alexametrics

Belajar Rumus-rumus Trigonometri dengan Melana

Oleh: Dra. Harini

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pelajaran matematika merupakan momok bagi sebagian besar siswa. Berbagai macam materi matematika dari aritmetika, aljabar, trigonometri, kalkulus, statistika dan lain-lain dirasa sulit. Salah satu materi yang dianggap sulit adalah trigonometri.

Materi ini termuat pada KD 3.1 kelas XI semester gasal Kurikulum 2013. Materi trigonometri dirasa sulit, sebab mengandung konsep-konsep abstrak. Banyak rumus yang harus dihafal, dan menuntut kemampuan logika tinggi siswa dalam menyelesaikan soal aplikasi dan pembuktian rumus.

Karenanya, guru perlu berinovasi dengan memberikan variasi stimulus, sehingga siswa lebih mudah memahaminya. Variasi stimulus adalah keterampilan guru untuk menjaga agar iklim pembelajaran tetap menarik perhatian, tidak membosankan. Sehingga siswa menunjukkan sikap antusias dan ketekunan, penuh gairah, dan berpartisipasi aktif dalam setiap langkah-langkah kegiatan pembelajaran (Prof. Dr. H. Wina Sanjaya, M.Pd, 2013 ).

Berdasarkan fakta di lapangan, sebagian besar siswa kelas XI kurang antusias dalam mempelajari materi trigonometri. Hal ini menyebabkan, prestasi yang dicapai belum maksimal dan persentase ketuntasan belajar siswa relatif rendah. Untuk meningkatkan antusiasme, minat belajar, dan prestasi siswa pada KD Trigonometri, diperlukan inovasi dalam teknik penyampaian materi tersebut.

Baca juga:  Meningkatkan Kreativitas Siswa melalui Seni Kolase dari Cangkang Telur

Teknik penyampaian materi yang dimaksud, harus mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Salah satu inovasi tekhnik pembelajaran yang dapat diterapkan adalah Melena (menyanyi lagu sederhana).

Pembelajaran trigonometri dengan teknik melena dilakukan dengan mengemas rumus-rumus trigonometri yang sulit dihafal menjadi sebuah lagu. Guru bisa menciptakan lagu sederhana yang mudah dinyanyikan dengan lirik yang mengandung rumus-rumus penting trigonometri.

Pada kegiatan pembelajaran, guru dapat mengajak siswa menyanyikan lagu tersebut bersama-sama. Sehingga, tercipta proses pembelajaran yang menyenangkan dan memungkinkan partisipasi aktif siswa. Proses pembelajaran yang demikian, akan dapat meningkatkan antusiasme serta minat belajar.

Pembelajaran trigonometri dengan melana, dapat membuat siswa lebih cepat menghafal rumus dan mudah mengingatnya. Setelah siswa hafal rumus, maka daya nalar siswa dalam mengerjakan soal-soal trigonometri dapat lebih mudah distimulasi. Dengan begitu, siswa akan cepat mahir mengerjakan soal-soal yang memerlukan kecerdasan logika tinggi. Contohnya soal-soal yang berkaitan dengan aplikasi ataupun pembuktian rumus trigonometri.

Baca juga:  Evadikan Ampuh Memantau Pembelajaran Daring

Pembelajaran trigonometri dengan melana diawali dengan mengajak siswa menyanyikan bersama satu lagu sederhana yang diciptakan guru. Selanjutnya, guru memberikan tugas proyek dengan meminta siswa berkreasi menciptakan sendiri lagu sederhana dengan muatan rumus trigonometri.

Dalam tugas proyek tersebut, guru membebaskan siswa menentukan genre musik lagu yang akan dibuat. Siswa dapat membuat lagu dalam genre pop, regge, jazz, dangdut, dll. Satu hal yang perlu ditekankan guru, bahwa lagu yang diciptakan tidak boleh mengandung unsur SARA atau hal tidak pantas lainnya.

Tugas proyek pembuatan lagu sederhana bermuatan rumus trigonometri bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Di samping itu, lewat proses pengerjaan tugas proyek, siswa akan semakin familiar dengan rumus-rumus yang harus mereka masukkan ke dalam lirik.

Baca juga:  Problem Based Learning Tingkatkan Pemahaman Pecahan

Hal ini akan mengakselerasi kecepatan siswa menghafal rumus daripada hanya sekadar menyanyikan lagu yang diajarkan guru. Setelah seluruh tugas proyek terkumpul, guru dapat menilai, menyeleksi, dan memilih yang terbaik. Lagu terbaik ciptaan siswa, diapresiasi dengan menyosialisasikannya di kelas dan menjadikannya sarana belajar bagi siswa-siswa lainnya.

Teknik melana telah diterapkan dalam pembelajaan trigonometri kelas XI MIPA. Hasilnya, keaktifan belajar siswa meningkat dari 40 persen menjadi 100 persen dan ketuntasan belajar siswa juga meningkat dari 35 persen menjadi 88 persen. Skenario pembelajaran dengan teknik melana dapat diterapkan guru, baik dalam pembelajaran daring ataupun luring.

Dengan menggunakan teknik melana, guru dapat memfasilitasi siswa untuk belajar trigonometri kapanpun dan di manapun. Selain itu, siswa bisa mendapatkan pengalaman belajar trigonometri yang menyenangkan, seasyik kegiatan menyanyikan lagu favorit mereka. (mn1/lis)

Guru Matematika SMA Negeri 1 Dukun, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya