alexametrics

Implementasi Program Adiwiyata Meningkatkan Kepedulian Lingkungan Sekolah

Oleh: Rr. Dwi Esti Suci Rahayu, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kondisi lingkungan hidup terus mendapat tekanan, seiring dinamika kehidupan manusia. Eksploitasi yang berlebihan telah menimbulkan kerusakan pada lingkungan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Pencemaran yang diakibatkan oleh aktivitas manusia juga semakin menambah kerusakan lingkungan. Kondisi ini tentu tidak dapat terus dibiarkan, sehingga upaya pelestarian lingkungan harus menjadi agenda prioritas.

Akpan et al (dalam Iswari dan Utomo,2017) berpendapat bahwasanya dibutuhkan tiga unsur pokok yang saling berkaitan dalam membentuk perilaku yang peduli lingkungan. Unsur-unsur tersebut adalah faktor institusional, strategi pendidikan, serta pengetahuan dan nilai. Kebijakan politik, tersedianya anggaran dan fasilitas dalam mengelola lingkungan merupakan contoh dari faktor institusional, strategi pendidikan merupakan salah satu cara yang bertujuan untuk memperluas wawasan yang dapat berpengaruh pada perilaku peduli lingkungan.

Lingkungan hidup menjadi elemen atau faktor kunci yang sangat penting bagi eksistensi manusia maupun berbagai makhluk hidup lainnya. Kepedulian warga sekolah terhadap aspek lingkungan harus mendapat perhatian tersendiri mengingat aktivitas pembelajaran di sekolah jelas membutuhkan situasi yang kondusif agar berjalan lancar, nyaman, dan menyenangkan.

Baca juga:  Pembelajaran PPKn Berbasis Kearifan Lokal

Upaya melestarikan lingkungan dalam ranah dunia pendidikan sangat penting karena bukan saja menyangkut kelestarian lingkungan, tetapi juga untuk mendukung suasana yang kondusif di lingkungan institusi pendidikan, khususnya sekolah, serta membentuk sikap dan perilaku yang pro lingkungan bagi peserta didik. Terwujudnya interaksi yang baik antara warga sekolah dengan lingkungan dapat menjadi sebuat simbios mutualisme, atau sebuah jalinan interaksi yang saling memberikan keuntungan satu sama lain secara timbal balik.

Menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.53/MENLHK/Setjen/KUM.I/9/2019 tentang Penghargaan Adiwiyata, yang dimaksud dengan Adiwiyata adalah penghargaan yang diberikan oleh pemerintah, pemerintah daerah provinsi, dan pemerintah daerah kabupaten/kota kepada sekolah yang berhasil melaksanakan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah.
Program Adiwiyata di SD Negeri 1 Limbasari direalisasikan melalui implementasi secara konseptual dan implementasi secara riil.

Baca juga:  Belajar Pasar Modal Lebih Asyik dengan Pojok Bursa

Implementasi secara konseptual dilakukan melalui internalisasi muatan tentang materi lingkungan dalam Visi-Misi sekolah, silabus maupun RPP. Visi SD Negeri 1 Limbasari adalah “Terwujudnya Warga Sekolah yang Beriman, Kompetitif, Mandiri, dan Peduli Lingkungan”. Masuknya aspek lingkungan ke dalam Visi Misi merupakan perwujudan nyata dari dua komponen program yang perlu dirumuskan agar tujuan program adiwiyata dapat terwujud, yaitu kebijakan berwawasan lingkungan dan pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan.

Implementasi Program Adiwiyata secara riil dilakukan melalui sejumlah aksi, yaitu: pemanfaatan lingkungan sekolah secara maksimal untuk mewujudkan lingkungan yang hijau dan sehat, membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat bagi peserta didik, pengelolaan sampah dan limbah, serta memberdayakan stakeholder sekolah. Berbagai upaya dan kegiatan yang telah dilakukan dalam rangka implementasi. Menurut Chaeruddin (2009:12) dalam pelaksanaan program Adiwiyata diletakkan pada dua prinsip yaitu partisipatif dan berkelanjutan.

Baca juga:  Penggunaan Layanan Website Sekolah Mempercepat Akses Masyarakat

Program Adiwiyata di SD Negeri 1 Limbasari menghasilkan berbagai manfaat positif yang secara empiris terlihat dan juga dapat dirasakan secara langsung oleh warga sekolah. Perwujudannya secara nyata terlihat dari pemanfaatan lahan secara maksimal, sehingga lingkungan sekolah menjadi hijau, bersih, sehat dan bermanfaat.

Upaya pelestarian lingkungan di sekolah agar dapat menjadi agenda prioritas dan harus dilakukan secara berkelanjutan guna mencegah dan mereduksi kerusakan lingkungan serta meningkatkan kebermanfaatan lingkungan bagi kesejahteraan dan kesehatan warga sekolah pada khusunya serta masyarakat pada umumnya. (pb2/ton)

Kepala SD Negeri 1 Limbasari Kec. Bobotsari Kab. Purbalingga

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya