alexametrics

NHT Tingkatkan Motivasi Pembelajaran IPA

Oleh: Endang Lestari, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KEGIATAN pembelajaran dimasa PTM Terbatas ini harus tetap dilaksanakan walau hanya dengan keterbatasan waktu dan jumlah peserta didik, mengingat kondisi pandemi yang belum benar-benar aman. Hal ini memerlukan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran. Menentukan suatumodelpembelajaran bukanlah suatu hal yang mudah apalagi dimasa seperti sekarang ini, sehingga kreativitas guru sangat diperlukan.

IPA sering disebut dengan sains. Sains merupakan cara penyelidikan untuk mendapatkan data dan informasi tentang alam semesta menggunakan metode pengamatan dan hipotesis yang telah teruji (Uus Toharrudin, Sri Hendrawati 2011:27). Pembelajaran IPA pada sekolah terutama pada sekolah dasar (SD) diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Model pembelajaran IPA yang sesuai untuk anak usia sekolah dasar adalah model pembelajaran yang menyesuaikan situasi belajar siswa dengan situasi kehidupan nyata dimasyarakat. Siswa diberi kesempatan untuk menggunakan alat-alat dan media belajar yang ada dilingkungannya dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari (Usman Samatowa,2006:11-12).

Baca juga:  Siswa Semangat Belajar dengan Berbagai Metode Pembelajaran

Pembelajaran IPA terutama di kelas VI Sekolah Dasar pada semester 2 Kurikulum 2013 Tema 9 KD 3.8 Menjelaskan peristiwa rotasi dan revolusi bumi serta terjadinya gerhana bulan dan gerhana matahari, tidak hanya mengajarkan penguasaan fakta, konsep dan prinsip tentang alam tetapi juga mengajarkan metode memecahkan masalah, melatih kemampuan berpikir kritis dan mengambil kesimpulan. Namun pada saat proses pembelajaran IPA walaupun dikemas secara tematik hasilnya belum memuaskan.

Kenyataan yang terjadi saat pembelajaran IPA tentang peristiwa rotasi dan revolusi bumi di kelas VI semester 2 SDN 1 Penyangkringan Weleri Kendal menunjukkan kurangnya motivasi dalam proses pembelajaran. Hal disebabkan karena model pembelajaran yang digunakan kurang menarik minat siswa . Siswa kurang diberi kebebasan untuk berpikir kritis dan berkreasi. Proses pembelajaran berpusat pada guru, siswa hanya dijadikan objek pembelajaran, akhirnya kegiatan pembelajaran yang berlangsung membosankan.

Baca juga:  Pembelajaran Materi Pantun Mudah dengan Power Point Interaktif

Alternatif pemecahan masalah untuk membantu siswa dalam proses pembelajaran di kelas yaitu dengan model pembelajaran NHT (Number Head Together). Number Head Together adalah suatu Model pembelajaran yang lebih mengedepankan kepada aktivitas siswa dalam mencari, mengolah, dan melaporkan informasi dari berbagai sumber yang akhirnya dipresentasikan di depan kelas (Rahayu, 2006).

Model NHT adalah bagian dari model pembelajaran kooperatif struktural, yang menekankan pada struktur-struktur khusus yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa.

Adapun langkah-langkah model pembelajaran NHT dalam materi peristiwa rotasi dan revolusi bumi adalah: Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam kelompok mendapat nomor urut dan dipasang di kepala. Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakan lembar kerja tentang peristiwa rotasi dan revolusi bumi.

Baca juga:  Tingkatkan Literasi Digital Anak Sekolah Dasar

Kelompok – kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya dan mengetahui jawabannya. Guru memanggil salah satu nomor siswa dalam kelompok yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama mereka. Tanggapan dari teman yang lain, kemudian guru menunjuk nomor yang lain,dan seterusnya, namun tetap mengedepankan prokes. Penyimpulan materi.

Model pembelajaran NHT sangat menarik perhatian siswa, siswa lebih bersemangat menggunakan nomor di kepala dan harus siap melaporkan hasil kelompoknya manakala nomornya di panggil. (kd/zal)

Guru SDN 1 Penyangkringan, Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya