alexametrics

Tingkatkan Kompetensi Guru melalui Berbagi Praktik Baik Pembelajaran

Oleh : Hasniah, S. Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kepala sekolah memiliki peran yang strategis dalam rangka meningkatkan kompetensi guru. Baik secara langsung maupun tidak langsung dalam memberikan kontribusinya, yang dapat membawa efek terhadap peningkatan mutu pendidikan di sekolah.

Kompetensi guru merupakan gambaran tentang apa yang seyogyanya dapat dilakukan seorang guru dalam melaksanakan tugasnya baik berupa kegiatan, perilaku maupun hasil yang dapat ditunjukkan. Kompetensi guru terdiri dari kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Sejalan dengan tantangan kehidupan global, peran dan tanggung jawab guru semakin kompleks, sehingga menuntut guru untuk senantiasa meningkatkan kompetensinya.

Selain itu, kepala sekolah juga mengarahkan dan memotivasi seluruh warga sekolah untuk berkerja sama dengan baik dalam mewujudkan visi, misi dan tujuan sekolah. Mulyasa (2012:18) menyatakan kepemimpinan kepala sekolah yang efektif harus mampu memberdayakan pendidik dan tenaga kependidikan serta seluruh warga sekolah lainnya untuk mewujudkan proses pembelajaran yang berkualitas, produktif, dapat menyelesaikan tugas secara tepat waktu dan tepat sasaran, mampu menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat sehingga dapat melibatkan secara aktif dalam rangka mewujudkan visi dan misi sekolah serta tujuan pendidikan.

Baca juga:  Pendidikan Karakter melalui Pembiasaan Berbahasa dengan Baik dan Benar

Pembelajaran yang lakukan secara daring dan tatap muka terbatas sebagai dampak dari adanya pandemi Covid-19, seharusnya tidak menurunkan semangat guru dalam memberikan pembelajaran yang bermakna jika guru selalu melakukan perubahan untuk selalu meningkatkan kualitas diri. Seperti yang sudah dilakukan oleh Kepala SD Negeri Ngasinan, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, yang memfasilitasi dan memotivasi para guru untuk meningkatkan kompetensinya dengan memberikan wadah sebagai sarana untuk berbagi praktik baik pembelajaran melalui WhatsApp group guru berbagi.

Berbagi praktik baik pembelajaran menjadi salah satu upaya nyata yang harus dilakukan guru untuk meningkatkan kompetensinya. Yaitu dengan berbagi pengalaman keberhasilan praktik pembelajaran yang sudah dilakukan baik secara daring maupun tatap muka terbatas.

Baca juga:  Tips Mudahkan Belajar Membaca pada Kelas Rendah

Praktik baik pembelajaran sangat menginspirasi para guru sebagai bentuk solusi terhadap masalah serupa yang dihadapi. Informasi yang diberikan guru dalam berbagi praktik baik sangat runtut sehingga memberikan pemahaman dan kemudahan. Selain itu juga dilengkapi dengan lembar kerja siswa dan hasil karya pembelajaran yang berupa, produk, video maupun gambar.

Seperti yang sudah dilakukan oleh salah satu guru yang berbagi praktik baik tentang bagaimana menemukan luas permuakaan bangun ruang. Guru memanfaatkan kardus bekas snak dan membaginya kepada siswa dalam kelompok. Siswa membaca penugasan dan melakukan praktik untuk menemukan rumus dan menghitung luas permukaan balok. Penilaian yang dilakukan guru juga dapat dilakukan secara menyeluruh dan terarah karena melibatkan berbagai aspek yaitu yaitu sikap, pengetahuan dan keterampilan.

Baca juga:  Model Kooperatif Tipe Jigsaw Meningkatkan Hasil Belajar

Guru juga dapat menciptaan suasana pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan. Semua guru memiliki kesempatan yang sama untuk memberikan masukan, dan saling bertanya jawab dari hal yang ingin diketahuinya. Dengan demikian, guru akan sangat terinspirasi dan banyak belajar hal-hal baru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpusat pada siswa.

Masukan dan apresiasi yang diberikan oleh kepala sekolah menjadi motivasi yang membangun bagi guru. Sehingga tercipta suatu budaya dan iklim sejuk yang memungkinkan semua guru lebih tergerak untuk menunjukkan kinerjanya secara unggul dalam meningkatkan kompetensinya.

Dengan demikian, melalui kegiatan berbagi praktik baik pembelajaaan ternyata dapat meningkatkan kompetensi guru. Dengan terciptanya kualitas pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan, terbangunnya komunitas lingkungan pembelajaran yang kondusif sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan di sekolah. (*/lis)

Kepala SD Negeri Ngasinan, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya