alexametrics

Post-it Note Meningkatkan Keaktifan Belajar Perdagangan Antarnegara

Oleh: Erna Dewi Palupi, S.E.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KEGIATAN belajar mengajar merupakan kondisi sengaja yang diciptakan oleh pendidik agar terjadi interaksi edukatif antara pendidik dan peserta didik, peserta didik dengan peserta didik lainnya serta memanfaatkan medium secara optimal untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan (Firdos Mujahidin dalam Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain, 2016).

Dalam kegiatan mengajar seorang guru tentunya akan menggunakan strategi, model serta memanfaatkan media belajar tertentu agar proses pembelajaran berjalan dengan baik. Keberhasilan proses pembelajaran salah satunya ditentukan oleh guru, sehingga guru harus mempunyai pengetahuan, keterampilan dan sikap untuk dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki peserta didik.

Agar pembelajaran bermutu, maka pendidik harus terampil untuk memilih berbagai metode, media, sumber belajar dan penciptaan suasana pembelajaran yang betul-betul menyenangkan dan berkesan sesuai dengan tujuan pembelajaran, aktivitas pembelajaran berpusat pada peserta didik dan sarat dengan nilai dan manfaat.

Post-it Note atau catatan lengket merupakan kertas kecil yang dilengkapi dengan lem dibelakangnya sehingga dapat ditempel di sebuah permukaan. Dengan media post-it note peserta didik mampu bernarasi dan mendeskripsikan suatu masalah dalam pembelajaran, sehingga menghilangkan kejenuhan, dan menumbuhkan keaktifan. Post-it note yang digunakan dengan berbagai warna dengan tujuan agar menarik.

Baca juga:  Metode Demonstrasi Efektif dalam Pembelajaran Bangun Datar Segitiga

Pembelajaran dengan materi perdagangan antarnegara menggunakan media post-it note dilakukan di kelas VIII A SMP Negeri 4 Batang dengan kondisi kelas dan peserta didik yang pasif. Tujuan pembelajaran peserta didik mampu mendeskripsikan pengertian perdagangan antarnegara, aktivitas perdagangan antarnegara, kabijakan perdagangan antarnegaram faktor-faktor pendorong perdagangan antarnegara dan manfaat perdagangan antarnegara.

Sebelum langkah-langkah pembelajaran dengan post-it note dilakukan guru akan menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Peserta didik akan dibagi dalam kelompok yang terdiri 5 orang sesuai jumlah indikator atau tujuan yang akan dicapai. Masing-masing kelompok diberikan 1 lembar kertas plano yang ditempel pada papan pajang atau papan tulis, dan 5 lembar post-it note. Guru menyampaikan apersepsi dan memotivasi peserta didik dengan pertanyaan terkait perdagangan antarnegara. Dilanjutkan menyampaikan materi tentang perdagangan antarnegara dengan menayangkan video pendek untuk dicermati peserta didik. Peserta didik diperbolehkan membuat catatan-catatan ringkas terkait materi. Masing-masing kelompok diberikan lembar kerja yang sudah disiapkan guru dan menyelesaikannya secara berkelompok.

Baca juga:  Pentingnya Memahami Etika Komunikasi dalam Pembelajaran Jarah Jauh

Peserta didik berdiskusi untuk menyelesaikan masalah perdagangan antarnegara pada lembar kerja. Guru mengarahkan pembagian kerja secara garis besar, masing-masing peserta didik dalam kelompok akan mendapat tugas sesuai dengan indikator yang akan dicapai, sehingga masing-masing peseta didik mendapat tugas yang sama.

Peserta didik pertama mendapat tugas mendeskripsikan dengan bahasa sendiri tentang pengertian perdagangan kelompok, peserta kedua mendapat tugas tentang aktivitas perdagangan antarnegara, peserta ketiga tentang kebijakan pemerintah, peserta keempat tentang faktor-faktor yang mendorong perdagangan antarnegara dan peserta kelima mendeskripsikan manfaat perdagangan antarnegara.

Masing-masing kelompok diberi kesempatan yang sama dan waktu yang sama, setelah mendapat instruksi dari guru untuk memulai maka semua peserta didik akan menuliskan tugasnya pada post-it note dan setelah selesai mereka akan menempelkan post-it note ke kertas plano yang sudah ditempel di papan pajang dan atau papan tulis.

Baca juga:  Belajar Efektif IPS dengan Window Shopping

Selama kegiatan berlangsung guru mengamati peserta didik dan membuat catatan-catatan kecil terhadap proses pembelajaran. Setelah semua kelompok selesai dengan tugasnya, kelompok yang sudah menyelesaikan tugasnya diberi kesempatan terlebih dahulu untuk mempresentasikan hasil kerjanya. Sementara kelompok yang lain mendengarkan dan membuat catatan. Setelah presentasi selesai, kelompok yang lain di beri kesempatan untuk bertanya, menyanggah atau memberikan masukan. Kegiatan berlangsung hingga semua kelompok mendapat gilirannya satu persatu.

Sebelum pembelajaran selesai guru bersama peserta didik membuat kesimpulan dan umpan balik dari pembelajaran saat itu. Rencana pembelajaran yang akan datang juga disampaikan ke peserta didik. Dengan media post-it note pembelajaran yang semula membosankan dan tidak menarik menjadi menyenangkan dan menarik. Peserta didik menjadi aktif dalam proses pembelajaran, sehingga hasil belajar peserta didik akan meningkat.(bat1/zal)

Guru SMPN 4 Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya