alexametrics

Peran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan dalam Pengembangan Karakter Siswa

Oleh : Ary Widijatmoko,S.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan Jasmani merupakan salah satu mata pelajaran di sekolah. Sebagai media pendorong untuk melatih perkembangan motorik, kemampuan fisik, pengetahuan, sikap sportifitas, pembiasaan pola hidup sehat dan pembentukan karakter dalam usaha mencapai tujuan pendidikan nasional.

Departemen Pendidikan Nasional tahun 2006 mendefinisikan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan merupakan satu mata ajar yang diberikan di suatu jenjang sekolah tertentu yang merupakan salah satu bagian dari pendidikan keseluruhan untuk mengembangkan fisik, mental, sosial dan emosional yang serasi, selaras, dan seimbang.

Sukintaka ( 1992 : 12 ) menyatakan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan yaitu mengembangkan kebugaran jasmani, mental, sosial, serta emosional bagi peserta didik dengan wahana aktivitas jasmani.

Pengertian Pendidikan Karakter menurut para ahli diantaranya dari T.Ramli ( 1998 : 25 ) adalah pendidikan yang mengedepankan esensi dan makna terhadap moral dan akhlak sehingga hal tersebut akan mampu membentuk pribadi peserta didik yang baik. Menurut Thomas Lickona ( 2002 : 49 ) pendidikan karakter adalah suatu usaha yang disengaja untuk membantu seseorang sehingga ia dapat memahami, memperhatikan, dan melakukan nilai-nilai etika yang inti. Pendidikan karakter berfungsi untuk membentuk karakter seseorang peserta didik sehingga menjadi pribadi yang bermoral, berakhlak mulia, bertoleransi, tangguh dan berperilaku baik.

Baca juga:  Belajar Membaca Puisi lebih Menarik dengan Medote Imod

Adapun karakter yang dikehendaki lewat pendidikan yaitu karakter yang bersumber dari agama, budaya, dan Pancasila yaitu nilai-nilai religius, kejujuran, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, kemandirian, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai ,tanggung jawab, peduli lingkungan, dan kepekaan sosial.

Seperti kita ketahui proses globalisasi secara terus menerus berdampak perubahan karakter masyarakat Indonesia. Seperti sikap individu dan mementingkan kelompok sendiri, cuek dan acuh tak acuh terhadap lingkungan, ancaman narkotika dan obat-obatan terlarang, pergaulan bebas sampai pada ancaman disintegrasi atau perpecahan dalam masyarakat bahkan sampai bangsa.

Pendidikan merupakan satu ikhtiar untuk menanamkan nilai-nilai moral dan pembentukan karakter peserta didik. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan merupakan salah satu bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan maka proses dan pelaksanaan pendidikan jasmani yang baik akan menghasilkan peserta didik yang memiliki moral dan karakter yang baik.

Baca juga:  Percobaan Sains Sederhana Usir Kebosanan Belajar Anak Selama Daring

Adapun nilai-nilai pendidikan karakter yang dapat kita peroleh dari kegiatan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan adalah: 1) Religius, sebelum dan sesudah melaksanakan pembelajaran olahraga, siswa akan melakukan doa bersama sesuai agama dan keyakinan masing-masing. 2) Disiplin, dalam kegiatan belajar mengajar olahraga, baik teori maupun praktik siswa tepat waktu dalam mengawali dan mengakhiri sesuai jam pelajaran.

3) Kejujuran. Dalam kegiatan praktek olahraga, para siswa diajarkan untuk berbuat jujur, menaati tata tertib kegiatan belajar mengajar penjaskes. 4) Kerja Keras, dengan melakukan pembelajaran praktek olahraga, maka para siswa belajar untuk bekerja keras menguasai materi yang diajarkan Bapak/ Ibu guru. 5) Toleransi. Siswa yang memiliki latar belakang berbeda dari budaya, dan agama dapat melaksanakan kegiatan bersama secara selaras dalam pembelajaran olahraga. 6) Kreatif. Siswa dituntut kreatif memecahkan permasalahan yang ada dalam kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan, misalnya dalam sepak bola ketika lawan memiliki pertahanan yang baik bagaimana cara membongkar pertahan tersebut.

Baca juga:  Problematika Pendidikan Agama Islam di Masa Pandemi

7) Kemandirian. Dalam pembelajaran olahraga, siswa dilatih mandiri dalam menguasai pengetahuan dan keterampilan. Misalnya menambah latihan sendiri di rumah. 8) Demokratis. Siswa diajarkan memilih materi pembelajaran olahraga, dengan dipandu guru dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. 9) Cinta tanah air. Setelah berdoa, siswa menyanyikan lagu Indonesia Raya untuk melatih rasa kebangsaan dan mencintai tanah air dan negara Indonesia.

Demikian beberapa nilai-nilai yang terkandung dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan sesuai tujuan pendidikan secara keseluruhan dan pengembangan pendidikan karakter. Sehingga dengan dilaksanakannya pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan secara baik diharapkan para siswa memiliki moral dan karakter yang baik. (tt2/fth)

Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan SMK N 3 Jepara

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya