alexametrics

Membentuk Karakter Peserta Didik melalui Sikap Disiplin di Sekolah

Oleh ; Tri Mulyawati, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Menurut Lickonadalam (Septi, 2019) mendefinisikan bahwa pendidikan karakter sebagai upaya yang dirancang secara sengaja untuk memperbaiki karakter para siswa. Pendidikan karakter ini tidak hanya diperoleh dari lingkungan keluarga saja tetapi sekolah juga berhak dalam melaksanakan pendidikan karakter bagi siswa siswanya.

Dengan adanya pendidikan karakter di sekolah maka akan dapat membantu pembentukkan kepribadian yang baik dalam diri siswa. Pendidikan di sekolah sangat diperlukan, walaupun dasar dari pendidikan karakter adalah di dalam keluarga. Kalau seorang anak mendapatkan pendidikan karakter yang baik dari keluarganya, anak tersebut akan berkarakter baik pada tahap selanjutnya.

Guru dan peserta didik yang menjadi garda terdepan dalam dunia pendidikan sudah sepantasnya memberikan pengalaman serta ilmu yang terbaik untuk para generasi muda melalui beberapa upaya. Hal tersebut bertujuan untuk mengembangkan karakter siswa yang lebih produktif, disiplin dan lebih berwawasan luas untuk ke depannya.

Guru merupakan jantung dalam dunia pendidikan selain menjadi seorang pengajar tugas utama guru adalah sebagai pendidik yang optimal. Hal ini sangat diperlukan untuk membangun kepribadian siswa secara alami. Dengan begitu tercipta peraturan yang dikeluarkan oleh sekolah yang bertujuan mengembangkan karakter siswa melalui kedisiplinan di sekolah.

Baca juga:  Tingkatkan Kemampuan Verbal dan Perluas Kosa Kata melalui Dongeng

Disiplin merupakan suatu hal taat dan patuh terhadap nilai-nilai yang dipercaya yang merupakan tanggung jawab seseorang, kedisiplinan merupakan sikap yang jarang dimiliki oleh orang lain. Tujuan dari kedisiplinan yaitu sebagai ketetapan ataupun kemauan seseorang yang menjamin kepercayaan seseorang.

Selain itu tujuan utama dari suatu sikap disiplin adalah sebagai perintah untuk diri sendiri supaya tidak terjerumus dalam hal yang berbau negatif. Apabila kita disiplin kemungkinan besar kita bisa menahan diri kita untuk tidak terlelap lama-lama dengan hal tersebut. Selain itu kedisiplinan seseorang bisa menjadi contoh yang baik untuk masyarakat yang ada di sekitarnya, dan untuk menghilangkan kebiasaan buruk diperlukan sikap yang tegas untuk membentuk karakter peserta didik.

Baca juga:  Menulis Cerita Imajinasi dengan Gampil

Tujuan lain dari kedispilinan adalah upaya pendidik untuk menciptakan generasi yang mampu menghargai dan menghormati orang lain lewat kedisiplinan. Dengan hal itu peserta didik mampu menciptakan dasar karakter yang baru dalam hidupnya dan mampu memecahkan rasa malas. Apabila kita terus mengulur waktu maka kedisiplinan akan pudar perlahan-lahan.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi ada beberapa upaya yang harus diterapkan untuk membentuk karakter siswa melalui kedisiplinan di sekolah, antara lain : dilakukan pengecekan setiap minggu. Bagi siswa yang tidak disiplin hal ini bertujuan agar para peserta didik mampu mematuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak sekolah.

Kemudian dikenakan sanksi bagi yang melanggar. Hal ini untuk menciptakan rasa jera bagi siapapun yang melanggar. Dan semua hukuman dilakukan tanpa memandang bulu.

Selain itu, penyitaan barang, apabila terdapat peserta didik yang membawa sesuatu yang aneh dan melanggar ketentuan dari peraturan sekolah maka sudah sewajibnya barang tersebut disita.

Baca juga:  Critical Incident dalam Menulis Cerpen Berdasarkan Pengalaman Pribadi

Juga meningkatkan peraturan secara efektif. Apabila suatu sekolah memiliki peraturan yang ketat mengenai pembimbingan karakter siswa maka sudah terjamin bahwa seluruh siswa yang terlibat pasti memiliki kepribadian yang baik dan juga disiplin.

Tak kalah pentingnya, memberikan pemahaman tentang pentingnya sikap disiplin. Jika seseorang telah memiliki sikap disiplin sejak kecil maka cara pemahaman, cara berpikir dan juga cara dia berbicara akan lebih objektif dari pada orang yang kurang dalam hal disiplin. Adanya pemberitahuan ke orang tua, sehingga orang tua dapat memfasilitasi kebutuhan peserta didik sesuai dengan aturan yang telah ditentukan.

Peserta didik memiliki potensi yang cukup besar untuk terus berkembang, sudah sepantasnya kita manfaatkan perkembangan tersebut dengan hal yang berbau positif. Salah satunya adalah membangun karakter siswa melalui sekolah. (ngl3/lis)

Guru Bahasa Indonesia SMAN 1 Ngluwar, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya