alexametrics

Guru Harus Memahami Metode Pembelajaran PABP

Oleh : Azhar Zubaedi, S.Ag

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Setiap guru harus memahami jika pendidikan agama untuk peningkatan potensi spiritual dan membentuk peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertaqwa dan berakhlak mulia. Tentu saja visi dan misi ini akan sangat mudah kita tuliskan. Tetapi lumayan sulit diimplementasikan. Guru atau tenaga pendidik menjadi ujung tombak dalam mewujudkan visi misi tersebut. Maka peranan guru dalam dunia pendidikan sangat menentukan. Bahkan guru mempunyai peran strategis untuk menentukan masa depan bangsa.

Untuk itu mewujudkan guru yang berkualitas adalah menjadi sebuah keniscayaan. Guru harus memiliki literasi yang cukup. Sehingga akan memiliki keilmuan dan wawasan keilmuan yang cukup. Guru dituntut untuk bisa memahami metode pembelajaran yang tepat. Maka setiap guru yang mengajar diharapkan tahu dan paham terhadap metode pembelajaran yang sedang dilaksanakan. Sehingga setiap guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dipastikan paham dan mengerti terhadap metode pembelajaran yang dilaksanakan.

Baca juga:  Index Card Match, Meningkatkan Pemahaman Materi Identifikasi OPT

Ketika Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti paham dan mengerti metode pembelajaran diharapkan muncul suasana kelas hidup, berkesan dan menyenangkan. Kelas akan menjadi surga bagi anak-anak didik yang belajar. Di dalam kelas akan terjadi hubungan atau interaksi antara guru dan siswa yang sangat menyenangkan, tidak membosankan dan anak-anak merasakan indahnya menerima pelajaran. Maka pesan utama dari visi Pendidikan Agama Islam adalah mewujudkan manusia yang bertakwa kepada Allah SWT, berakhlak mulia dan bertujuan untuk menghasilkan manusia jujur, adil, berbudi pekerti, etis, saling menghargai, disiplin, harmonis dan produktif baik personal maupun sosial.

Visi pendidikan Agama Islam dapat diwujudkan melalui pembelajaran di kelas. Yakni adanya peningkatan potensi spiritual dan membentuk peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertakwa dan berakhlak mulia. Peningkatan potensi spiritual mencakup pengenalan, pemahaman dan penanaman nilai-nilai keagamaan serta pengamalan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan individu maupun kolektif.

Baca juga:  Dengan Means Ends Analysis, Hasil Belajar Matematika Jadi Fantastis

Di antara metode pembelajaran yang sering kita kenal yakni ceramah, diskusi, resitasi, eksperimen, demonstrasi, karya wisata, tanya jawab, discovery dan tanya jawab. Bagi guru kreatif tentu saja masih banyak lagi varian metode pembelajaran yang diterapkan. Semakin banyak metode pembelajaran yang dikuasai dan dipahami, maka semakin mudah bagi guru untuk menyampaikan pesan materi pembelajaran yang diharapkan. (rn2/fth)

Guru SMPN 3 Bodeh Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya