alexametrics

Meningkatkan Penguasaan Aksara Jawa dengan Cooperative Learning Jigsaw

Oleh : Susanto Handoyo, S.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Aksara Jawa merupakan aksara daerah yang harus terus dilestarikan dan dipertahankan keberadaannya. Selain itu merupakan salah satu aset dan kekayaan budaya bangsa. Banyak tulisan-tulisan sastra lama Jawa, sebagai warisan budaya adiluhung, belum terkuak kandungannya. Karena untuk membedah isi kandungan sastra lama Jawa diperlukan pengetahuan dan pemahaman tentang aksara Jawa.

Masyarakat Jawa modern sekarang sudah mulai tidak mengenal aksara Jawa. Salah satu upaya pelestariannya dilakukan melalui pendidikan formal. Mata pelajaran bahasa Jawa sebagai salah satu mata pelajaran muatan lokal wajib di tingkat pendidikan dasar hingga menengah. Khusus tingkat pendidikan dasar, pemberian materi aksara Jawa ini untuk memberikan landasan kuat dalam penguasaan aksara Jawa sebagai bekal pengetahuan pada jenjang pendidikan selanjutnya.

Dalam pembelajaran bahasa Jawa di SMP Negeri 3 Kesesi Kabupaten Pekalongan permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan siswa dalam penguasaan aksara Jawa. Meliputi keterampilan membaca dan menulis. Permasalahan tersebut dipengaruhi beberapa faktor. Di antaranya siswa kurang mendapatkan bekal materi aksara Jawa ketika di SD, keluarga dan lingkungan sekitar sudah tidak lagi menanamkan nilai-nilai budaya Jawa serta proses pembelajaran kurang menarik minat siswa.

Baca juga:  Memotivasi Belajar Siswa Mandiri dengan Metode Talking Stick

Guru harus kreatif dan inovatif dalam mewujudkan proses pembelajaran Bahasa Jawa yang lebih bermakna dan menyenangkan, dapat memotivasi siswa dan dengan hasil belajar memuaskan, Kegiatan pembelajaran dirancang sedemikian rupa untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar siswa, siswa dengan guru, lingkungan dan sumber belajar lainnya.

SMP Negeri 3 Kesesi pada materi Membaca Aksara Jawa menerapkan pendekatan cooperative learning dengan teknik jigsaw pada permainan kartu aksara. Pendekatan pembelajaran cooperative learning dengan teknik jigsaw merupakan suatu cara yang efektif melaksanakan pembelajaran. Mampu mengaktifkan dan memotivasi siswa dalam belajar di kelas.

Langkah-langkah pembelajaran dengan teknik ini adalah 1) Guru membagi bahan pelajaran yang akan diberikan menjadi empat bagian; 2) Sebelum bahan pelajaran diberikan, guru memberikan pengenalan mengenai topik yang akan dibahas dalam bahan pelajaran; 3) Siswa dibagi dalam kelompok berempat; 4) Bagian pertama bahan diberikan kepada siswa pertama, sedangkan siswa kedua menerima bagian yang kedua. Demikian seterusnya; 5) Siswa disuruh membaca/ mengerjakan bagian masing-masing; 6) Setelah selesai, siswa saling berbagi mengenai bagian yang dibaca/ dikerjakan; dan 7) Kegiatan diakhiri diskusi mengenai topik sesuai bahan pelajaran.

Baca juga:  Mempermudah Pembelajaran Matematika melalui Media Puzzle Angka

Pembelajaran materi aksara Jawa dengan permainan kartu aksara juga berpedoman pada strategi pembelajaran kooperatif teknik jigsaw. Yaitu membagi siswa dalam beberapa kelompok, dengan jumlah anggota kelompok adalah empat siswa yang bersifat heterogen. Anggota kelompok bekerjasama dan menekankan dukungan bersama, bukan kompetisi di antara anggota kelompok. Masing-masing anggota kelompok dalam permainan kartu aksara ini akan memberikan sumbangan daftar kata, frasa, dan atau klausa. Sehingga akan tersusun sebuah kalimat yang baik dan benar.

Pembelajaran cooperative learning teknik pembelajaran jigsaw pada permainan kartu aksara tidak sama dengan sekedar belajar dalam kelompok biasa. Ada beberapa unsur-unsur dasar pembelajaran cooperative learning yang membedakan. Pendekatan cooperative learning teknik belajar mengajar jigsaw pada permainan kartu aksara Jawa ini diharapkan dapat mengatasi kebosanan dan rasa jenuh siswa dalam proses pembelajaran.

Baca juga:  Visualisasi Pembelajaran BTIK melalui Media Video

Siswa secara aktif bekerjasama menyelesaikan tahap-tahap menulis dalam permainan kartu aksara Jawa. Setiap anggota dalam kelompok kecil akan memberikan sumbangan pada keberhasilan kelompok. Selain itu, permainan kartu aksara Jawa merupakan salah satu strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan menulis aksara Jawa.

Strategi pembelajaran ini merupakan salah satu tawaran. Agar pembelajaran aksara Jawa tidak hanya terpaku penyampaian materi. Tetapi dapat menciptakan suasana rekreatif dan menyenangkan. Berangkat dari perasaan senang terhadap aksara Jawa ini, diharapkan siswa lebih menghargai dan mencintai aksara Jawa sebagai kekayaan budaya bangsa. (bat1/fth)

Guru Bahasa Jawa SMP Negeri 3 Kesesi Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya