alexametrics

Latihan Kebugaran Jasmani pada Masa Pandemi

Oleh : Mualim, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Saat ini masih dalam masa pandemi Covid 19. Terutama marak varian baru yaitu Omicron yang menyebabkan penyelenggaraan proses pembelajaran dilakukan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Demikian pula di SMAN I Dukun, Kabupaten Magelang.

Tentunya sebagai guru olah raga harus memutar otak untuk menyusun bentuk latihan kebugaran jasmani agar kita dan siswa tetap dalam keadaan sehat. Tidak kalah pentingnya tetap selalu menerapkan 3M yaitu mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker.

Menurut FOX (1988) aktivitas jasmani atau olah raga akan berpengaruh terhadap peningkatan fungsi organ tubuh seperti otot, syaraf, jantung, pembuluh darah, alat-alat pernapasan maupun biokimia tubuh.

Kebugaran jasmani berasal dari bahasa Inggris physical fitness yang secara harafiah berarti keseuaian fisik atau kecocokan jasmani. Artinya ada kesesuaian fisik dengan jenis pekerjaan yang dilakukan dalam keseharian atau dengan kata lain yang dicocoki adalah komponen fisik dengan tugas-tugas dalam memenuhu kebutuhan hidup.

Kebugaran jasmani disebut juga dengan kesegaran jasmani. Di dalam kontek sederhana kebugaran jasmani dapat diartikan sebagai kemampuan fisik yang optimal dalam hidup seseorang. Ditandai dengan pencapaian nilai tes kebugaran jasmani dalam tingkat tertentu dan terhindarnya dari masalah masalah kesehatan.

Baca juga:  Memanfaatkan Platform Google Classroom sebagai Media Pembelajaran di Masa Pandemi

Sehingga kebugaran jasmani dapat diartikan sebagai kesanggupan seseorang untuk menjalankan hidup sehari-hari tanpa menimbulkan kelelahan dan masih dapat memiliki kemampuan untuk mengisi pekerjaan ringan lainnya.

Seseorang dapat dikatakan memiliki status kebugaran jasmani yang baik apabila orang tersebut memenuhi derajat kebugaran yang baik menurut parameter tertentu (Suharjana, 2013).

Pada dasarnya manusia memerlukan kebugaran total (total fitness) yang mencakup kebugaran intelektual, sosial, spiritual dan komponen kebugaran. Ciri-ciri orang yang mempunyai kebugaran intelektual adalah cerdas dalam berpikir, cepat memecahkan suatu masalah, memiliki ide ide yang cemerlang, mempunyai karya yang berguna untuk orang lain.

Bugar secara sosial contohnya suka menolong, berbagi rezeki kepada orang lain, mau gotong-royong di masyarakat. Sementara orang yang bugar secara spiritual mempunyai kedekatan kepada Sang Pencipta, dan suka beribadah sesuai keyakinannya. Kebugaran fisik dapat ditunjukkan oleh keadaan fisik yang optimal sesuai tuntutan pekerjaan dan terhindar dari masalah kesehatan.

Baca juga:  Tumbuhkan Sikap Kerja Sama melalui Kegiatan Pramuka

Bentuk latihan kebugaran yang dapat dilakukan pada masa pandemi sebagai berikut: pertama, merentangkan bahu dan lengan. Berdiri dengan dua kaki rapat kedua tangan lurus ke atas dan kedua kaki jinjit dihitung sampai 1-10.

Kedua, merentangkan dada. Dengan berdiri kedua kaki dibuka kedua tangan dikaitkan pada belakang kepala. Kemudian diputar ke kanan dan ke kiri, hitungan 2 dan bergantian. Dilakukan sampai dua kali bergantian. Sikap awal masih sama hanya kedua tangan dikaitkan di belakang pantat, gerakannya badan dibungkukkan kedua tangan ditarik ke atas.

Ketiga, memutar lengan. Dilakukan dengan berdiri dengan kedua kaki dibuka sedangkan kedua lengan lurus ke samping. Gerakan kedua lengan diputar ke depan dan ke belakang bergantian. Sikap awak masih sama hanya saja badan diputar ke kanan dan bergantian lengan tetap lurus.
Keempat, memutar badan ke samping. Sikap awal berdiri dengan kedua kaki dibuka. Sedangkan lengan lurus ke atas, gerakan badan diliukkan ke kanan dan ke kiri.

Baca juga:  Model Pembelajaran Gaya Komando Tingkatkan Gerak Spesifik Renang Gaya Bebas

Kelima, push up dengan posisi kedua kaki ditekuk. Keenam, set up. Dilakukan dengan sikap awal tidur terlentang kedua tangan lurus di atas kepala, kedua kaki ditekuk. Gerakan badan diangkat sampai dalam keadaan duduk dilakukan berkali-kali. Ketujuh, merentangkan badan. Berdiri kedua kaki dibuka. Sedangkan kedua tangan memegang lutut kemudian bahu kanan didorong ke kanan dan ke kiri.

Kedelapan lompat tali. Dilakukan dengan berdiri ke dua kaki rapat sedangkan kedua tangan memegang ujung tali. Gerakan kedua tangan yang memegang tali diputar ke depan setiap melewati kedua kaki lompat ke atas dan seterusnya.

Kesembilan, merentangkan perut. Dilakukan dengan tengkurap dalam posisi mau pus up gerakannya kedua lengan diluruskan pandangan ke atas pantat tidak terangkat. Kesepuluh, jogging di halaman rumah, dapat dilakukan di sekitar tempat tinggal. Demikian beberapa bentuk latihan yang dapat dilakukan di sekitar rumah. (mn1/lis)

Guru PJOK SMAN 1 Dukun, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya