alexametrics

Belajar IPA Makin Asyik dengan Vlog

Oleh : Eko Yulianto, S. Pd. Si

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, globalisasi berkembang pesat. Tidak ada lagi pembatas bagi seseorang untuk menemukan dan mendapatkan informasi, tidak terkecuali siswa. Siswa umumnya sering menggunakan gadget untuk mengakses sosial media ataupun game online, apalagi kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring. Kenyataan ini dapat menginspirasi para guru untuk menyediakan media pembelajaran IPA yang dapat membuat siswa belajar secara aktif dan menyenangkan.

Media pembelajaran tersebut dirancang sesuai tingkat perkembangan siswa dan perkembangan teknologi di masyarakat. Media yang dirancang tersebut berisi materi pada tema yang akan dipelajari dan disajikan dalam bentuk teks, grafis, gambar, foto, audio, video dan animasi secara terintegrasi. Media tersebut dapat disajikan dalam bentuk media pembelajaran berbasis multimedia.

Berdasarkan pengamatan penulis sebagai guru IPA di SMPN 1 Mungkid, guru harus kreatif dalam mengemas media pembelajaran yang bisa mengakomodasi perkembangan multimedia siswa agar berani menyampaikan hasil pengamatan praktikum dengan berani dan lebih fleksibel. Karena kemampuan siswa pada aspek ini dalam setiap praktikum selalu rendah. Perlu adanya formula laporan pembelajaran IPA yang lebih fleksibel dan menyenangkan serta sesuai perkembangan multimedia siswa yang kekinian, yaitu dengan vlog.

Baca juga:  Hujan Datang, Droping Air Tetap Jalan

Pradana (2020:1) menyatakan kegiatan nge-vlog dapat meningkatkan rasa percaya diri anak, daya kreativitas anak lebih teruji. Terutama saat mereka mengulas materi menggunakan vlog. Kegiatan nge-vlog ini juga melatih kemampuan berbicara siswa di depan umum. Kemampuan menyampaikan hasil diskusi atau berkomunikasi sangat penting sebagai bekal siswa di abad 21. Karena dengan berkomunikasi secara efektif kita tak kalah bersaing dengan negara lain.

Komunikasi efektif yaitu komunikasi yang mampu menghasilkan perubahan sikap (attitude change) pada orang lain yang bisa terlihat dalam proses komunikasi. Redhana (2019:13) menegaskan terdapat beberapa keterampilan abad ke-21. Antara lain keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah, kreativitas dan inovasi, kolaborasi, dan komunikasi yang harus dikuasai oleh peserta didik agar dapat menghadapi tantangan di abad ke-21.

Baca juga:  Strategi Language Learning pada Kelas Rendah di Sekolah Dasar

Salah satu terobosan yang dilakukan penulis dalam membuat laporan praktikum pada materi mencangkok adalah dengan membuat format laporan vlog. Pada format laporan ini, siswa melaporkan dalam bentuk video nge-vlog dari mulai persiapan praktikum mencangkok yaitu mempersiapkan alat dan bahan, melaporkan proses pencangkokan sampai finishing praktikumnya.

Hasil praktikum setelah beberapa hari dilaporkan dalam format vlog. Arianto (2017:31) menegaskan pembuatan vlog (video blog) sangat mudah dan tidak membutuhkan biaya. Serta merupakan salah satu cara untuk khalayak dalam memamerkan karya seseorang. Dibantu kamera, perangkat lunak editing dan koneksi internet, dapat menghasilkan vlog yang menarik.

Beberapa manfaat yang diperoleh penulis dari penggunaan vlog bagi siswa dalam menyampaikan laporan hasil praktikum adalah siswa menjadi antusias dalam mempelajari materi mencangkok meskipun dalam kondisi pembelajaran daring. Siswa lebih percaya diri dalam menyampaikan ide, pendapat dan gagasan saat melakukan kegiatan mencangkok. Kreativitas siswa muncul saat proses editing video yang sangat berguna bagi bekal siswa di era digital sekarang ini. Muthmainnah (2020:135), menambahkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis informasi telekomunikasi menjadi mengasyikkan dan memberikan motivasi belajar.

Baca juga:  Tingkatkan Percaya Diri Siswa, Belajar Pahlawanku dengan Kooperatif Scramble

Vlog yang merupakan jenis media belajar dengan memanfaatkan teknologi tersebut berperan dalam peningkatan hasil belajar. Dalam praktiknya, penggunaan vlog mampu meningkatkan perfomansi atau percaya diri siswa dalam berbicara. Siswa yang memiliki percaya diri yang tinggi untuk berbahasa akan mampu menyampaikan ide, gagasan, atau pikiran dengan baik. Meskipun terkadang masih terdapat kesalahan dalam struktur kalimat yang digunakan, namun maksud dan tujuan suatu pembicaraan bisa tersampaikan.

Beberapa saran penggunaan penggunaan vlog dalam menyampaikan laporan praktikum adalah siswa dibekali pembuatan script atau naskah vlog dan melatih editing video untuk menghasilkan laporan yang baik dan sempurna. (mk2/lis)

Guru IPA SMPN 1 Mungkid, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya