alexametrics

Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di Masa Pandemi

Oleh : Indah Dwi Susanti, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wabah Covid-19 yang melanda dunia sangat berpengaruh terhadap berbagai aspek dalam kehidupan. Salah satu aspek yang terpengaruh adalah pendidikan. Sebagai seorang pendidik pengaruh itu sangat dirasakan. Kalau dulu kita mengajar hanya dengan cara tatap muka atau bertemu langsung dengan siswa, maka sejak adanya pandemi Covid-19 kita juga mengajar secara daring (dalam jaringan).

Hal ini menuntut guru mampu berinovasi dalam pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi. Sayangnya, teknologi tidak sepenuhnya membantu proses belajar menjadi lebih mudah untuk diterapkan. Bahkan, banyak peserta didik yang kehilangan motivasinya untuk belajar. Ketika, mereka sudah memegang HP, yang merupakan salah satu media pembelajaran dalam jarak jauh, lebih suka menggunakan HP tersebut untuk bermain game maupun berselancar di media sosial.

Motivasi sangat dibutuhkan oleh siswa agar mereka dapat memperoleh pengetahuan. Sehingga ilmu yang diberikan guru dapat diserap dengan baik oleh siswa.

Baca juga:  Asyiknya Belajar Matematika melalui RME

Motivasi belajar adalah keseluruhan daya penggerak dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar, yang menimbulkan kegiatan belajar yang menjamin kelangsungan dari kegiatan belajar dan memberikan arah pada kegiatan belajar sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subjek belajar itu dapat tercapai (Sardiman,1986:75).

Sedangkan menurut Uno (2017:23) motivasi belajar merupakan dorongan internal dan eksternal pada siswa yang sedang belajar untuk mengadakan perubahan tingkah laku pada umumnya dengan beberapa indikator atau unsur yang mendukung.

Pada saat pembelajaran di kelas/luring kadang siswa jenuh mengikuti pembelajaran. Sehingga, siswa merasa kurang termotivasi. Ada yang mengantuk, bicara sendiri. Bahkan tidak menghiraukan terhadap apa yang diberikan oleh gurunya. Oleh sebab itu, guru harus lah dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dengan cara di bawah ini.

Memperjelas tujuan yang ingin dicapai. Guru wajib menyampaikan tujuan pembelajaran kepada siswanya. Hal ini akan menjadikan siswa lebih paham ke arah mana ia ingin dibawa. Pemahaman siswa tersebut dapat menumbuhkan minat siswa, yang pada gilirannya dapat meningkatkan motivasi belajar mereka.

Baca juga:  Belajar Membaca dan Menulis Permulaan dengan Media Benda Sekitar

Menggunakan metode dan kegiatan yang beragam. Materi yang kita sampaikan bias dikemas dengan bentuk-bentuk yang menarik. Misalnya membuat materi pelajaran dalam bentuk animasi ataupun dalam bentuk mind map, kita juga dapat menyertakan video maupun gambar.

Menciptakan suasana yang menyenangkan dalam belajar. Siswa dapat belajar dengan lebih baik apabila berada dalam suasana yang menyenangkan. Merasa aman, bebas dari rasa tegang. Guru bisa mencairkan suasana tegang dalam belajar dengan bertepuk tangan.

Misalnya menyuruh siswa melakukan tepuk tangan seperti tepuk semangat. Dengan bertepuk tangan siswa dapat memiliki energi baru untuk melanjutkan pembelajaran yang tadi terasa membosankan.Tepuk tangan merupakan suatu aktivitas yang dilakukan oleh seseorang dengan memukulkan telapak tangan yang satu ke telapak tangan yang lain sehingga, menghasilkan bunyi.

Baca juga:  Covid-19, Siswa Minat Pelajari Virus dan Bakteri secara Online

Selain itu tepuk tangan juga dapat melatih otak anak dan mempengaruhi perkembangan daerah otak lainnya. Anak-anak akan memiliki kemampuan kognitif yang baik dan juga kemampuan motorik anak akan meningkat saat anak rajin bertepuk tangan.

Kegiatan tepuk tangan juga dapat dilakukan sambil bernyanyi. Kegiatan tersebut diharapkan anak-anak akan lebih senang bersemangat dan termotivasi dalam pembelajaran. Dalam pembelajaran guru dapat menyuruh siswa bertepuk tangan pada saat memulai pembelajaran. Saat pembelajaran sudah mulai membosankan dan pada waktu akhir pembelajaran.

Hal ini penulis lakukan di SD Negeri 2 Bobotsari, Kecamatan Bobotsari Kabupaten Purbalingga. Dengan bertepuk tangan siswa menjadi bersemangat dan bermotivasi mengikuti pembelajaran. Ini dapat terlihat dari hasil belajar siswa dan perilaku siswa yang menunjukan perubahan ke arah positif. Siswa lebih aktif dan semangat dalam mengikuti pembelajaran. (pb2/lis)

Guru SDN 2 Bobotsari, Kec. Bobotsari, Kabupaten Purbalingga

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya