alexametrics

Meningkatkan Keterampilan Siswa dalam Menulis Puisi Melalui Kegiatan Bervariasi

Oleh: Dwi Maria Pujayanti, S. Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Keterampilan berbahasa Indonesia meliputi empat aspek, yaitu keterampilan menyimak, berbicara, menulis, dan membaca. Setiap keterampilan tersebut mempunyai hubungan yang erat dengan tiga keterampilan lainnya karena pada prinsipnya keterampilan-keterampilan berbahasa itu merupakan satu kesatuan yang disebut caturtunggal (Tarigan, 1994: 11).

Menulis merupakan kegiatan yang menyampaikan atau mengekspresikan hasil pemikiran, ide, gagasan dalam sebuah tulisan. Kegiatan keterampilan menulis ada beberapa macam bentuk, salah satunya adalah bentuk puisi. Puisi merupakan suatu bentuk karya sastra yang mengekspresikan pemikiran dan perasaan dengan memadukan beberapa pilihan kata yang menarik dan penuh makna. Menulis puisi merupakan suatu bentuk kegiatan pengekspresian diri melalui tulisan yang di dalamnya terdapat makna yang tersirat.

Menulis puisi kadang-kadang dianggap sulit oleh sebagian orang. Hal ini bisa saja disebabkan pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di bangku sekolah diberikan dengan sangat tidak menarik oleh para guru. Padahal sebenarnya puisi merupakan sebuah dunia imajinasi kata yang sangat menarik. Dengan puisi kita bisa mencurahkan beban kehidupan, rasa terhadap seseorang atau sesuatu, dan lain sebagainya.

Baca juga:  Pahami Akhlak Pergaulan Remaja dengan Metode Role Play

Kurniawan dkk (2012:39) menyebutkan empat tahap proses kreatif menulis puisi, yaitu pencarian ide, pengendapan atau perenungan, penulisan, editing dan revisi. Melihat pentingnya pembelajaran menulis puisi bagi siswa, pembelajaran tersebut perlu mendapat perhatian yang besar. Akan tetapi, pada kenyataannya pembelajaran menulis puisi di sekolah masih mengalami kendala dan cenderung dihindari. Pembelajaran yang menyenangkan berarti pembelajaran yang diciptakan dalam suasana aktif, nyaman, gembira, dan membuat siswa betah belajar.

Djamarah (2016: 90) berpendapat bahwa penggunaan metode mengajar yang bervariasi dapat menggairahkan belajar anak didik, pada suatu kondisi tertentu seorang anak akan merasa bosan dengan metode ceramah maka guru perlu mengalihkan suasana dengan menggunakan metode lain seperti metode tanya jawab, diskusi atau metode penugasan sehingga kebosanan dapat terobati dan suasana kegiatan pengajaran jauh dari kelesuan.

Baca juga:  Telegram Voice Note Tingkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa

Kegiatan bervariasi adalah kegiatan yang dapat berwujud perubahan-perubahan atau perbedaan-perbedaan yang sengaja diciptakan atau dibuat untuk memberikan kesan agar siswa tidak bosan dalam proses pembelajaran. Permasalahan yang sering ditemui penulis selama mengajar keterampilan menulis puisi selama ini adalah siswa kesulitan mendapatkan ide atau inspirasi untuk menulis puisi.

Terkadang ada juga siswa yang sudah mendapatkan ide untuk menulis puisi, tetapi tidak dapat menuliskannya menjadi bentuk puisi karena keterbatasannya dalam perbendaharaan kata yang dimiliki siswa. Hasil keterampilan menulis siswa kelas VIA SD Negeri 1 Gandasuli menunjukkan belum mencapai maksimal.

Oleh karena itu penulis sebagai guru yang mengampu di kelas VI A mencoba mengadakan kegiatan bervariasi untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi dengan cara meminta siswa untuk keluar kelas dan menentukan objek yang akan diajadikan sebagai tema/ide pokok dalam puisi yang akan ditulis para siswa. Siswa dibagi dalam beberapa kelompok untuk bersama-sama mengamati objek yang telah dipilih oleh siswa itu sendiri seperti hewan atau tumbuhan yang ada di sekitar lingkungan sekolah.

Baca juga:  Tingkatkan Pemahaman Praktik Salat melalui Video Interaktif

Selanjutnya, siswa dibimbing dalam menentukan frase/kata yang akan dituliskan untuk mendeskripsikan objek tersebut menjadi sebuah puisi. Meskipun pengamatan suatu objek gambar tersebut dilaksanakan dalam suatu kelompok, tetapi masing-masing siswa menyampaikan gagasan/ide ke dalam sebuah puisi. Melalui kegiatan bervariasi ini, antusias siswa dalam menulis puisi meningkat, dan hal ini tampak dengan keberhasilan siswa dalam meyusun rangkaian kata menjadi puisi. (pb1/ton)

Guru Kelas SD Negeri 1 Gandasuli, Kecamatan Bobotsari, Purbalingga

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya