alexametrics

Dukungan Orangtua dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Anak Sekolah Dasar

Oleh: Bukhori, S.Pd.SD.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pada dasarnya, gemar membaca buku merupakan kunci dasar akademis. Sekolah tentu menyadarinya. para pendidik mengupayan yang terbaik bagi peserta didiknya. Namun, dukungan orangtua untuk membantu anak dalam membentuk kebiasaan membaca juga penting dimulai sejak dini. Salah satu cara untuk membentuk kesukaan membaca pada anak adalah terus mendampinginya saat membaca buku.

Dengan kemampuan membaca yang terus meningkat, maka pilihan buku bacaan untuk belajar membaca bagi anak SD pun semakin bervariasi. Dilansir dari Hello Sehat yang mengutip Kids Health, orangtua pun perlu memperkenalkan berbagai ragam buku bacaan pada anak. Saat membaca bersama atau membacakan sebuah buku untuk anak, pisahkan buku ke dalam dua jenis, yaitu buku yang bisa dibaca anak secara mandiri dan buku yang satu level lebih tinggi dari kemampuan anak membaca.

Dalam belajar membaca bagi anak SD, tujuan dipisahkannya buku bacaan ke dalam dua jenis ini tentu agar membantunya meningkatkan kemampuan membaca. Anak bisa secara mandiri membaca beberapa judul buku yang memang sudah pernah dibaca bersama atau orangtua bacakan.

Baca juga:  Alat Bantu Bilbul dengan Manik-Manik Lebih Bersemangat Belajar Matematika

Sementara itu, buku baru yang mungkin lebih rumit dan kompleks bisa dibaca bersama agar orangtua bisa membantunya saat anak tidak memahami isi bacaan atau menemui kosakata yang baru. Untuk topik dari buku bacaan, usahakan untuk memilih topik yang sekiranya akan disukai anak.

Tentu anak SD lebih bersemangat belajar membaca dengan topik yang disukainya dibanding dengan topik yang lain. Sebagai contoh, jika orangtua tahu anak menyukai buku bertemakan olahraga, pilih buku-buku tentang olahraga, sejarah olahraga tertentu, atau bahkan tokoh terkenal dalam bidang tersebut.

Biasanya, semakin bertambah usia anak, semakin luas pula ketertarikannya pada berbagai topik. Orangtua bisa membelikan buku bacaan baru dengan topik lain saat ia mulai menunjukkan minatnya. Jika anak menunjukkan ketertarikannya pada seorang penulis, orangtua juga bisa mendorong anak yang duduk di bangku SD untuk belajar membaca dari semua buku yang ditulis oleh penulis tersebut.

Baca juga:  Gerakan Literasi Pendidikan Anak Usia Dini di Masa Pandemi

Pilihan buku yang mungkin disukai anak biasanya buku biografi dari orang terkenal, buku tentang anak dalam memecahkan masalah, tentang misteri, atau tentang fantasi dan science-fiction. Cobalah untuk menggali lebih dalam mengenai kegemaran anak sehingga orangtua bisa menentukan buku yang sesuai dengan minatnya.

Dilansir dari sehatq yang mengutip National Institute for Literacy Amerika Serikat, berikut ini sederet langkah yang bisa dilakukan para orang tua di rumah, untuk mendukung belajar membaca anak SD. 1) Sering berbicara pada anak, untuk membangun kemampuan mendengarkan dan berbicaranya. 2) Membacakan buku untuk anak. 3) Membaca buku bersama anak. Jelaskan tentang kata-kata di dalam bacaan, dan jalan ceritanya. 4) Bantu anak mengetahui huruf dan bunyinya dengan tepat. 5) Biarkan anak memilih buku yang ingin ia baca. 6) Mengenal dan menghafal kosakata. 7) Belajar membaca kata per kata. 8) Meminta anak untuk membaca sendiri cerita dari buku.

Baca juga:  Aktualisasi Tutor Sebaya Dengan Daring Saat Pandemik

9) Membimbing anak untuk membaca buku pelajaran dari sekolah. 10) Melafalkan setiap huruf, dan mintalah anak untuk menuliskannya. 11) Melakukan permainan menyusun suku kata menjadi kata bermakna. 12) Minta anak membaca apa yang Anda tulis di kertas. 13) Meminta untuk mengulang sebuah paragraf beberapa kali, jika sudah cukup lancar membaca.

Ketika anak kesulitan membaca, jangan langsung memarahinya. Berilah pengertian pada anak untuk lebih berusaha lagi dan rajin belajar. Anda juga bisa membelikan buku belajar membaca anak SD yang mudah dimengerti oleh si kecil.Dalam buku belajar membaca anak SD, sebaiknya terdapat gambar-gambar yang menarik agar anak bersemangat untuk berlatih membacanya. (pb2/ton)

Guru SDN 1 Wonosari, Kec. Pegandon, Kab. Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya