alexametrics

Asyik Belajar Kingdom Plantae dengan Media Realita melalui Jelajah Lingkungan

Oleh: Budiarti, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, BIOLOGI sebagai salah satu bidang Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) merupakan mata pelajaran yang menyediakan berbagai pengalaman belajar untuk memahami konsep dan proses sains. Lebih lanjut dalam Modul Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 tahun 2016, menegaskan bahwa pembelajaran pada Kurikulum 2013 dilaksanakan berbasis aktivitas agar memberikan ruang yang cukup bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas, prakarsa, dan kemandirian yang sesuai potensi, bakat minat, dan perkembangan fisik serta psikologis.

Salah satu ruang lingkup Mata Pelajaran Biologi di kelas sepuluh semester dua adalah Kingdom Plantae atau Dunia Tumbuhan. Materi Kingdom Plantae merupakan materi yang obyeknya langsung dapat diamati menggunakan alat indra, sehingga dalam proses pembelajarannya harus memerlukan metode dan media yang sesuai. Untuk mencapai tujuan pembelajaran Kurikulum 2013 tersebut di atas, maka guru sebagai pemimpin pembelajaran harus mampu kreatif untuk menyajikan fasilitas pembelajaran, terutama media pembelajaran.

Baca juga:  Belajar Suggestion and Offer melalui Seni Peran

Pengalaman penulis dalam melaksanakan pembelajaran Kingdom Plantae telah menyajikan media pembelajaran yaitu media realita. Menurut Siti Amanah, dkk (2016) dalam Modul Guru Pembelajar Mata Pelajaran Biologi SMA Kelompok Kompetensi E tentang Media Pembelajaran, mengemukakan bahwa media realita merupakan obyek asli atau benda sebenarnya dalam bentuk utuh yang digunakan sebagai bahan belajar. Media realita merupakan alat bantu yang dapat memberikan pengalaman langsung kepada pengguna.

Implementasi pembelajaran materi Kingdom Plantae berdasarkan tujuan yang tertuang dalam Kompetensi Dasar yaitu “Mengelompokkan tumbuhan ke dalam devisio berdasarkan ciri-ciri umum, serta mengaitkan peranannya dalam kehidupan”, maka guru telah melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode observasi melalui jelajah lingkungan sekolah di taman-taman kelas dan media realita berupa obyek tumbuhan hidup.

Baca juga:  Belajar Himpunan lebih Mudah dengan Open-Ended

Sebelum kegiatan observasi terhadap media realita obyek-obyek tumbuhan,penulis menyiapkan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) yang berisi panduan bagi siswa dalam melaksanakan observasi obyek-obyek tumbuhan sesuai dengan klasifikasinya. Selain itu penulis juga memberikan penjelasan teknik kepada siswa agar kegiatan berjalan dengan tertib dan sesuai panduan.

Langkah-langkah kegiatan observasi Kingdom Plantae menggunakan media realita obyek tumbuhan meliputi: pertama, secara berkelompok siswa mengadakan jelajah lingkungan sekolah kemudian menentukan beberapa nama tumbuhan yang akan diamati; kedua, mengidentifikasi ciri-ciri yang ada sesuai dengan klasifikasinya dalam devisio, kemudian mencatat hasil pengamatannya sesuai petunjuk dalam Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD); ketiga, siswa mempresentasikan hasil observasi hasil jelajah lingkungan; keempat, membuat laporan hasil observasi sebagai tugas individu di rumah dengan bentuk karya laporan sesuai minat siswa, dengan memilih salah satu bentuk karya, antara la in Aestetic Note, Power Point, poster digital ataupun infografis.

Baca juga:  Pembelajaran Busana Jawa dengan Metode Scaffolding-Learning

Pembelajaran Kingdom Plantae menggunakan media realita objek tumbuhan melalui jelajah lingkungan sekolah yang diterapkan di SMAN 8 Purworejo telah membuahkan hasil, yaitu melalui media realita obyek tumbuhan mampu memberikan pengalaman belajar langsung (Hands on Experience); siswa dapat memanfaatkan obyek nyata tumbuhan sebagai sumber informasi dan pengetahuan, meningkatnya motivasi dan rangsangan kegiatan belajar; membawa pengaruh terhadap perkembangan psikologis yaitu siswa belajar dengan asyik, menyenangkan dan gembira; berkembangnya potensi berkarya sesuai karakter masing-masing siswa; serta meningkatknya pemahaman materi Kingdom Plantae. Dengan demikian pembelajaran yang dibantu menggunakan media realita telah mampu mewujudkan tujuan pembelajaran sesuai Kurikulum 13 serta mengemban amanah pembelajaran yang berpihak pada murid dalam rangka mengembangkan potensi setiap individu siswa. (p8.2/zal)

Guru SMAN 8 Purworejo

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya