alexametrics

Pembelajaran Kontekstual Permainan Bola Besar lewat Video Sepak Bola

Oleh: Mujiyati

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Siapapun tak akan membantah kalau sepak bola adalah olahraga paling populer di planet ini. Sepak bola bisa jadi pemersatu bangsa. Sepak bola juga bisa menyebabkan nyawa seseorang bisa melayang. Apapun itu sebelum sampai sekarang ini, sepak bola dunia sudah menempuh perjalanan yang amat panjang. Sepak bola juga termasuk olahraga yang paling murah di antara olahraga yang lain. Karena sepak bola bisa dimainkan di mana saja tanpa peralatan yang khusus, seperti dimainkan di jalan yang sepi. Bisa jadi kesederhanaan itu yang membuat sepak bola sangat populer di dunia

Di sekolah, sepak bola menjadi salah satu materi yang diajarkan. Pembelajaran sepak bola walaupun populer, tapi siswa kadang kurang paham teknik dan permainannya. Di sini guru kadang merasa kesulitan saat memberikan pembelajaran tersebut. Maka salah satu cara agar siswa tetap semangat dalam memahami materi sepak bola, penulis menggunakan konsep pembelajaran kontekstual, yaitu suatu proses pendidikan yang bertujuan dan bisa memotivasi siswa untuk memahami makna materi pembelajaran dengan menggunakan video permainan sepak bola.

Baca juga:  Layanan Klasikal dengan Video SOM Lebih Menarik

Seperti ketahui, pendidikan suatu bangsa sangat ditentukan oleh cara dan teknik pendidikan yang tertata dengan baik. Karena dengan pendidikan yang tertata dengan baik dan benar sesuai dengan karakter peserta didik, maka hasilnya pun akan memuaskan. Untuk menciptakan generasi yang berkualitas adaptif dan bermoral dalam rangka mencapai tujuan pendidikan tersebut, maka seorang guru harus bisa mencari solusi terbaik untuk meraih hasil dari proses belajar tersebut.

Menurut Slameto (1995:2), seseorang dikatakan telah belajar sesuatu apabila terjadi perubahan. Menjelaskan belajar adalah salah satu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi lingkungannya. Misalnya, dari tidak dapat menghitung menjadi dapat menghitung.

Baca juga:  Mind Mapping, Belajar Stoikiometri Kimia lebih Berwarna

Untuk mewujudkan pendidikan yang berkarakter tersebut, penulis menerapkan pembelajaran contextual teacing and learning (CTL). CTL merupakan suatu proses pendidikan yang bertujuan memotivasi peserta didik untuk memahami makna materi pelajaran dengan mengkaitkan materi permainan bola besar dengan konteks kehidupan sehari-hari. Sehingga peserta didik memiliki pengetahuan/keterampilan yang secara fleksibel dapat diterapkan dari permasalahan konteks lain.

Dalam pembelajaran CTLini, sebagai media pendukung yang digunakan untuk proses belajar permainan bola besar adalah video tentang sepak bola. Jadi, penulis sebagai guru Penjasorkes SMA Negeri 1 Bringin meminta peserta didik mengamati video tentang permainan sepak bola agar bisa memahami materi tentang sepak bola tersebut.

Dengan memperhatikan video pembelajaran sepak bola tersebut, peserta didik dapat mengamati proses terjadinya gol, proses terjadinya tendangan bebas, dan proses terjadinya tendangan sudut maupun tendangan gawang. Upaya ini untuk meningkatkan kualitas diri peserta didik menjadi lebih baik dari sebelumnya. Hasil akhirnya, pembelajaran pendidikan jasmani dapat mencapai keberhasilan sesuai tujuan pembelajaran yang diharapkan. (rn1/aro)

Baca juga:  Belajar Serasa Bermain dengan Dakota

Guru SMA Negeri 1 Bringin, Kabupaten Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya