alexametrics

Self Regulation Meningkatkatkan Motivasi Belajar Siswa

Oleh : Nur Chaisatun, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Dua tahun siswa mengalami learning loss dan tidak mempunyai semangat belajar karena kendala yang terjadi pada saat mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kendala tersebut antara lain tidak ada sinyal, suara tidak jelas saat PJJ, baik melalui akun google class room maupun telegram. Setelah diadakan PTM terbatas ternyata belum menyelesaikan masalah.

Masih ada beberapa siswa SMAN 5 Magelang yang kurang aktif dan malas dalam mengikuti pembelajaran. Gejala yang tampak pada diri siswa saat mengikuti PTM terbatas antara lain, siswa pasif dalam mengikuti pembelajaran, kurang semangat, mengantuk. Apabila diberi pertanyaan tidak bisa menjawab. Siswa tidak mau bertanya, saat maupun setelah pembelajaran. Jika hal tersebut dibiarkan, siswa akan tertinggal dari teman lain dan hasil pelajaran tidak memuaskan. Alhasil siswa pasif dan tidak terarah.

Melihat kondisi tersebut saatnya peran guru bimbingan konseling diperlukan dalam mengatasi permasalahan tersebut. Guru bimbingan konseling harus dapat memilih formula yang tepat untuk memotivasi siswa dalam belajar agar dapat tercapai tujuan pendidikan. Motivasi belajar merupakan suatu keadaan yang terdapat pada diri seseorang individu di mana ada suatu dorongan untuk melakukan sesuatu guna mencapai tujuan, dengan motivasi belajar siswa akan mempunyai tanggung jawab untuk belajar mandiri.

Baca juga:  Pemahaman Karakter Lakon Drama Melalui Tugas Projek Video Monolog

Tujuan pendidikan akan tercapai jika siswa berusaha untuk mengoptimalkan dan mengembangkan segala potensi yang dimiliki. Pada proses pendidikan terjadi sebuah pembelajaran yang akan memberikan ilmu pengetahuan bahkan sampai dengan merubah perilaku.

Surya (2000:32) menjelaskan pembelajaran ialah suatu proses yang dilakukan oleh individu untuk memperoleh suatu perubahan perilaku yang baru secara keseluruhan sebagai hasil dari pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Dengan demikian dengan mengikuti proses pembelajaran, anak akan mengalami perubahan perilaku lebih baik dan terarah. Tujuan tersebut telah menggambarkan adanya keinginan untuk mengembangkan semua potensi yang dimiliki oleh seorang anak baik potensi secara akademik maupun potensi nonakademik seperti keterampilan.

Baca juga:  Mahir Menulis Puisi dengan Teknik Jemari

Sesuai tujuan bimbingan belajar di sekolah dengan adanya gejala gejala yang tampak pada diri siswa saat mengikuti PTM terbatas maka guru Bimbingan Konseling (BK) akan berusaha untuk menumbuhkan semangat belajar siswa. Supaya mempunyai motivasi yang tinggi dalam mengikuti PTM terbatas melalui layanan bimbingan klasikal menggunakan teknik self regulation (Schunk dan Zimmerman, 2021:37). Yakni siswa aktif dalam belajarnya, baik secara metakognitif, motivasi maupun perilaku, mereka menghasilkan gagasan, perasaan dan tindakan untuk mencapai tujuan belajar.

Dalam memotivasi belajar siswa khususnya kedisiplinan dalam belajar, tanggung jawab, semangat dalam mengikuti pembelajaran tidak cukup hanya diberi pemahaman tetapi perlu dilatih melalui kegiatan kegiatan yang harus dilakukan siswa supaya terbiasa. Sehingga setiap selesai melakukan kegiatan dapat memonitoring dan mengevalusi apa yang sudah dilakukan siswa dalam meningkatkan motivasi belajar.

Maka dari itu teknik self regulation sangat sesuai untuk meningkatkan motivasi belajar siswa agar mempunyai keterampilan dalam memotivasi belajarnya. Yaitu bisa mengetahui bagaimana merencanakan, mengorganisasikan dan mengarahkan proses mental untuk mencapai tujuan, mampu merencanakan, mengontrol waktu dan memiliki usaha terhadap penyelesaian tugas, menunjukkan usaha yang besar berpartisispasi dalam mengontrol dan mengatur tugas tugas akademik, mampu melakukan strategi disiplin.

Baca juga:  Tingkatkan Kualitas Proses Belajar Bahasa dengan Lesson Study

Dengan regulasi diri, siswa diharapkan bisa terus menerus melakukan perencanaan, memantau dan mengendalikan diri sendiri. Sehingga saat mengikuti PTM terbatas lebih aktif dan semangat, selalu memperhatikan guru saat diterangkan, mengajukan pertanyaan dan tidak mengantuk lagi.
Layanan bimbingan klasikal menggunakan teknik self regulation memberikan perubahan pada diri siswa pada saat mengikuti PTM terbatas. Siswa dapat merencanakan diri, mengontrol diri dan megevaluasi diri. Siswa aktif dan semangat dalam mengikuti PTM terbatas. Teknik self regulation dalam melaksanakan layanan bimbingan klasikal dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. (ml1/lis)

Guru Bimbingan Konseling SMA Negeri 5 Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya