah satunya kegiatan belajar mengajar di sekolah yang biasanya dilaksanakan secara tatap muka sekarang diharuskan melalui pembelajaran jarak jauh.

Dengan keluarnya kebijakan belajar di rumah, mau tidak mau guru dan siswa harus memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran di rumah.

Untuk mendukung pembelajaran jarak jauh secara daring, diperlukan sebuah platform media sosial. Banyak media sosial yang dapat digunakan. Salah satunya google classroom. Google Classroom memungkinkan kegiatan belajar mengajar menjadi lebih produktif dan bermakna dengan menyederhanakan tugas, meningkatkan kolaborasi, dan membina komunikasi.

Pengajar dapat membuat kelas, memberikan tugas, mengirim masukan, dan melihat semuanya di satu tempat dengan memanfaatkan jaringan internet atau biasa disebut e-learning. Menurut Brown dan Feasey (dalam Kamarga, Hansiswany, 2001) secara sederhana mengatakan bahwa e-learning merupakan kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan jaringan sebagai metode penyampaian, interaksi, dan fasilitas yang didukung oleh berbagai bentuk layanan belajar lainnya.

Baca juga:  Pengalaman Terbaik “Best Practice” Siswa sebagai Pelaku Usaha, Implementasi Kewirausahaan

Untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh menggunakan Google Classroom, SMA Negeri 8 Purworejo mengadakan kegiatan In House Training (IHT) yang diikuti semua dewan guru. Di SMA Negeri 8 Purworejo hampir 100 persen guru dan siswa sudah mempunyai HP berbasis android jadi tidak menjadi kendala untuk mengadakan pembelajaran jarak jauh.

Penulis mencoba cara mudah dalam membuat materi dan soal dalam Google Classroom. Pertama, masuk ke aplikasi Google Classroom atau akses lewat peramban di PC Anda. Pilih alamat surel (email) Google yang ingin digunakan untuk bergabung di Google Classroom. Di sebelah kanan atas terdapat 9 titik yang merupakan menu-menu google.

Pilih Classroom, ada dua pilihan, yaitu Gabung Kelas dan Buat Kelas. Pilih Buat Kelas. Kemudian ketik nama kelas misal X MIPA 1, selanjutnya isi nama mata pelajaran, dan ruang kemudian klik tombol buat.

Baca juga:  Lempar Bola Kasti ke Sasaran, Tingkatkan Hasil Belajar, Aktivitas dan Sikap

Maka Google Classroom akan otomatis generate class code. Guru bisa membagikan class code ini kepada para siswa agar bisa join class atau bergabung kelas. Pada bagian Tugas Kelas, guru bisa mengunggah materi, memberikan tugas, atau mengadakan kuis.

Agar lebih mudah dan hemat waktu pertanyaan kuis tidak perlu diketik satu per satu di bagian question/pertanyaan, jadikan satu file kemudian unggah dengan klik add/tambah. Jangan lupa tetapkan skor maksimum yang bisa didapat pelajar dan tenggat waktu (due). Kemudian klik assign/tugaskan.

Lakukan hal yang sama untuk memberikan tugas berupa daftar pertanyaan. Jadikan satu file, kemudian unggah dengan klik add/tambah. Jangan lupa tetapkan skor maksimum yang bisa didapat pelajar dan tenggat waktu (due). Kemudian klik ask/tanyakan. Demikian cara mudah membuat Google Classroom dan menggunakannya untuk proses belajar mengajar.

Baca juga:  BKT Tingkatkan Disiplin Siswa di Masa Pandemi

Google merancang aplikasi Google Classroom dengan integrasi yang sangat sederhana bersama G-suite untuk pendidikan, sehingga dengan teknologi ini tenaga pendidik bisa fokus menjalankan tugasnya sebagai tenaga pendidik. Selain itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah memfasilitasi kita melalui akun belajar.id yang menggunakan platform dari google sehingga kita lebih mudah dan fleksibel dalam memanfaatkannya.

Teknologi ini juga berfungsi sebagai media penyimpanan atau arsip digital bagi peserta didik atau tenaga pendidik yang apabila sewaktu-waktu dibutuhkan, bisa diakses kapanpun dan di manapun. Keunggulan selanjutnya adalah penggunaannya yang sangat friendly. Mulai dari pembuatan kelas baru sampai dengan personalisasi kelas tersebut. Semua bisa dikerjakan dengan langkah yang sangat sederhana. Sehingga tenaga pendidik bisa fokus dengan tujuannya membuat kelas tersebut. (p8/lis)

Guru SMAN 8 Purworejo, Kabupaten Purworejo

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya