alexametrics

Nilai Moral Romeo and Juliet sebagai Sumber Belajar Siswa

Oleh: Ariejaya Awan Lactea

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Nilai moral (moral value) adalah sesuatu yang melekat dalam sisi kehidupan manusia ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Driyarkara berpendapat nilai moral adalah suatu gambaran objektif terhadap tindakan manusia dalam menjalankan rutinitas kehidupan. Dengan arti moral kerap dikaitkan kodrat dan hakekat manusia yang ingin hidup nyaman dan tentram (Driyakarya dalam M.Prawiro : 2020). Senada Sonny Keraf berpendapat nilai moral sebagai segala sesuatu yang bisa digunakan dasar menilai perbuatan seseorang yang dirasakan baik atau buruk dalam sebuah masyarakat (Sonny Keraf dalam M.Prawiro : 2020 )

Mengaju penjelasan di atas materi yang mengandung nilai moral dapat kita ambil dari berbagai sumber bahan pelajaran. Diantaranya teks naratif , novel , drama , film dan sebagainya. Materi-materi tersebut diaplikasikan melalui materi teks review untuk sebuah karya sastra dan lain-lain yang diajarkan kelas 12 semester genap untuk mata pelajaran Bahasa Inggris LM (mata pelajaran bahasa dan sastra inggris), termasuk di sekolah penulis, SMA Negeri 1 Wirosari, Kabupaten Grobogan.

Baca juga:  Strategi Language Learning pada Kelas Rendah di Sekolah Dasar

Cerita Romeo and Juliet salah satu karya sastra yang bisa digunakan sebagai sumber belajar dalam proses belajar mengajar. Cerita Romeo and Juliet merupakan karya sastra yang terkenal di dunia. Karya seorang sastrawan Inggris yang sangat termasyur, William Shakespeare. Didalamnya berisi cinta yang memegang peranan penting dalam seluruh aspek.

Adapun definisi cinta adalah sesuatu sikap yang ditunjukkan dari seseorang kepada orang lain yang memiliki nilai sebagai sesuatu yang istimewa, mempengaruhi pikiran dan tingkah laku. (Robin dalam Attariq : 2021).

Di dalam cerita Romeo and Juliet , William Shakespeare berhasil memberikan contoh tentang betapa penting dan berharganya arti cinta dalam sisi kehidupan manusia di dunia. Melalui perjuangan dari tokoh Romeo and Juliet dalam mempertahankan cinta mereka yang suci dan murni.

Baca juga:  Pembelajaran Puisi dengan Teknik MDM

Perjuangan kedua tokoh tersebut (Romeo and Juliet) banyak dirintangi kebencian. Disebabkan perdaban kuno yang berasal dari nenek moyang orang tua kedua tokoh tersebut. Tetapi dengan perjuangan gigih dan ilhami rasa cinta mendalam, akhirnya cerita ini diakhiri dengan hilangnya kebencian dari kedua belah pihak. Meskipun kematian dari Romeo and Juliet sebagai taruhannya. Justru kematian yang diwarnai dengan cinta itulah yang menyebabkan kebencian tersebut hilang.

Dari uraian cerita Romeo and Juliet dapat kita ambil sebuah nasehat berharga. Cinta memang memainkan peranan penting dalam segala sisi kehidupan manusia. Segala perbuatan atau tindakan yang di dasari dengan cinta tulus akan menghasilkan buah yang baik. Yang tidak kalah penting, cinta dapat menghilangkan rasa kebencian kepada diri seseorang.

Baca juga:  Book Game Melecutkan Kemampuan Memahami Bacaan Bahasa Inggris

Hal tersebut senada dengan perintah tuhan kepada hamba-Nya untuk saling menyayangi, dan mecintai. Sebab, itu adalah salah satu indikator untuk mencapai kesuksesan baik di dunia maupun di akhirat. (*/fth)

Guru Bahasa Inggris SMAN 1 Wirosari, Kabupaten Grobogan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya