alexametrics

Peningkatan Hasil Belajar IPA melalui Metode Inkuiry

Oleh: Rodiyati,S.Pd.SD.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MATA pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tidak dapat dilepaskan dari kejadian sehari-hari. Hal ini membuktikan betapa pentingnya IPA dalam pembelajaran khususnya di SD yang notabene merupakan dasar dari pendidikan.

Sebagai seorang guru kita dituntut untuk selalu dapat menyampaikan materi pelajaran dengan baik.Maksudnya adalah siswa harus paham dan dapat mengunakan ilmu tersebut baik sekarang maupun yang akan datang dalam kehidupan sehari-hari. Guru berkewajiban membimbing dan mendorong siswa dalam pencapain tersebut. Karena guru selain sebgai pendidik juga sebagai orang tua di sekolah.Hal ini menunjukan bahwa peranan guru sangat penting terutama untuk anak Sekolah Dasar.

IPA merupakan mata pelajaran yang mempelajari alam dan lingkungan sekitar. IPA penting bagi siswa karena dengan IPA,diharapkan siswa dapat mengenal lingkungan dan sumber daya yang ada di sekitarnya,sehingga dapat memanfaatkan sumber daya alam dengan sebaik-baiknya dan dapat menjaga serta melestarikannya.

Baca juga:  Penggunaan Model Think Pair Share untuk Tingkatkan Hasil Belajar IPA

Pembelajaran IPA sering kali masih berupa penanaman konsep atau prinsip tanpa melalui proses penemuan dan penyelidikan yang melibatkan siswa. Di lain sisi penggunaan media pun terbatas pada media-media konvesional yang tidak melibatkan atau memberi kesempatan kepada siswa untuk menjawab secara langsung permasalahan yang mereka alami. Padahal sebenarnya apabila seorang guru mampu menggali dan memaksimalkan potensi siswa dalam belajar dengan memanfaatkan lingkungan yang ada untuk pembelajaran. Penulis yakin siswa akan lebih tertantang,bersemangat, dan senang dalam belajar.

Untuk muatan pelajaran IPA materi kelas VI tentang Hubungan antara ciri-ciri khusus yang dimiliki hewan dan lingkungan hidupnya di SD Negeri 1 Banjarkerta nilai rata-rata kelas masih rendah. Hal ini mendorong penulis dalam meningkatkan hasil belajar menggunakan metode yang berbeda dengan metode sebelumnya yaitu metode Inquiri.

Baca juga:  Mengenal Lebih Dekat Keberagaman Budaya Bangsa dengan Pembelajaran Video

Nasution(2018) mengatakan metode Inquiri adalah suatu proses belajar yang memberikan kesempatan kepada murid untuk dapat menguji dan menafsirkan permasalahan secara sistimatik besertadengan konklusi yang bisa dibuktikan.

Sedangkan Sri Anitah (2001) memberikan pengertian bahwa metode inkuiri adalah bentuk perluasan metode discoveri yang berarti proses mental dalam mendorong peserta didik untuk menjawab problema,merancang eksperimen ,mengumpulkan data,melaksanakan eksperimen,membuat kesimpulan serta mampu untuk manganalisisnya.

Sementara Sund (dalam Trianto; 2009) memberikan pengertian bahwa metode inkuiry adalah perluasan proses discovery yang digunakan lebih mendalam,atau secara umum yang dapat dilakukan manusia untuk mencaridan memahami informasi yang didaptkan.

Adapun langkah-langkah atau strategi pembelajaran inquiri meliputi orientasi,merumuskan masalah,merumuskan hipotesis,mengumpulkan data,menguji hipotesis, dan merumuskan kesimpulan.

Baca juga:  Aktifkan Belajar Siswa dengan Bermain Tebak Buah

Adapun metode Inquiri yang penulis terapkan dalam pembelajaran IPA di kelas VI SD Negeri 1 Banjarkerta,Kecamatan Karanganyar,Purbalingga memiliki kelebihan ,yaitu pembelajaran berjalan efektif,menyenangkan, dan dapat memberi pengalaman belajar pada diri siswa secara mendalam.

Berdasarkan pengalaman penulis,setelah dilaksanakan pembelajaran IPA materi tentang Hubungan antara ciri-ciri khusus yang dimiliki hewan dan lingkungan hidupnya dengan metode Inquiri rata-rata hasil belajar siswa meningkat. Hal ini menunjukan peningkatan hasil belajar siswa tidak lepas dari adanya pembelajaran yang mengedepankan keterlibatan seluruh siswa dalam setiap aktivitas belajar. (pb2/zal)

Guru SDN 1 Banjarkerta, Purbalingga

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya