alexametrics

Penerapan Budaya Kerja 5R dalam Mata Pelajaran Produktif Tata Boga

Oleh : Januwijarti, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pengertian budaya kerja menurut Supriyadi dan Triguno (2006:15) menyatakan, “Budaya kerja adalah suatu falsafah dengan didasari pandangan hidup sebagai nilai-nilai yang menjadi sifat, kebiasaan yang juga pendorong yang dibudayakan dalam suatu kelompok dan tercermin dalam sikap menjadi perilaku, cita-cita, pendapat, pandangan sera tindangan yang terwujud sebagai kerja.

“Budaya kerja adalah kebiasaan yang dilakukan berulang-ulang oleh pegawai dalam suatu organisasi, pelanggaraan terhadap kebiasaan ini memang tidak ada sanksi tegas, namun dari pelaku organisasi secara moral telah menyepakati bahwa kebiasaan tersebut merupakan kebiasaan yang harus ditaati dalam rangka pelaksanaan pekerjaan untuk mencapai tujuan.” (Hadari Nawawi, 2003:65).

Penerapan budaya kerja ini memungkinkan setiap orang bekerja secara individu namun tetap fokus pada kesuksesan sebagai sebuah tim. Kunci kesuksesan sebuah tim adalah kerja sama yang baik. Berkaitan dengan poin sebelumnya, komunikasi juga menjadi kunci penting dalam membentuk tim yang solid.

Baca juga:  Berinovasi dengan Metode Ceramah

Hal yang perlu kita sadari adalah tempat kerja merupakan cerminan pola pikir pemakainya.Tempat kerja yang tidak rapi, berantakan memperlihatkan proses kerja yang cenderung tidak baik begitu sebaliknya jika suatu tempat kerja bersih, rapi akan memperlihatkan proses kerja menjadi baik.

Dengan demikian menerapkan pembiasaan baru di tempat kerja dapat memengaruhi perilaku dan sikap kerja pekerja. Dalam hal ini adalah peserta didik SMKN 3 Magelang, sehingga menciptakan pola pikir bahwa perubahan tersebut tidak sulit untuk dilakukan namun justru mempermudah pekerjaan itu sendiri. Penerapan budaya kerja akan lebih mudah dijadikan kebiasaan sehari-hari sehingga peserta didik dalam melaksanakan tidak menjadi berat dan atas dasar iklas.

Baca juga:  Tutor Sebaya untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Inggris

Tujuan budaya kerja diterapkan di sekolah agar peserta didik memiliki budaya kerja sesuai dengan tuntutan dunia kerja sehingga memiliki kemampuan beradaptasi untuk menyesuaikan situasi kerja di dunia kerja.

Mata pelajaran Produktif Tata Boga merupakan mata pelajaran kejuruan yang diajarkan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Jurusan Tata Boga. Tata Boga merupakan salah satu Kompetensi Keahlian dari Program Kuliner dan Bidang Keahlian Pariwisata. Kompetensi Keahlian (pelajaran produktif) Tata Boga meliputi : Tata Hidang, Pengolahan dan Penyajian Makanan, Produk Cake dan Kue Indonesia, Produk Pastry dan Bakery, Produk Kreatif dan Kewirausahaan.

Mata pelajaran produktif adalah pelajaran praktik di bengkel dalam hal ini adalah dapur dimana terdapat banyak alat dari yang kecil sampai besar yang tentu saja banyak macamnya.

Baca juga:  Layanan Google sebagai Solusi dalam Pembelajaran Praktik di TKJ

Sedangkan 5R adalah Ringkas artinya memilih barang-barang secara efektif ; Rapi peralatan ditempatkan sesuai fungsinya; Resik, alat dan tempat selalu dalam keadaan bersih; Rawat alat dalam kondisi normal; Rajin setiap orang patuh terhadap kondisi yang baik. 5R ialah suatu cara untuk mengatur atau mengelola tempat kerja dalam hal ini adalah tempat praktik yang lebih baik secara berkelanjutan.

Menerapkan 5R di tempat kerja (praktik) bertujuan untuk meningkatkan budaya disiplin peserta didika dalam bekerja. Dari sisi keselamatan, perilaku dan kondisi tidak aman dapat teridentifikasi dengan mudah sehingga menurunkan potensi kecelakaan kerja. Mampu meningkatkan kualitas produk, biaya produksi, engiriman produk dan moral pekerja dalam hal ini adalah peserta didik. (mn1/lis)

Guru SMK Negeri 3 Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya