alexametrics

Pembelajaran Materi Globalisasi dengan Praktik Jual Beli Online

Oleh: Indah Purwani, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan merupakan salah satu cara untuk mengubah kehidupan masyarakat dari keterbelakangan menuju kehidupan yang lebih maju. UU Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 mengamanatkan bahwa dalam kegiatan pembelajaran guru diwajibkan dapat mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran yang memugkinkan peserta didik secara aktif dapat mengembangkan potensi dirinya. Baik dalam bidang spiritual, pengetahuan maupun keterampilan.

Guru sebagai fasilitator dalam kegiatan pembelajaran mestinya dapat menciptakan situasi belajar yang kondusif. Oleh karena, itu tidak ada salahnya bila dalam proses pembelajarannya guru menggunakan metode belajar yang menarik dan menyenangkan, sehingga peserta didik terbantu untuk mencapai tujuan pembelajarannya.
Kearifan dan kreativitas guru dalam menentukan metode belajar memiliki pengaruh yang signifikan bagi peserta didik dalam menguasai indikator pencapaian kompetensi.

Salah satu KD dalam pembelajaran Sosiologi adalah globalisasi. Cakupan materi pada KD ini cukup luas, disamping itu sebagian besar materinya bercorak analisis hal tersebut membuat para peserta didik mengalami hambatan dalam belajar. Hal demikian juga terjadi pada peserta didik di sekolah penulis yakni SMAN 1 Dukun mengalami kesulitan untuk memahaminya.

Baca juga:  Mind Mapping, Belajar Stoikiometri Kimia lebih Berwarna

Menurut Edgar Dale dalam teorinya Learning Pyramid yang dimodifikasi oleh Wyatt dan Looper menyampaikan bahwa seorang individu yang belajarnya hanya melalui kegiatan membaca, otak hanya dapat mengolah informasi sebanyak 10 persen.

Akan berbeda hasilnya bila individu dalam belajarnya dilakukan dengan cara mengerjakan sesuatu hal yang bersifat nyata, melalui kegiatan tersebut kemungkinan informasi yang diperolehnya bisa mencapai 90 persen (http://arsip.madrasah.id,2017/03).

Berdasarkan teori tersebut penulis berusaha dalam melakukan kegiatan pembelajaran materi globalisasi menggunakan metode belajar sambil melakukan sesuatu hal yang bersifat nyata yakni melalui praktik jual beli online.

Jual beli online merupakan aktivitas perdagangan dalam dunia maya yang sering dilakukan oleh warga masyarakat yang “melek” teknologi. Pada saat ini di kalangan para pelajar kegiatan mereka sehari-hari tidak lepas dengan penggunaan HP, begitu pula dengan kondisi di sekolah penulis. Hampir 100 persen peserta didik memiliki HP mereka sangat gemar bermain HP baik untuk mendukung kegiatan pembelajaran maupun sekadar untuk menonton hiburan.

Baca juga:  Meningkatkan Pembelajaran Kearifan Lokal melalui Pentas Seni Budaya

Penulis melihat celah tersebut maka mempraktikkan pembelajaran materi globalisasi dengan menggunakan HP, dengan asumsi belajar pada materi yang bersifat abstrak dapat dikonkretkan menggunakan alat bantu HP. Kegiatan pembelajaran penulis awali dengan cara pertama, pemberian tugas terlebih dahulu yakni semua peserta didik diminta menyiapkan HP yang memiliki kapasitas internet.

Kedua, peserta didik diminta untuk melakukan aktivitas mengambil gambar barang hasil home industri masyarakat wilayah sekitar dan memposting gambar barang-barang tersebut dengan maksud mengiklankan atau melakukan aktivitas pembelian menggunakan aplikasi yang mereka miliki. Ketiga, pada saat kegiatan pembelajaran peserta didik diminta mempelajari materi pengertian, ciri dan faktor pendukung globalisasi. Keempat, secara berkelompok berdiskusi untuk menghubungkan materi tersebut dengan praktik jual beli yang mereka lakukan. Kelima, hasil diskusi dipresentasikan.

Baca juga:  Memahami Konflik Sosial dengan Mencari Pasangan

Ternyata dengan model ini 80 persen peserta pendidik dalam kelas dapat mengungkapkan pendapatnya berdasarkan hasil praktik jual beli online dan sekaligus dapat mengaitkan antara materi pembelajaran globalisasi dengan praktik yang mereka lakukan.

Kegiatan pembelajaran dengan model ini sangat membantu peserta didik untuk menguasai materi yang bersifat abstrak menjadi ilmu yang bersifat konkret. Dengan demikian, peserta didik di SMAN 1 Dukun menjadi lebih mudah dalam memahami materi globalisasi. (mn1/lis)

Guru Sosiologi SMAN 1 Dukun, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya