alexametrics

Merancang Pembelajaran Menarik dengan Google Workspace for Education

Oleh: Eny Kuswati,S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PESATNYA perkembangan tekhnologi informasi terutama internet membuka peluang bagi pengembangan layanan informasi terutama di bidang pendidikan yang lebih baik. Pasca mewabahnya pandemi Covid-19 ke Indonesia pada pertengahan Maret 2020, maka pemerintah daerah mengeluarkan kebijakan dalam dunia pendidikan yaitu menjadikan sementara pembelajaran tatap muka secara langsung dan diganti dengan pembelajaran secara online, baik pada tingkat sekolah dasar dan menengah, maupun tingkat perguruan tinggi.

Pada tahun pembelajaran 2021/2022, khususnya SDN Selokarto 03, karena sudah termasuk zona hijau maka sudah diperbolehkan melakukan pembelajaran tatap muka dengan tetap mengikuti protokol Kesehatan 5M yang ketat. Protokol Kesehatan itu diantaranya mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Dalam era globalisasi sekarang ini dibutuhkan inovasi pembelajaran jarak jauh yang menarik, salah satunya dengan memanfaatkan Google Workspace for Education. Tidak hanya melalui pesan whattsap.

Google Workspace for Education adalah serangkaian alat dan layanan Google yang disesuaikan bagi sekolah dan homeschool untuk berkolaborasi, menyederhanakan instruksi, dan menjaga pembelajaran tetap aman. Google Workspace for Education menawarkan berbagai opsi untuk memenuhi kebutuhan organisasi.

Baca juga:  Laporan Laba Rugi Tanpa Pusing dengan Ice Breaking

Layanan Google suit for Education antara lain Google Kelas (Classroom), merupakan perangkat utama dari G suite for Education, di mana perangkat ini adalah sebuah alat yang dapat digunakan oleh guru dan siswa untuk mengatur kegiatan kelas seperti membuat kelas, mengirim tugas ke seluruh siswa, mengirim saran dan yang penting dalam satu tempat, instant dan tanpa kertas. Gmail dengan G Suite for Education akan mendapat fasilitas email dari Google termasuk 30 GB yang aman.

G Drive menyediakan tempat penyimanan data untuk seluruh kebutuhan Pendidikan. Data tersimpan denga naman dan kapasitasnya tidak usah khawatir akan kehabisan. Kalender bisa digunakan untuk menunjang jadwal meeting dan mengundang peserta meeting dimana semua peserta akan menerima undangan email.

Baca juga:  Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Masa Pandemi

Hangout adalah fasilitas untuk melakukan chat, video call secara group. Sehingga sangat memudahkan pertemuan secara virtual dan sangat cocok pada masa pandemi seperti ini. Google Office (Docs, Spreadsheet, Slide) yang bisa dilakukan dengan kolaborasi. Misalnya ada tugas sekolah yang dilakukan secara berkelompok maka cukup buat satu file baru lalu undang semua anggota kelompok maka secara bersamaan mereka semua dapat langsung mengerjakan tugas tersebut.

Google Site merupakan fasilitas dari G-suite for Education untuk membuat website dapat mengatur isi kontennya, menunya, dan desainnya dengan keinginan anda sendiri. Google Vault berfungsi untuk mengarsipkan semua data seperti email, g drive dan chat karena data akan aman.

Pada era digitalisasi diperlukan inovasi dalam pembelajaran supaya pembelajaran lebih menarik dan siswa antusias mengikuti pembelajaran. Siswa kelas 6 SD Negeri Selokarto 03 yang berada di Kecamatan Pecalungan mencoba menggunakan Google Kelas (Classroom). Setiap siswa memiliki Akun pembelajar.

Baca juga:  Komik Bervisi SETS untuk Belajar IPA

Apa sih Akun Pembelajaran? Akun pembelajaran merupakan elektronik yang memuat nama akun (user ID) dan akses masuk akun (password) yang diterbitkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Akun ini dapat digunakan oleh peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan sebagai akun untuk mengakses layanan pembelajaran berbasis elektronik.

Cara aktivasi Akun pembelajaran @belajar.id dari Kemendikbud yaitu Dapatkan nama akun (user id) dan akses masuk akun (password). Akun pembelajaran dari operator Satuan Pendidikan di setiap sekolah. Buka halaman mail.google.com lalu masukkan nama akun (user ID) dan akses masuk akun (password) yang telah didapatkan. Kalau siswa sulit untuk aktivasi maka yang aktivasi operator sekolah atau guru kelas masing-masing. Email ini nanti yang bisa digunakan untuk masuk dalam google kelas yang dibuat oleh Guru. (tt1/zal)

Guru SDN Selokarto 03 Pecalungan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya