alexametrics

Tingkatkan Hasil Belajar PPKn Melalui Cooperative Script

Oleh: Drs. Sodikin

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pada pembelajaran PPKn selama ini, meode yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran masih menggunakan metode ceramah. Metode pembelajaran tersebut dianggap kurang mengeksplorasi wawasan dan pengetahuan peserta didik.

Guru kurang mampu dalam menstimulus peserta didik untuk menemukan sendiri masalah yang ada pada materi pembelajaran, pengelolaan dan pengawasan kelas. Guru kurang mampu mengarahkan peserta didik yang kurang pintar untuk terlibat aktif dengan bekerja sama dalam kelompok.

Proses pembelajaran akan lebih hidup dan menjalin kerja sama dengan baik apabila anak dilibatkan secara langsung dalam proses pembelajaran, peranan guru dalam kegiatan tersebut hanya membimbing serta mengarahkan anak.

Metode pembelajaran yang saat ini banyak digunakan untuk mewujudkan kegiatan belajar mengajar yang berpusat pada peserta didik adalah model pembelajaran Cooperative Learning, terutama untuk mengatasi permasalahan yang ditemukan guru dalam mengaktifkan peserta didik, yang tidak dapat bekerja sama dengan orang lain.

Baca juga:  Duh, Susahnya Pelajaran Bahasa Inggris

Herawan Dedi (2006:89) menyatakan “pembelajaran cooperative adalah suatu kondisi pembelajaran yang dengan segala upaya setiap individu mendukung dan didukung oleh individu lainnya dalam pencapaian tujuan”. Tujuannya untuk menyakinkan masing-masing kelompok agar melakukan keterampilan yang benar. Salah satu metode dalam Cooperative Learning adalah pembelajaran Cooperative Script.

Menurut Agus Suprijono (2013:43), Cooperative Script merupakan metode pembelajaran berpasangan dan berkelompok dimana peserta didik bekerja berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan, bagian-bagian dari materi yang dipelajari. Sementara itu, Robert (2013:175) menyatakan bahwa metode pembelajaran Cooperative Script juga dapat meningkatkan daya ingat peserta didik.

Melalui model pembelajaran ini, diharapkan peserta didik dapat menghilangkan kejenuhan pada saat mengikuti proses pembelajaran serta berpikir secara mendalam tentang apa yang telah dijelaskan atau dialami. Sehingga peserta didik diharapkan tertarik untuk mengulang pengajaran di rumah untuk mempersiapkan diri mengikuti pelajaran di kelas pada pertemuan berikutnya.

Baca juga:  MPLS sebagai Media Pembentukan Karakteristik Siswa

Salah satu materi kelas XI yang kami terapkan dalam metode ini adalah menelaah ancaman terhadap integrasi nasional. Adapun langkah-langkah pembelajaran Cooperative Script di SMAN 3 Pemalang yaitu di antaranya sebelum pembelajaran dimulai terlebih dahulu guru mengawali dengan menyampaikan kompetensi yang harus dicapai dan memotivasi peserta didik dengan cara mengenalkan bentuk-bentuk ancaman terhadap integrasi nasional dalam berbagai bidang.

Sebelum guru menjelaskan materi pelajaran, guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memahami LKS yang telah disediakan. Selanjutnya guru menyuruh peserta didik bekerja sama dengan teman sekelompok yang sudah ditentukan untuk melakukan pembelajaran sesuai prosedur yang ada pada LKS.

Setelah mereka menemukan jawabannya, guru menunjuk setiap kelompok untuk memilih dua orang yang mewakili kelompoknya untuk mempresentasikan hasil kerja mereka, yang mana seorang berperan sebagai pembicara dan yang satunya lagi sebagai pendengar. begitu juga dengan kelompok lainnya akan mendapat peran yang sama.

Baca juga:  Model Pembelajaran STAD Tingkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Mapel PPKn

Setelah selesai mempresentasikan hasil kerjanya, kemudian guru menunjuk beberapa orang peserta didik untuk menyimpulkan pelajaran melalui bimbingan guru. Setelah itu guru memberikan kuis secara individual dengan jumlah soal lima buah.

Berdasarkan hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa penerapan model Cooperative Script dapat meningkatkan hasil belajar PPKn dan keaktifan peserta didik SMAN 3 Pemalang dalam kelompoknya.

Namun demikian untuk menerapkan metode ini guru perlu membimbing semua peserta didik lebih intensif dan memberikan arahan sehingga semua peserta didik dapat lebih mendapatkan hasil yang memuaskan pada saat melaksanakan pembelajaran. (bk2/lis)

Guru PPKn SMAN 3 Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya