alexametrics

Asyiknya Klasifikasi Makhluk Hidup melalui Pembelajaran TSFS dengan Diagram Roundhouse

Nurul Hidayati, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Orientasi pembelajaran saat ini lebih ditekankan pada apa yang dapat dilakukan oleh siswa, bukan apa yang dapat dilakukan guru. Oleh karena itu, dalam pembelajaran seharusnya lebih banyak memberikan peluang keaktifan siswa untuk memperoleh informasi/pengetahuan.

Guru memiliki peran penting dalam memfasilitasi, memotivasi dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpikir, bernalar, berkolaborasi, dan mengkonstruksi pengetahuan sesuai minat dan kebutuhannya.

IPA sebagai salah satu mata pelajaran yang memiliki kompleksitas tinggi yang merupakan gabungan antara ilmu fisika, kimia, biologi dan ilmu bumi dan antariksa, seringkali dianggap sulit dipelajari oleh siswa.

Penyajian pembelajaran IPA di SMPN 1 Kota Mungkid terkadang terkesan monoton dengan teacher centered karena dikejar target materi yang kompleks. Sehingga membuat siswa bosan dan mengantuk. Siswa kurang diberikan kesempatan beraktivitas. Pemahaman siswa terhadap konten materi pembelajaran yang dipelajari juga sangat kurang.

Ketika siswa diminta mengulangi kembali konsep yang diajarkan, sebagian besar tidak dapat dan harus membuka buku terlebih dahulu. Maka diperlukan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar. Serta dapat meningkatkan kemampuan mengorganisasi materi dalam bentuk gambar/ikon tertentu sehingga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran dan akhirnya dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Baca juga:  Tuntut Guru Bahasa Inggris Kreatif dalam Pembelajaran Daring

Metode pembelajaran kooperatif Two Stay Four Sray (TSFS) dengan diagram roundhouse salah satu metode pembelajaran yang dapat mencapai tujuan tersebut.

Pembelajaran kooperatif bertujuan meningkatkan pencapaian akademik, meningkatkan rasa toleransi dan menghargai perbedaan, serta membangun ketrampilan sosial peserta didik (Arend, 2007 dalam Metodologi Pembelajaran IPA: 53).

Metode pembelajaran kooperatif TSFS mempunyai sintaks meliputi : fase 1 menyediakan objek dan perangkat, fase 2 menyajikan informasi. Fase 3 mengorganisasi siswa dalam belajar kelompok. Fase 4 membimbing bekerja dan belajar. Fase 5 evaluasi, fase 6 mengenali prestasi. Sintaks-sintaks pada pembelajaran kooperatif TSFS memberikan kesempatan pada siswa untuk lebih banyak berkolaborasi dengan siswa lain.

Diagram roundhouse berbentuk bangunan lingkaran berkerangka pusat tema di tengah dan terbagi menjadi lima sampai tujuh bagian luar yang berderet. Dan merupakan bentuk dari prinsip konstruktivisme karena siswa meletakkan ide-ide pokok dalam kata-katanya sendiri dan menempatkan sesuai kehendaknya.

Baca juga:  Kartu Hukum Bacaan “Lam” dalam Ilmu Tajwid Pembelajaran PAI dan BP

Salah satu keuntungan pembelajaran dengan diagram roundhouse adalah meningkatkan proses kognitif khususnya menganalisis. Siswa dilatih memecah-mecah materi menjadi bagian penyusunnya dan menentukan hubungan antarbagian itu serta hubungan antara bagian-bagian tersebut dan keseluruhan struktur atau tujuan.

Perpaduan antara pembelajaran kooperatif TSFS dan penggunaan diagram roundhouse di SMP Negeri 1 Kota Mungkid pada materi Klasifikasi Makhluk Hidup mata pelajaran IPA kelas tujuh, sangat membantu siswa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan meningkatkan kompetensi pengetahuan serta prestasi siswa.

Pembelajaran kooperatif TSFS dengan diagram roundhouse dapat meningkatkan kerja sama siswa. Yaitu dengan menetapkan dua orang yang tetap tinggal (stay) pada kelompoknya dan empat orang lainnya berkunjung ke kelompok lain.

Baca juga:  Klasifikasi Makhluk Hidup Gunakan LKS Berbasis CTL

Dua anggota kelompok yang tetap tinggal di tempat (stay) dapat lebih memahami materi karena harus melaksanakan presentasi kepada setiap tamu yang berbelanja/berkunjung. Selain itu juga melatih percaya diri dan terampil melakukan presentasi. Bagi siswa yang berkunjung/bertamu (stray) dapat memperoleh banyak informasi yang berbeda dari setiap kelompok.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran kooperativ TSFS dengan diagram roundhouse dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas tujuh SMP Negeri I Kota Mungkid .

Untuk memperoleh hasil yang optimal, penerapan pembelajaran kooperatif TSFS dengan diagram roundhouse ini harus mengutamakan peran aktif siswa. Guru memberikan pendampingan yang intensif terutama pada saat pemecahan materi diagram roundhouse dan keterlaksanaan pembelajaran kooperatif TSFS yang efektif dan efisien. (mk1/lis)

Guru SMP Negeri 1 Kota Mungkid, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya