alexametrics

Tingkatkan Minat Belajar Siswa dengan Metode Demonstrasi

Oleh : Nanik Supartini S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SALAH satu tugas sekolah adalah memberikan pengajaran kepada siswa dengan tujuan agar siswa memperoleh kecakapan, pengetahuan, dan pengembangan pribadinya. Namun dalam upaya peningkatan mutu pendidikan dewasa ini, dalam proses pembelajaran siswa kurang perhatian dan malas diajak berpikir analisis terhadap materi pembelajaran yang diajarkan (B Suryosubroto 2009:189). Hal ini ditunjukkan dengan munculnya sikap pasif, apatis, kurang peduli dan masa bodoh dari siswa.

Untuk mengatasi permasalahan di atas, yang dapat dilakukan guru adalah mengubah cara penyampaian pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher center) kepembelajaran yang berpusat kepada siswa (student center). Hal ini menghendaki bahwa dalam pengelolaan proses belajar mengajar diharapkan mampu memilih metode yang sesuai untuk digunakan agar tercipta situasi belajar mengajar yang kondusif. Cara ini bertujuan agar siswa dapat mengembangkan potensi yang ada pada dirinya secara optimal.

Baca juga:  Discovery Learning Tingkatkan Hasil Belajar Rangkaian Listrik Sederhana

Metode merupakan alat untuk mencapai tujuan pembelajaran. Sebagai alat, metode tidak selamanya berfungsi secara optimal. Banyak faktor yang dapat berpengaruhi, yang utama adalah karektistik tujuan kegiatan dan karektistik anak yang diajar. Karakterstik tujuannya adalah pengembangan kongnitif, pengembangan kreatifitas, pengembangan bahasa, pengembangan emosi, pengembangan motorik, pengembangan nilai, serta pengembangan sikap.

Untuk mengembangkan kemampuan motorik anak, dapat dipergunakan metode yang menjamin anak tidak mengalami cedera. Oleh karena itu, guru perlu menciptakan lingkungan yang aman dan menantang.

Metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan, dan aturan melakukan suatu kegiatan baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan yang sedang disajikan. Metode demonstrasi dalam hubungan dengan penyajian informasi dapat diartikan sebagai upaya peragaan tentang suatu cara melakukan sesuatu.

Baca juga:  Membudayakan Literasi Anak Berkebutuhan Khusus dengan Menumbuhkan Curiosity

Tujuan pokok penggunaan pembelajaran demonstrasi ini adalah untuk memperjelas materi dan memperlihatkan cara melakukan sesuatu atau proses terjadinya sesuatu dari guru untuk siswa. Contoh kasusnya adalah prilaku siswa yang mempengaruhi akibat pembelajaran yang tidak relevan dengan model metode pembelajaran yang diberikan oleh guru.

Dengan kata lain metode demonstrasi adalah cara mengajar dimana guru memperlihatkan kepada siswa suatu benda asli, benda tiruan atau suatu proses. Peragaan suatu proses dapat dilakukan oleh guru sendiri atau dibantu beberapa siswa, dapat pula dilakukan oleh sekelompok siswa. Dalam demonstrasi guru memperlihatkan bagaimana sesuatu harus dilakukan, misalnya KD. 3.3 Bahasa Indonesia Menggali informasi dari seorang tokoh melalui wawancara menggunakan daftar pertanyaan tema 9.

Baca juga:  Mind Mapping Tingkatkan Pemahaman Materi Gagasan Pokok Teks

Penulis sebagai guru kelas 4 di SDN 3 Kebondalem, Kecamatan Kendal, mendemontrasikan tata cara dalam mengadakan wawancara kepada seorang tokoh yang pertama disiapkan adalah pedoman wawancara yaitu isinya sepuutar pertanyaan untuk tokohnya. Metode ini dapat membantu pelajaran menjadi lebih jelas dan lebih kongkrit, sehingga diharapkan siswa menjadi lebih mudah memahami. Sehingga anak begitu senang dalam mengikuti pembelajaran tersebut. (wa1/ida)

Guru di SDN 3 Kebondalem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya