alexametrics

Aplikasi Mempelajari Asam Basa pada Kehidupan Sehari-Hari

Oleh: Ika Aryanti, S.Si., M.A

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Saat ini banyak sekali kita dapati berbagai jenis makanan/minuman. Kita harus bisa memilih makanan/minuman yang baik untuk kesehatan kita. Salah satunya, kita harus memperhatikan apakah makanan/minuman yang kita konsumsi termasuk asam atau basa.

Pengetahuan mengenai asam basa diajarkan pada mata pelajaran IPA kelas 7 SMP Negeri 3 Ampelgading, Kabupaten Pemalang. Dengan mempelajarinya, diharapkan siswa dapat menentukan makanan yang sesuai untuk kesehatan diri dan orang-orang di sekitarnya. Karena konsumsi makanan/minuman asam yang berlebihan akan memicu masalah kesehatan, diantaranya adalah gangguan asam lambung dan asam urat.

Apabila keasaman dalam tubuh meningkat, dapat menyebabkan kerusakan tulang dan otot. Beberapa bukti menunjukkan bahwa asam fosfat, umumnya ditemukan dalam soda yang lebih gelap, terkait dengan kepadatan tulang yang lebih rendah.

Beberapa dampak negatif apabila terlalu sering mengonsumsi makanan/minuman asam, telah dirangkum dalam Liputan6.com dari berbagai sumber, (Selasa, 27/8/2019). Antara lain apabila terlalu banyak minuman asam (misalnya minuman energi, cola dan jus) dapat merusak enamel gigi. Asupan asam secara teratur dalam jumlah besar dapat menyebabkan penurunan signifikan kadar glukosa serum, yang mengakibatkan hipoglikemia.

Baca juga:  Mind-Mapping Mudahkan Siswa Mengidentifikasi Energi dan Perubahannya

Hipoglikemia adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh kadar gula darah (glukosa) sumber energi utama tubuh yang sangat rendah,. Hipoglikemia sering berkaitan dengan pengobatan diabetes. Namun, berbagai kondisi salah satunya terlalu sering mengonsumsi makanan asam.

Efek samping yang terkait dengan mengkonsumsi makanan yang terlalu asam termasuk lesu, depresi, sakit kepala, jerawat, kulit kering, perubahan suasana hati, pencernaan yang buruk, kuku rapuh dan rambut, serta gusi yang sensitif. Asidosis ringan (kondisi tubuh yang asam) dapat meningkatkan radikal bebas di tubuh. Bakteri dan virus berkembang di lingkungan yang asam. Keadaan asidosis apapun akan membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi bakteri dan virus.

Terlalu banyak mengonsumsi makanan/minuman asam akan menyebabkan ketidakseimbangan pH tubuh. Tubuh terus bekerja untuk menjaga keseimbangan pH (7,35 – 7,45). Kadar pH (potential of hydrogen) didefinisikan sebagai derajat keasaman, di mana nilai pH sama dengan 7 menunjukkan keadaan netral (contoh air murni), nilai pH di bawah 7 menunjukan keadaan asam/asid, dan nilai pH atas 7 menunjukkan keadaan basa/alkali (https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/makanan-ph-basa-lebih-sehat/).

Baca juga:  Atasi Kejenuhan Belajar Daring dengan e-Komik Bioteknologi

Ketika tingkat pH turun di bawah 7,35, secara klinis tubuh mengalami asidosis dan sistem saraf pusat akan mulai tertekan. Seseorang yang memiliki asidosis berat, maka dapat menyebabkan koma dan akhirnya menjadi fatal. Dalam keadaan asidosis konstan, tubuh menggunakan mineral yang tersedia untuk membantu menyeimbangkan tingkat pH-nya.

Kalsium adalah mineral terpenting yang digunakan tubuh Anda untuk menetralkan asam. Ketika tubuh berulang kali melepaskan kalsium dari tulang, tubuh mungkin mulai mengembangkan kondisi pengeroposan tulang seperti osteoporosis.

Terdapat anggapan konsumsi pH basa baik bagi kesehatan dan dapat mencegah berbagai penyakit. Konsumsi dengan pH basa (meliputi makanan/minuman) dianggap dapat mempengaruhi pH tubuh, semakin tinggi pH tubuh maka semakin baik. Salah satu studi in vitro dapat menunjukan potensi manfaat konsumsi air dengan pH 8.8 dapat berperan sebagai penyeimbang pH pada gejala asam lambung.

Baca juga:  Belajar IPA dengan Kolaborasi Pendekatan Interaktif dan TJ

Pola konsumsi basa mendorong seseorang untuk meningkatkan konsumsi buah-buahan dan berbagai sayuran serta membatasi makanan junk food. Selain itu belum ada laporan masalah kesehatan akibat konsumsi air minum dengan pH basa. Sehingga pola konsumsi ini cenderung aman dan baik bagi kesehatan.

Ada juga jenis air minum dengan tingkat pH tinggi yang layak dikonsumsi. Air minum tersebut mengandung pH 8-9. Beberapa orang percaya bahwa air alkali dapat menetralkan kelebihan kadar asam dalam tubuh.

Mempelajari asam basa dapat diaplikasikan dalam kehidupan kita sehari-hari. Kita bisa mengetahui jenis-jenis makanan/minuman yang bersifat asam atau basa dan mengetahui efeknya bagi kesehatan tubuh kita. Selanjutnya kita bisa memilih makanan/minuman yang cocok bagi keadaan tubuh kita. (tt2/aro)

Guru IPA SMP Negeri 3 Ampelgading, Kabupaten Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya