alexametrics

Mudah Menganalisis Struktur dan Kebahasaan Teks Editorial melalui Membaca Koran Digital

Oleh : Yuli Mardiana, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kemajuan teknologi membawa perubahan besar pada semua bidang. Hampir semua kegiatan tidak lepas dari media elektronik. Tidak pernah terbayangkan secepat ini media digital menguasai kehidupan kita. Tidak terkecuali dunia pendidikan.
Oleh sebab itu guru dituntut untuk memilih dan memilah media yang tepat untuk menyampaikan materi kepada para peserta didik, apalagi dalam pembelajaran transisi dari daring menuju PTM penuh.

Proses tersebut ditandai dengan pelaksanaan pembelajaran separo kelas melaksanakan tatap muka, separo lagi melaksanakan pembelajaran daring. Maka pembelajaran tersebut menuntut penggunaan media yang mampu meningkatkan kreativitas bagi semua peserta didik di SMAN 5 Magelang. Langkah tersebut dilakukan agar akhir pembelajaran peserta didik mampu menganalisis materi yang sudah dirancang oleh guru.

Pembelajaran bahasa Indonesai baik daring, luring maupun irisan keduanya, tidak menjadikan buku sebagai media satu-satunya yang dapat memerlancar kegiatan pembelajaran. Sumber lain seperti koran dan majalah, bukan lagi menjadi opsi utama bagi peserta didik masa sekarang.

Materi KD 3.6. Menganalisis struktur dan kebahasaan teks editorial kelas XII, bukanlah hal mudah dipahami oleh peserta didik. Pembahasan materi ini berkaitan dengan media koran atau majalah. Peserta didik dituntut memahami karakter teks editorial dari berbagai media masa, baik dari segi struktur maupun kebahasaan. Melihat kedekatan peserta didik dengan gawai maka koran ekektronik merupakan pilihan yang tepat sebagai media dalam pembahasan materi teks editorial.

Baca juga:  Pembelajaran Fisika di Era Globalisasi

Menurut KBBI teks editorial adalah artikel dalam surat kabar atau majalah yang mengungkapkan pendirian editor atau pimpinan surat kabar (majalah) tersebut mengenai beberapa pokok masalah. Nama lain teks editorial adalah Tajuk, Tajuk Rencana atau Opini Redaktur. Dalam buku Bahasa Indonsia Kelas XII (Maman Suryaman, dkk, 2018:86) teks editorial disebut juga artikel utama yang ditulis oleh redaktur koran yang merupakan pandangan redaksi terhadap suatu peristiwa(berita) aktual/sedang menjadi sorotan, fenomenal dan kontrofersial (menimbulkan perbedaan pendapat).

Teks editorial dapat diasumsikan sebagai sikap institusi media massa terhadap peristiwa yang dibahas dalam editorial.Teks editorial merupakan berita utama headline news sebuah koran atau majalah. Teks tersebut juga terdapat dalam koran digital.

Baca juga:  Bagaimana Menjadi Guru Profesional di Era Disrupsi Teknologi

Koran elektronik atau koran digital adalah surat kabar dalam format elektronik yang dapat diakses dengan komputer atau ponsel cerdas. Karena perkembangan teknologi, koran yang hanya berbentuk cetak, kini tersedia versi digital atau elektronik dari versi cetak tersebut (Wikipedia).

Media elektronik antara lain, ePaper Kompas, ePaper Koran Tribun, Koran Nasional, Media Indonesia, Jawa Pos Digital dan lain-lain. Sebuah koran profesional akan memuat editorial sebagai berita utama.

Bagaimana penggunaan koran digital dalam pembelajaran teks editorial? Penggunaan koran digital dalam pembelajaran KD 3.6 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks editorial pada pembelajaran daring sangat membantu guru dan memermudah siswa dalam menyelesaikan tugas terstruktur. Sedang guru akan lebih mudah menjelaskan materi struktur dan kebahasaan teks editorial dengan menyediakan editorial dari media elektronik/digital yang sudah diunduh dalam pembelajaran model discovery learning pada akun telegram atau scoology.

Adapun langkah yang perlu dilakukan guru, menyampaikan KD 3.6 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks editorial dan tujuan pembelajaran, guru menampilkan teks editorial dari koran digital, peserta didik membaca dan mendiskusikan isi editorial secara individu/kelompok.

Baca juga:  Pengaruh Budaya Disiplin Terhadap Hasil Belajar Siswa SD

Selanjutnya guru memberikan arahan agar peserta didik menganalisis unsur struktur (pengenalan isu, penyampaian argumen, penegasan/simpulan kemudian unsur kebahasaan) pada 40 menit petama.

Karakter kebahasaan editorial yang dimaksud antara lain : memenuhi kaidah bahasa yang benar, cerdas dan ilmiah. Ciri kebahasaan yang lain meliputi, kalimat retoris, kata populer, kata ganti penunjuk dan konjungsi (Maman Suryaman, dkk, 2018). Selanjutnya peserta didik menemukan struktur dan kebahasaan teks editorial yang ditampilkan guru.

Pada jam kedua (40 menit) peserta didik diberi tugas menganalisis editorial lain yang terdapat pada sebuah koran digital. Kemudian peserta didik mengunduh salah satu editorial dari koran digital yang dimaksud atau di-screenshot/difoto, selanjutnya dengan mudah dan cepat peserta didik mengerjakan tugas menganalisis teks editorial sampai menemukan struktur dan ciri kebahasaan teks editorial. Koran digital meningkatkan kompetensi menganalisis struktur dan kebahasaan teks editorial. (lm2/lis)

Guru SMA Negeri 5 Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya