alexametrics

Praktik Mandiri Tingkatkan Keterampilan Belajar IPA

Oleh : Esti Rumanti, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Dalam pembelajaran IPA tidak lepas dari kegiatan praktikum yang akan memberikan pengalaman langsung. Sehingga siswa dapat berperan aktif dalam kegiatan praktikum yang akan menumbuhkan rasa ingin tahu dan memperoleh pengalaman baru dan mengembangkan sikap ilmiah.

Menurut Chairul Anwar (2017) belajar tidak sekadar melibatkan stimulus dan respons tetapi juga melibatkan proses berpikir yang sangat kompleks. Sedangkan respons peserta didik dalam proses belajar mengajar harus digali karena kebanyakan peserta didik tidak terlalu merespons apa yang disampaikan pendidik.

Keterampilan proses sains sangat penting dimiliki oleh peserta didik untuk melatih berpikir logis dan memecahkan masalah. Piaget dalam bukunya Theory of Cognitive Development mengatakan keterlibatan dalam pengalaman belajar merupakan pengaruh yang amat penting terhadap pembelajaran.

Sebagian filosof menyatakan bahwa pada hakikatnya IPA adalah jalan untuk mendapatkan kebenaran dari apa yang telah kita ketahui. Dalam Pusat Kurikulum (2006: 4), IPA berkaitan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis, sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep, atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. Trianto (2011) menyatakan pada hakikatnya IPA dibangun atas dasar produk ilmiah, proses ilmiah, dan sikap ilmiah seperti rasa ingin tahu, terbuka, jujur, dan sebagainya. Dengan demikian, IPA pada hakikatnya adalah ilmu untuk mencari tahu.

Baca juga:  Implementasi Cooperative Script dan Peran Orang Tua selama BDR Matematika

Adanya pandemi Covid-19 yang melanda dunia telah membawa kita menuju pembiasaan baru proses pembelajaran yang biasanya disampaikan secara tatap muka terpaksa digantikan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Siswa dihadapkan suatu pembiasaan baru dengan belajar dari rumah. Hal yang baru bagi siswa dan guru untuk beradaptasi dengan pembiasaan ini.

Banyak masalah pembelajaran muncul terkait kurangnya kesempatan tatap muka siswa dengan guru. PJJ yang berlangsung cukup lama membuat siswa bosan dan akhirnya tidak tertarik mengikuti pembelajaran. Tantangan guru untuk mendesain pembelajaran dengan metode yang bervariasi yaitu pembelajaran yang melibatkan siswa untuk melakukan aktivitas.

Dalam KD 3.9 Menganalisis sistem pernapasan pada manusia, terdapat aktivitas membuktikan sisa metabolisme yang diekskresikan paru-paru. Untuk mengembangkan rasa ingin tahu di masa PJJ pembelajaran dengan praktik adalah sebuah pilihan. Hal ini menuntut guru mampu mendesain praktikum yang dapat dilakukan siswa secara mandiri di rumah agar siswa mendapatkan pengalaman langsung dalam proses pembelajaran.

Baca juga:  Mengenal Negara - Negara Asean dengan Bermain Tebak Kata

Langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran adalah pertama, pada pertemuan sebelumnya siswa diberi tugas membaca materi sistem pernapasan. Kedua, guru menyampaikan LKPD (lembar kerja peserta didik) sebagai panduan siswa melaksanakan aktivitas praktikum.
Adapun alat dan bahan yang digunakan adalah alat dan bahan yang mudah didapat dari sekitar kita yaitu cermin, air kapur, gelas kaca dan sedotan.

Sisa yang dikeluarkan melalui proses pernapasan berupa gas karbondioksida dan uap air yang sulit diamati secara langsung karena berbentuk gas. Melalui aktivitas ini siswa dapat mengamati uap air dengan cara menghembuskan napas ke cermin dan mengamati karbondioksida dengan cara menghembuskan napas pada air kapur yang berubah warnanya menjadi keruh.

Baca juga:  Pahami Untung-Rugi dengan Role Playing Permainan Jual-Beli

Pengalaman praktik mandiri siswa SMP Negeri 1 Mungkid selama PJJ ini menunjukkan hasil positif dengan banyaknya siswa yang mengirimkan video selama mengerjakan praktik di rumah. Selain belajar materi IPA siswa mendapat pengalaman baru membuat video yang kreatif. Dengan demikian guru dapat mengambil penilaian pengetahuan dan sekaligus penilaian ketrampilan.

Simpulannya, pembelajaran dengan melakukan praktik secara mandiri memberi manfaat kepada siswa. Yaitu menumbuhkan rasa percaya diri, membangkitkan motivasi belajar dansiswa lebih jelas tentang materi yang dipelajari. (mk1/lis)

Guru IPA SMPN 1 Mungkid, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya