alexametrics

Meningkatkan Konsentrasi Belajar dengan Aktivitas Olahraga

Oleh : Nuruddin, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Di masa pademi Covid-19 pembelajaran sekolah banyak dilaksanakan di rumah. Karena mengantisipasi penyebaran virus dan demi kesehatan sehingga anak harus belajar mandiri didampingi orang tua. Tidak semua orang tua paham dengan materi pelajaran anaknya dan keterbatasan waktu orang tua untuk pendampingan belajar anaknya. Maka untuk pembelajaran mandiri, anak harus ditingkatkan dari segi konsentrasi belajar, agar anak tidak bosan dan kuat belajar dengan waktu yang cukup lama.

Kemampuan anak berkonsentrasi yang cukup lama, jelas akan meningkatkan hasil belajarnya. Situasi dan kondisi pandemi semacam ini, problem fokus pada pembelajaran harus segera diatasi.

Ada beberapa bentuk olahraga yang dapat meningkatkan konsentrasi belajar, lebih fokus dan meningatkatkan daya ingat untuk menghafal materi pelajaran serta bermanfaat menghilangkan rasa bosan dan depresi. Dilihat dari kesehatan olahraga dapat melancarkan siklus darah menuju otak sehingga otak dapat membentuk sel-sel baru untuk meningkatkan memori. Olahraga tersebut adalah permainan target, berenang dan bersepeda.

Baca juga:  Meningkatkan Kemampuan Senam Lantai Guling Belakang dengan Bidang Miring

Olahraga permain target adalah permainan dimana pemain akan mendapatkan skor apabila bola atau proyektil lain sejenis baik dilempar atau dipukul dengan terarah mencapai sasaran yang sudah ditentukan dan semakin sedikit untuk menuju pukulan perlakuan menuju sasaran semakin baik, Mitchelll, Oslin, dan Grifin (2003:7-8).

Bentuk permainan target yang bisa dilakukan misalnya permainan bola basket, panahan, golf, bowling dan permainan yang memiliki sasaran sejenisnya. Untuk anak SD dapat dilakukan gerak lempar sasaran. Yaitu melempar menggunakan bola kasti pada sasaran sejauh lima meter. Manfaat dari permaian target adalah melatih daya fokus anak, mengajarkan kesabaran, mengontrol keseimbangan, menumbuhkan rasa percaya diri dan kekuatan tangan.

Olahraga renang sangat digemari anak-anak bahkan orang tua sekalipun. Selain menyenangkan, renang juga dapat meningkatkan konsentrasi karena saat melakukan renang tubuh akan lebih banyak menyerap oksigen untuk kemudian disimpan dan dialirkan ke seluruh tubuh termasuk ke bagian otak.

Baca juga:  Presentasi dengan Peta Konsep dalam Belajar PPkn Materi Hubungan Struktural dan Fungsional Pemerintah Pusat dan Daerah

Posisi badan datar saat renang membuat suplai darah akan lebih lancar menuju arah kepala dibanding saat kita berdiri. Oksigen yang dialirkan ke otak bermanfaat untuk memperbaiki sel-sel yang rusak di bagian hipokampus yaitu bagian otak yang bertugas mengelola kegiatan memori. Sehingga daya ingat akan meningkat dan lebih fokus dalam mempelajari materi pelajaran.

Bersepeda merupakan olahraga yang menyenangkan dan banyak digemari anak-anak usia SD. Bersepeda dapat memberbaiki gerak persendian sehingga tidak mengakibatkan cidera sendi. Selain itu yang terpenting adalah bersepeda tubuh akan memproduksi hormon dopamin dan hormon endorfin.

Fungsi hormon tersebut dapat meningkatkan rasa senang dan bahagia yang dapat mengurangi kecemasan depresi dan stres. Saat pikiran tenang, maka konsentrasi dan daya ingat akan meningkat sehingga ada rasa keinginan untuk melakukan belajar.

Baca juga:  CRH Mempermudah Mengenali Perbedaan Makhluk Hidup dan Benda Mati

Pembelajaran permainan bola kecil semester satu tahun 2021 pada kelas lima SD Negeri Sawangargo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang dengan mempraktikkan gerak aktivitas olahraga yang bertujuan meningkatkan konsentrasi belajar, yaitu gerakan permainan target yang berupa gerak lempar sasaran.

Setiap siswa melakukan gerak melempar sasaran berupa papan yang diberi skor nomor target, sejauh lima meter dengan menggunakan bola kasti. Masing-masing anak berkesempatan lima kali lemparan. Agar latihan ini bisa berdampak pada peningkatan konsentrasi maka latihan ini diberikan sebagai tugas di rumah dilakukan setiap pagi sebanyak sepuluh lemparan selama dua minggu. Hasil lemparan dicatat sebagai bahan evaluasi.

Setelah anak melakukan beberapa aktivitas olahraga yang memacu konsentrasi ternyata ada peningkatan dalam kemampuan belajar dan anak lebih riang serta enerjik. (mn2/lis)

Guru SDN Sawangargo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya