alexametrics

Mengasah Kepedulian Lingkungan Melalui Materi Iman Kepada Hari Akhir

Oleh : Mujaddid Kurniawan, S.PdI

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Sejak akhir 2021 sampai awal 2022 banyak terjadi bencana alam di negeri kita ini. Salah satu penyebabnya adalah ulah manusia yang tidak bertanggung jawab yang cenderung merusak alam demi keuntungan pribadi.

Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan mata pelajaran yang memiliki cakupan paling luas di antara pelajaran yang lain. Segala sisi kehidupan manusia merupakan tema-tema pembahasan yang perlu dikembangkan sesuai problematika yang muncul di masyarakat. Sehingga mata pelajaran ini sangat aplikatif dan up to date memberikan solusi permasalahan sehari-hari yang muncul dalam masyarakat.

Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam kelas XII terdapat pembahasan materi tentang Iman Kepada Hari Akhir (Hari Kiamat). Salah satu pembahasan yang cukup menarik di dalamnya adalah tentang tanda-tanda datangnya hari akhir. Salah satu tanda kecil datangnya kiamat adalah banyaknya terjadi bencana. Maka, perlu sebuah kegiatan yang memberikan pemahaman dan penyadaran bahwa manusia mempunyai andil besar terhadap berbagai bencana yang terjadi. Bencana alam terjadi diawali dengan kerusakan-kerusakan alam yang disebabkan oleh ulah manusia. Dalam QS. Ar-Rum: 41 dijelaskan segala bentuk kerusakan di bumi disebabkan ulah manusia.

Baca juga:  Pentingnya Peningkatan Wawasan Orang Tua terhadap Keberhasilan Pendidikan Anak

Meskipun manusia tidak mungkin menghindari datangnya hari akhir, namun ketika manusia lebih peduli dengan alam maka akan ada hubungan timbal balik. Alam akan memberikan kemanfaatan untuk keberlangsungan hidup manusia. Maka perlu adanya kepedulian dari siapapun untuk menjaga kelestarian alam termasuk pelajar.

Dalam konsep profil pelajar Pancasila salah satunya para pelajar diharapkan dapat menjadi manusia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia. Terdapat elemen kunci yakni akhlak beragama, akhlak pribadi, akhlak kepada manusia, akhlak kepada alam, akhlak bernegara.

Dari kelima elemen kunci tersebut kita dapat menekankan pada elemen keempat yaitu akhlak pada alam untuk dikembangkan menjadi kerja nyata dalam upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di kalangan pelajar.

Guru PAI perlu memberikan rangsangan berfikir kepada siswa akan manfaat menjaga kelestarian lingkungan untuk kehidupan masa depan yang lebih baik dengan mengaitkan ayat-ayat tentang lingkungan. Setelah terbentuk pola pikir (mindset) terkait kelestarian lingkungan kemudian guru mengajak siswa membuat sebuah projek penghijauan dengan sasaran lingkungan terkecil yaitu sekolah atau lingkungan sekitar kelas masing-masing.

Baca juga:  Pantau Disiplin Siswa dengan Google Form di Era Pandemi

Guru PAI perlu bekerja sama dengan guru mata pelajaran lain agar memudahkan siswa dalam belajar dan menyelesaikan projek dengan hasil sesuai yang diharapkan. Pertama guru PAI perlu bekerja sama dengan guru Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) untuk membimbing siswa mempersiapkan sendiri untuk kegiatan penghijauan.

Mulai dari mempersiapkan bibit tanaman, media tanam dan peralatan yang akan digunakan untuk penanaman. Untuk mendapatkan semua itu, para siswa diminta melakukan penggalian dana dengan membuat usaha bersama secara sederhana. Guru PAI dapat bekerja sama dengan guru Kewirausahaan atau PKK agar dapat membantu dalam pengelolaan usaha bersama agar mencapai target yang diharapkan.

Selain itu juga dapat bekerja sama dengan guru bahasa Indonesia agar membimbing siswa membuat proposal yang baik guna mencari donator projek penghijauan yang dirintis.

Selanjutnya siswa diminta menentukan tanaman yang akan digunakan untuk penghijauan dengan memetakan tanaman yang digunakan disesuaikan dengan sasaran penghijauan. Setelah semua kegiatan berjalan, sebelum dan sesudah pelaksanaan perlu sosialisasi oleh para siswa melalui media sosial yang dimiliki.

Baca juga:  Tingkatkan Partisipasi Siswa melalui Small Group Discussion

Agar pada saat kegiatan banyak orang yang tahu dan menjadi inspirasi bagi orang lain untuk melakukan kegiatan serupa. Untuk mengakhiri rangkaian projek penghijauan tersebut guru mengajak semua yang terlibat untuk melakukan doa bersama agar Allah SWT meridhoi usaha yang dilakukan dan menjadikan kegiatan ini sebagai ladang pahala bagi semua yang terlibat.

Selanjutnya guru PAI menyimpulkan rangkaian kegiatan dan refleksi atas kegiatan yang sudah berlangsung agar siswa menjadi lebih paham perlunya akhlak kepada alam dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Demi masa depan kehidupan bersama yang lebih baik.

Dengan kegiatan ini diharapkan secara bertahap dapat menanggulangi kerusakan lingkungan meskipun hanya dalam lingkup kecil. Diharapkan dapat memberikan solusi permasalahan lingkungan dan menjadi langkah awal bagi para pelajar agar lebih peduli kepada lingkungan. Harapan lebih jauh dari projek ini para pelajar dapat melakukan hal serupa di lingkungan tempat tinggal masing-masing. (tt1/lis)

Guru PAI SMK Negeri 1 Pringapus

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya