alexametrics

Latih Kreativitas Siswa dengan Experimen pada Pembuatan Alat Listrik Sederhana

Oleh: M.Hadi Dinana, S.Pd.I

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEORANG guru harus bisa menerapkan metode yang tepat dalam kegiatan belajar-mengajar, sesuai dengan karakter para siswanya. Dengan begitu, proses belajar-mengajar menjadi lebih menyenangkan dan siswa dapat menyerap pelajaran dengan lebih mudah. Menurut Abdurrahman Ginting, metode pembelajaran adalah cara atau pola yang khas dalam memanfaatkan berbagai prinsip dasar pendidikan serta berbagai teknik dan sumber daya terkait lainnya supaya terjadi proses pembelajaran pada diri siswa.

Hasil penulis menngamati bahwa peserta didik kelas 6 di MIS Ma’arif NU Kalilembu Kecamatan Kajen tampak bahwa pada pembelajaran keterampilan berpikir kritis ini belum banyak dilakukan. Guru lebih banyak mengajar dengan metode ceramah yang kurang memberi kesempatan peserta didik dalam mengembangkan aktivitas berpikir kritis.

Tidak terbiasanya guru merancang dan melaksanakan pembelajaran keterampilan berpikir kritis ditengarai sebagai pangkal munculnya pola pembelajaran tersebut. Jadi saat ini hasil belajar siswa mengalami penurunan terutama pada materi mengidentifikasi pembuatan alat listrik sederhana.

Baca juga:  Implementasi Google Classroom Solusi Alternatif Pembelajaran Daring

Salah satu cara pendidik dalam memperlihatkan kreatifitas dan keterampilannya adalah bagaimana cara mengajarnya. Pendidik yang kreatif dan terampil akan menggunakan berbagai model atau metode atau media pembelajaran dalam proses belajar mengajar agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara maksimal. Hal ini dikarenakan agar materi yang kita sampai dapat mudah diterima peserta didik, tidak hanya sekedar diterima, namun dapat memberikan kesan terhadap peserta didik sehingga materi tersebut dapat selalu membekas dan tidak mudah hilang dari ingatan.

Maka penulis berusaha menerapkan metode Metode eksperimen merupakan metode pembelajaran dimana guru dan anak didik bersama-sama mengerjakan sesuatu sebagai latihan praktis dari apa yang telah dipelajari. Atau eksperimen adalah salah satu cara mengajar, di mana siswa melakukan suatu percobaan tentang suatu hal, mengamati prosesnya serta menuliskan hasil percobaannya, kemudian hasil pengamatannya disampaikan ke kelas dan di evaluasi oleh guru.

Baca juga:  Media Pembelajaran Berbantu Video Tingkatkan Hasil Belajar Materi Perangkat Keras Komputer

Untuk menerapkan metode pembelajaran eksperimen kepada peserta didik maka guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar perlu mengetahui langkah-langkah sebagai berikut: Pertama, Dalam eksperimen setiap siswa harus mengadakan percobaan, maka jumlah alat dan bahan atau materi percobaan harus cukup bagi tiap siswa. Kedua, Agar eksperimen itu tidak gagal dan siswa menemukan bukti yang meyakinkan, atau mungkin hasilnya tidak membahayakan, maka kondisi alat dan mutu bahan percobaan yang di gunakan harus baik dan bersih.

Ketiga, Pengalokasian waktu yang cukup agar siswa teliti dan konsentrasi dalam mengamati proses percobaan, sehingga dapat menemukan pembuktian teori yang di pelajari. Keempat, Anak didik dalam eksperimen adalah sedang belajar dan berlatih, maka perlu diberi petunjuk yang jelas, sebab mereka disamping memperoleh pengetahuan, pengalaman, serta keterampilan, juga kematangan jiwa dan sikap perlu diperhitungkan oleh guru dalam memilih obyek eksperimen. Kelima, tidak semua masalah bisa di eksperimenkan, setiap masalah mengenai kejiwaan, beberapa segi kehidupan social dan keyakinan manusia.

Baca juga:  Uniknya Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19

Ternyata dengan penerapan metode Eksperimen sebagai alat bantu pembelajaran, proses pembelajaran menjadi sangat menyenangkan bagi siswa. Dan siswa sangat antusian belajar dan sangat aktif dalam menjalankan arahan-arahan guru dan memudahkan guru dalam menyampaikan materi. (cd2/zal)

Guru MIS Ma’arif NU Kalilembu, Kab. Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya