alexametrics

Tebak Sila Pancasila sebagai Pendukung Penerapan Sila Pancasila

Oleh : Tri Doyo Saktiyono, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan yang berperan menjadi pembentuk karakter bangsa yaitu Pendidikan Kewarganegaraan. Pendidikan Kewarganegaraan menjadi senjata nonfisik untuk menghadapi globalisasi. Sedangkan menurut Piaget karakteristik siswa SD ialah dalam tahap konkret, dimana siswa dengan mudah menerima materi abstrak dan teoritis melalui benda-benda nyata.

Sugiyanto (2015) memaparkan bahwa siswa SD umumnya mempunyai karakteristik senang bermain, senang bergerak, senang bekerja dalam kelompok dan senang merasakan atau memperagakan sesuatu secara langsung. Oleh karena itu, perlu adanya suatu bentuk pembaharuan dalam proses pembelajaran agar lebih berpusat pada siswa dengan melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran melalui model atau media pembelajaran yang sesuai.

Salah satu media pendukung pembelajaran yang dapat digunakan pada kelas 4 SDN 02 Bligorejo Kecamatan Doro adalah media tebak sila pancasila. Penggunaan media ini dikarenakan sudah beberapa kali pembelajaran tematik pada muatan PPKn tidak mendapat respons siswa. Hasilnya nilai prestasi mereka menurun. Kemudian penulis menelaah permasalahan di atas dan mengubah pembelajaran yang konvensional menjadi modern yaitu dengan tambahan alat peraga pembelajaran.

Baca juga:  Serunya Belajar Organ Pernafasan dengan Picture and Picture

Tujuan dari media pembelajaran ini adalah media yang dapat memudahkan siswa dalam memahami arti dari setiap sila pancasila. Sedangkan kelebihan dari media ini adalah dengan adanya penggunaan kombinasi warna dan pemeragaan contoh perilaku dari setiap sila pancasila, maka tanpa disadari mereka bermain sambil belajar serta materi akan lebih mudah dipahami dan diingat oleh siswa.

Penyajian dengan adanya pemeragaan contoh sikap atau perilaku setiap sila dalam kehidupan sehari-hari akan mengajarkan kepada siswa sejak dini mengenai hidup dengan berlandasan pancasila sebagai sikap warga negara yang baik. Adapun yang perlu dilakukan dalam pengimplementasian media pembelajaran ini adalah guru akan menjelasakan terlebih dahulu mengenai materi pacasila dan penjelasan sila-sila pancasila dan contoh sikap.

Setelah materi selesai dijelaskan maka diakhir pembelajaran guru meminta agar murid berhitung 1-5, dan siswa berkumpul sesuai angka yang diperoleh. Setelah itu guru memberikan tugas kerja kelompok di rumah. Kemudian pada pertemuan selanjutnya, guru meminta setiap siswa berkumpul sesuai dengan kelompoknya kemarin dan menunjuk satu orang anggota menjadi ketua kelompok.

Baca juga:  Orang Tua Berperan Penting dalam Keberhasilan Pendidikan Anak

Setiap kelompok mempresentasikan gambar yang telah dicari dan mengumpulkan gambar tersebut di depan kelas. Dan jika semua kelompok telah selesai mempresentasikan semua contoh sikap sila pancasila, maka guru dapat melanjutkan pada tahap selanjutnya yaitu tebak gerakan. Nantinya dua anggota dari setiap kelompok memperagakan contoh sikap dari sila pancasila, kelompok yang berhasil mengangkat tangan terlebih dahulu mereka berhak mejawab dan jika jawabannya benar maka kelompok tersebut mendapatkan 100 point.

Misalnya dimulai dari kelompok satu maka ketua kelompok menunjuk dua anggota untuk perwakilan maju dan memperagakan gambar contoh sikap yang diberikan oleh guru secara acak. Sedangakan kelompok lain menyimak dan menebak sila ke berapa dan gerakan apa yang dipraktikkan, contoh gambar yang mereka dapat yaitu gambar seorang anak yang berdoa ketika akan makan.

Baca juga:  Sukseskan Pembelajaran Daring dengan Media Book Creator

Maka gerakan tersebut contoh sikap dari sila ke satu “Ketuhanan yang Maha Esa” yaitu gerakan berdoa sebelum makan dan begitu seterusnya hingga semua kelompok berkesempatan maju. Guru dapat mengulangi hingga 2-3 kali putaran atau lebih dari satu contoh sikap dari setiap sila pancasila.

Dengan menggunakan media pendukung ini diharapkan guru dapat lebih mudah dalam menyampaikan materi. Penulis mudah mengevaluasi hasil pembelajaran yang telah diberikan kepada siswa. Sebaliknya, siswa juga lebih mudah menangkap materi yang disampaikan. Selain itu diharapkan dengan penggunaan media tebak sila pancasila ini dapat meningkatkan hasil belajar dari siswa. (cd3/lis)

Guru Kelas IV SDN 02 Bligorejo, Kec. Doro, Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya